Kamus Istilah Properti

Inspeksi

istilah properti

Inspeksi

Inspeksi adalah upaya untuk menilai harga suatu properti. Tujuannya agar pembeli mengetahui apakah harga yang ditawarkan layak untuk diambil.

Apa itu inspeksi?

(Unsplash)

Tidak dapat dipungkiri jika harga merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi keputusan untuk membeli sebuah aset properti. Tentu tidak ada orang yang ingin mendapatkan barang dengan harga yang lebih tinggi di atas kelayakan dan kemampuannya. Maka dari itu, setidaknya kita perlu melakukan upaya inspeksi.

Inspeksi adalah upaya untuk menilai harga suatu properti. Tujuannya agar pembeli mengetahui apakah harga yang ditawarkan layak untuk diambil.

Dalam urusan jual beli suatu komoditas, membeli barang dengan harga yang rendah merupakan sebuah langkah rasional. Terlebih lagi jika barang tersebut akan dijadikan aset investasi. Kita tentu tidak akan membeli barang investasi dengan harga yang terlampau tinggi dari logika.

Secara umum, inspeksi komoditas properti bisa dilakukan dengan dua cara. Yang pertama adalah inspeksi secara mandiri. Dan yang kedua adalah pengecekan yang dilakukan dengan bantuan tenaga profesional.

Untuk pihak yang minim pengalaman dan minim referensi urusan properti, pengecekan dan penilaian properti yang dilakukan secara mandiri akan sangat terbatas lingkupnya. Maka dari itu, pengecekan akan lebih mudah dan valid kesimpulannya apabila diserahkan pada pihak yang mempunyai kredibilitas baik.

Dalam melakukan penilaian, aspek-aspek penting yang perlu dipertimbangkan adalah tujuan, situasi, dan kondisi. Penilaian yang dilakukan prosesnya juga tidak sama seperti survei properti. Pihak penilai harus mempertimbangkan prinsip-prinsip seperti keseragaman, konsistensi dan sisi unik dari properti yang hendak dicek.

Tahapan-tahapan inspeksi oleh tenaga profesional

(Unsplash)

Pada bagian ini, Pins akan diberikan paparan mengenai tahapan inspeksi lapangan yang umum dilakukan oleh petugas penilai. Meskipun yang akan dijelaskan adalah tahapan umum, praktek yang ada di lapangan dapat berbeda dengan penjelasan yang akan kami sampaikan.

Membuat form inspeksi

Dokumen form perlu dibuat sebelum dimulainya inspeksi ke lapangan. Form ini akan berisi hal-hal yang berhubungan dengan objek penilaian.

Isi dari form penilaian properti antara lain adalah sebagai berikut:

  • Keterangan tentang aktivitas penilaian: Nama petugas, tujuan, tanggal pelaksanaan, dan lain-lain.
  • Data lingkungan: Lokasi, kepadatan pengembangan, pertumbuhan, dan analisa risiko.
  • Data properti: Alamat properti, tipe properti, aksesibilitas, status bangunan, dan batas-batas.
  • Data tanah: hak tanah, nomor sertifikat, tanggal sertifikat, nama pemegang tanah, dan poin-poin penting lainnya.

Mempersiapkan perlengkapan

Agar proses inspeksi yang dilakukan dapat berjalan dengan baik, maka petugas penilai perlu untuk mempersiapkan beberapa perlengkapan. Petugas perlu membawa meteran, alat tulis, form penilaian, kamera, dan alat-alat bantu pilihan lainnya.

Proses penilaian di lapangan

Tahapan pertama yang menjadi awal dari proses penilaian adalah pengukuran objek properti. Objek yang diukur dimulai dari luas tanah, luas bangunan, luas dan spesifikasi ruangan-ruangan yang ada di dalamnya. Selain itu, penilai juga perlu melakukan pengukuran jalan yang ada di sekitar lokasi.

Usai melakukan pengukuran, petugas penilai dapat mengecek batas-batas properti. Pengambilan foto penampakan objek properti dari segala sisi, isi-isinya, dan batas-batasnya juga diperlukan untuk menambah poin yang menjadi dasar penilaian.

Setelah semua data yang tertulis dalam form terkumpul, maka proses penilaian di lapangan boleh dikatakan selesai. Selanjutnya, petugas akan melakukan membuat kesimpulan dari data-data yang sudah didapatkan.

Tahapan-tahapan inspeksi secara mandiri

(Unsplash)

Seperti yang sudah dijelaskan pada bab awal, inspeksi secara mandiri akan cukup terbatas lingkupnya. Lioni Sugiarto, Associate Director dari perusahaan manajemen properti Knight Frank Indonesia membagikan beberapa tips terkait inspeksi properti secara mandiri. Tips-tips yang dimaksud antara lain sebagai berikut.

Pengecekan per ruangan

Pengecekan ruangan-ruangan dari sebuah bangunan merupakan hal pertama yang bisa ditangani secara mandiri. Pastikan untuk mengecek komponen-komponen properti yang ada di masing-masing ruangan yang ada di dalam bangunan.

Lakukan dengan spesifik

Semua komponen-komponen yang ada di ruangan sebaiknya dicatat kondisi terkininya. Apakah barang tersebut harus diganti, layak pakai, atau tidak sesuai diletakkan di ruangan tersebut. Kalkulasikan biaya untuk perbaikan yang perlu dilakukan per ruangannya.

Periksa elemen-elemen pendukung aktivitas

Periksalah listrik, air, kondisi pintu, jendela, serta elemen-elemen rumah yang mendukung segala aktivitas di dalamnya. Kalkulasikan biaya jika harus ada perbaikan yang dilakukan.

Dokumentasikan semua bagian rumah

Lakukan pendokumentasian dengan cara memotret seluruh bagian dari bangunan. Jika bangunan yang dijual dilengkapi dengan perabot, maka foto juga kondisi dari perabot-perabot tersebut.

Pastikan untuk mengelompokkan pendokumentasian sesuai dengan ruangannya. Hal ini akan mempermudah kita untuk menghitung berapa harga dari bangunan yang hendak dibeli.

Diskusi dengan tenaga profesional

Hasil kalkulasi properti akan lebih valid apabila kamu melakukan diskusi dengan pihak profesional. Terlebih lagi untuk pihak yang cukup awam di dunia properti, langkah ini akan sangat mempermudah tujuan untuk mengecek kesesuaian harga.

Penjelasan di atas menjadi akhir dari artikel yang membahas secara khusus tentang inspeksi properti. Semoga apa yang sudah dipaparkan tadi bisa membantu pencarianmu ya, Pins! Sampai bertemu di artikel Glossary Pinhome.id selanjutnya.


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!
Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.