Pinhome

Lebih Dekat dengan Jenis-jenis KPR dan Suku Bunganya

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 18 November 2021 ∙ 4 menit membaca

Jenis KPR – Kredit Pemilikan Rumah atau KPR merupakan pilihan pembiayaan yang sangat membantu kita untuk mendapatkan rumah yang kita inginkan. Tapi apakah Pins tahu, ternyata ada berbagai macam jenis KPR, lho!

Rumah merupakan salah satu kebutuhan manusia yang paling penting. Walaupun investasinya bernilai cukup besar, tapi kebutuhan masyarakat akan hunian selalu konsisten dari waktu ke waktu. Makanya jangan heran, Pins, kalau harga properti selalu meningkat setiap tahun.

Kendati naik-turun, harga properti nyaris tak pernah jatuh karena permintaan masyarakat stabil.

Karena kebutuhan masyarakat akan hunian ini selalu bertambah, pemerintah bekerja sama dengan bank untuk membuat sistem pembiayaan rumah yang dikenal dengan nama Kredit Pemilikan Rumah atau KPR.

Tak banyak orang yang tahu, tapi sebenarnya ada banyak jenis KPR. Apa saja? Lanjut baca di bawah, ya!

Baca juga: Beli Rumah KPR dengan BPJS, Mau Tahu Carany?

Jenis KPR

jenis kpr

1. KPR Konvensional

Yakin, deh, Pins pasti familiar dengan KPR ini. Ya, ini memang jenis KPR yang paling sering ditemui saat ini.

Dalam KPR konvensional ini, bank akan menawarkan jumlah pendanaan tertentu untuk pembiayaan rumah Pins, lalu kita harus membayarnya dengan cicilan per bulan, dengan tenor hingga 25 tahun.

Besarnya cicilan tergantung pada lamanya tenor serta dapat berubah-ubah sesuai dengan suku bunga Bank Indonesia pada saat itu.

Baca juga: KPR Konvensional dan KPR Syariah, Mana yang Lebih Murah?

2. KPR Bersubsidi

KPR bersubsidi merupakan fasilitas pemerintah agar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) juga dapat memiliki hunian yang layak.

Biasanya uang muka serta cicilan per bulan KPR bersubsidi ini lebih rendah daripada KPR konvensional. Selain itu, cicilan KPR bersubsidi tidak terpengaruh oleh suku bunga (flat) serta tidak terkena Pajak Penambahan Nilai (PPN).

Baca juga: Serba-Serbi KPR Konvensional dan Untung-Ruginya

3. KPR Syariah

Sesuai dengan namanya, jenis KPR ini menerapkan kaidah Islam dalam melakukan pembiayaan rumah.

Prinsip yang dilakukan adalah asas murabahah (jual-beli), di mana bank akan membeli rumah yang Pins inginkan, lalu dijual kembali kepada kita dengan margin yang telah disepakati bersama.

Selain itu, cicilan yang harus kita bayar selalu tetap hingga masa cicilan selesai. Tenor yang ditawarkan oleh KPR Syariah juga lebih sempit, sekitar maksimal 15 tahun.

Jangan lupa menyertakan pasangan Pins untuk berdiskusi masalah jenis KPR apa yang harus dipilih.

Baca juga: Perbedaan KPR Syariah dengan KPR konvensional: Pastikan Sesuai Kebutuhan

4. KPR Pembelian

Jika Pins memilih KPR jenis ini, berarti Pins meminta pinjaman uang kepada bank untuk membeli sebuah properti, dan properti tersebut akan digunakan sebagai agunan. Properti ini tak terbatas pada rumah saja, melainkan dapat berupa apartemen, ruko, rukan, dan sebagainya.

5. KPR Refinancing

jenis kpr
(Cekpremi.com)

Berbeda dengan jenis KPR lainnya, KPR refinancing tidak harus ditujukan untuk membeli properti, melainkan dapat menjadi pinjaman pribadi, dengan rumah yang sudah dimiliki sebagai jaminan. Selain rumah, surat tanah juga dapat digunakan untuk mengajukan pembiayaan jenis ini.

Baca juga: Mengapa Memilih Mengajukan dan Apa Manfaat Refinancing?

6. KPR Take Over

Jenis pembiayaan ini biasanya dilakukan sebagai bentuk persaingan antar bank. Jika menemukan jenis KPR ini, Pins berarti dapat mengalihkan KPR yang sudah berjalan ke bank lain untuk mendapatkan limit tambahan.

Tak hanya rumah, beberapa jenis KPR juga menawarkan cicilan benda lain untuk melengkapi keperluan rumahmu.

 

Baca juga: Cara Mempercepat Angsuran KPR Rumah

7. KPR Angsuran Berjenjang

Untuk jenis KPR ini, Pins akan mendapatkan tambahan fasilitas berupa penundaan pembayaran angsuran, biasanya hingga tahun ketiga masa pinjaman.

8. KPR Duo

KPR Duo ini merupakan KPR yang paling jarang ditemukan, Pins. Dengan memilih jenis pembiayaan ini, berarti Pins mengajukan KPR untuk pembelian properti sekaligus mengambil kredit untuk pembelian furnitur, maupun kendaraan seperti mobil atau motor.

Baca juga: Tips Menabung untuk Milenial Agar Bisa Membeli Rumah

Wah, ternyata banyak, ya, jenis KPR yang ada di Indonesia. Hal wajib diketahui supaya kita dapat menyesuaikannya dengan rencana dan kebutuhan. Biar transaksi properti Pins makin smooth, coba deh kunjungi Pinhome!

Di Pinhome, kita dapat didampingi oleh konsultan yang terlatih dan terpercaya dari pemilihan listing terbaik hingga penandatanganan akad di akhir transaksi.

Selain itu, Pinhome juga bisa menghubungkan kita dengan stakeholders lain, seperti notaris, kontraktor, dan bank. Jadi, keseluruhan transaksi properti dengan Pinhome bakal lebih cepat, mudah, serta transparan!

Baca juga:


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Bagikan Artikel