Pinhome

  • Blog
  • Lifestyle
  • Gambar Rumah Adat Jawa Tengah Lengkap dengan Namanya

Lifestyle

Gambar Rumah Adat Jawa Tengah Lengkap dengan Namanya

Dipublikasikan oleh Puri ∙ 29 June 2021 ∙ 6 menit membaca

Indonesia memiliki ciri khas akan keberagaman budaya yang dimilikinya. Mulai dari berbagai upacara adat, pakaian adat masing-masing daerah, senjata tradisional, sampai rumah adat. Salah satu warisan yang bernilai historis tinggi dapat Pins temukan di pulau Jawa. Pulau Jawa sendiri terbagi menjadi tiga bagian provinsi yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. 

Pinhome – Topik Mengenai Jawa Tengah sangat identik dengan tempat tujuan wisatanya seperti kota Yogyakarta. Selain ragamnya wisata, Jawa Tengah juga kaya akan sejarah. Salah satu sejarah peninggalan di Jawa Tengah yang sampai sekarang masih terjaga dengan baik ialah rumah adatnya. 

Setidaknya ada lima jenis rumah adat di wilayah ini yang masih cukup eksis di telinga orang-orang. Berikut ulasan di bawah ini akan membahas mengenai gambar rumah adat dari Jawa Tengah dan namanya, simak yuk!

Filosofi Rumah Adat Jawa Tengah

Rumah adat Jawa tengah punya ciri khas yang sangat menggambarkan sifatnya yaitu sederhana dan bersahaja. CIri lain yang paling nampak dari rumah adat ini adalah tidak terdapat kamar-kamar yang menyekat ruangan. 

Tradisi yang kerap mengikutsertakan banyak orang adalah alasan rumah adat ini tidak memiliki kamar karena butuh ruangan terbuka. Ciri khas ini menggambarkan karakter dari orang Jawa yang bersifat sosial tinggi. Rumah dengan ruangan terbuka tersebut bisa Anda sebut juga dengan istilah pendopo. 

Di negara tropis, pendopo ini sangat berguna untuk mengatasi suhu panas sehingga agar memberi kenyamanan selain berguna untuk menampung banyak orang. 

Banyak rumah adat yang berasal dari Jawa Tengah yang tetap mencerminkan identitasnya sampai saat ini. Anda masih dapat menjumpai rumah adat Jawa yang masih asli di Jawa Tengah. Walaupun saat ini rumah adat sudah jarang digunakan masyarakat sebagai tempat tinggal, masih banyak juga yang masih menggunakan konsep rumah adat yang diadopsi ke rumah modern dan menampilkan nilai budaya adat Jawa. Inilah beberapa rumah adat di Jawa Tengah yang sampai saat ini dapat mudah Anda temukan. 

Rumah Adat Joglo

(Pinterest)

Gambar rumah adat Jawa Tengah ini bernama Joglo. Nama Joglo pada rumah adat dari Jawa Tengah ini diambil dari kata “tajug” dan “loro”. Pengambilan nama tersebut diambil dari makna penggabungan dua tajug karena atap dari rumah Joglo berbentuk tajug yang mirip seperti gunung. 

Pada awalnya rumah Joglo ini berbentuk bujur sangkar yang ditopang oleh empat tiang di tengah ruangan bangunan yang dinamakan saka guru. Lalu, tumpang sari atau blandar bersusun digunakan untuk menopang empat tiang tersebut. Pada dasarnya rumah adat ini  berbentuk persegi. Namun, seiring berjalan waktu dan zaman, terdapat tambahan beberapa ruangan pada rumah Joglo ini. 

Rumah Joglo dahulu kala dikenal sebagai rumah para bangsawan atau orang kaya. Hal tersebut disebabkan karena bahan utama yang digunakan rumah adat ini adalah kayu yang mahal dan berkualitas. Salah satu ciri khas yang paling menonjol dari rumah adat Joglo adalah atapnya yang bertingkat. Atap tersebut dibuat dengan rupa perpaduan dua bidang atap segitiga dengan dua bidang trapesium. Kemiringan sudut dari atap-atap tersebut juga berbeda. Letaknya biasa berada di tengah-tengah dan diapit dengan atap serambi.

Rumah Adat Kampung

(Jagad Kampoeng)

Rumah adat Kampung memiliki ciri khas dengan keberadaan dua teras rumah yang berada di depan dan belakang rumah. Bangungan pokok dari rumah ini adalah tiang penyangga dengan jumlah yang dibuat memanjang sesuai kehendak pemilikan hunian. Bangunan rumah berbentuk persegi panjang yang disangga oleh beberapa tiang tersebut. Tiang penyangga biasa terbuat dari usuk, balok, dan kayu reng yang kuat. 

Dasarnya, rumah adat Kampung ini mirip seperti rumah adat Joglo. Namun, rumah adat ini biasa digunakan sebagai tempat tinggal untuk strata rakyat biasa atau kalangan sosial menengah ke bawah seperti petani, pedagang pasar dan peternak. Jenis dari rumah adat ini masih dapat Anda temui di masyarakat saat ini walaupun sudah banyak yang dimodifikasi menjadi lebih modern. 

Rumah Adat Limasan

(Pinterest)

Gambar rumah adat Jawa Tengah ini bernama Limasan. Nama dari rumah adat ini diadopsi dari bentuk atap bangunannya yang berbentuk limas. Bangunan dari rumah adat Limasan ini berbentuk persegi panjang yang lebih mengarah ke bentuk limas. 

Rumah adat ini memiliki empat buah atap dengan dua atap kejen dan dua buah atap bronjong. Atap kejen yaitu atap yang berbentuk segitiga sama kaki. Sementara atap bronjong memiliki bentuk jajar genjang sama kaki. 

Desain dari rumah adat Limasan ini memiliki cukup ragam jenis yang berbeda-beda antara satu sama lain. Masing-masingnya juga memiliki ragam dan kelebihan yang berbeda. Kelebihan yang sangat mencolok dari rumah adat ini adalah bagian atap rumah yang mampu meredam guncangan dari gempa. 

Rumah Adat Tajug

(Broonet)

Rumah adat dari Jawa Tengah yang satu ini biasa digunakan oleh masyarakat sebagai tempat ibadah. Oleh karena itu orang biasa tidak diperbolehkan untuk membangun rumah jenis ini. Rumah adat ini mempunyai khas bentuk runcing yang terdapat pada bagian ujung atapnya. 

Jenis rumah adat Tajug ada beberapa jenis seperti semar sinongsong, lambang sari, semar tinandhu, dan mangkurat. Contoh rumah adat Tajug yang dapat Anda temui saat ini adalah bangunan masjid Agung Demak peninggalan walisongo di masa kerajaan Demak.

Rumah Adat Panggangpe

(Perpustakaan Digital Budaya Indonesia)

Rumah adat Panggangpe atau biasa disebut dengan rumah Pe adalah salah satu rumah yang mayoritas digunakan oleh masyarakat Jawa Tengah zaman dulu. Fungsi rumah adat ini selain digunakan sebagai hunian juga difungsikan sebagai lapak untuk berjualan seperti warung atau kios. Rumah adat Pe ini dapat Anda banyak temukan di kota Yogyakarta. 

Bangunan rumah adat ini ditopang oleh empat sampai enam tiang dengan separuh berada di depan yang lebih pendek dari pada bagian belakang. Keaslian rumah ini ditunjukkan oleh sebagian besar kayu dan genting yang tidak dicat sehingga warna coklat dominan melapisi rumah ini. Pondasi ini disebut juga dengan jagak dalam bahasa Jawa yang berarti kokoh dan pada tembok bangunan terdapat ukiran yang rapi. 

Itulah filosofi dan berbagai macam rumah adat Jawa Tengah yang perlu Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

Baca Juga: Mengenal Ciri dan Macam-Macam Rumah Adat Jawa Barat


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Kamu Agen properti independen atau Agen kantor properti. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Kamu kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Kontributor: Aileen

Editor: Achlisia

Bagikan Artikel