Kamus Istilah Properti

Agen Listing

istilah properti

Agen Listing

Agen listing adalah seseorang mewakili penjual dalam penjualan sebuah properti. 

Apa itu Agen Listing? 

Agen listing adalah seseorang bekerja untuk kantor properti dan membuat daftar properti untuk dijual. Terkadang agen listing disebut sebagai agen penjual. 

Biasanya, seorang agent listing memiliki informasi terkini dan terperinci tentang penjualan properti serupa di lingkungan tersebut sehingga mereka dapat memberi harga rumah secara kompetitif.

Tugas Agen Listing 

agen listing
(Unsplash)

Seperti namanya, agen listing bertugas untuk mencantumkan daftar properti yang dijual dan bekerja atas nama penjual untuk menjual properti mereka. 

Selain itu, ada beberapa tugas agent listing, yaitu:

  • Membantu penjual menentukan harga
  • Memasarkan properti di berbagai media
  • Menunjukkan kepada calon pembeli dan menegosiasikan penawaran

Para agent listing memperoleh daftar listing saat ada pemilik yang berniat menjual atau menyewakan propertinya. Listing bisa berupa rincian mengenai rumah, apartemen, ruko, rukan, kantor, gedung, gudang, tanah, pabrik atau properti lain yang sedang dijual. 

Jika Pins seorang agen listing, maka pastikan mencantumkan beberapa hal ini saat akan memasarkan listing:  

  • Harga jual atau sewa
  • Nama properti
  • Tipe properti
  • Foto kondisi properti
  • Luas tanah dan bangunan 
  • Jenis sertifikat
  • Nama pengembang
  • Keterangan interior

Jika menggunakan jual-beli properti online, pastikan Pins mengisi kolom deskripsi yang bisa diisi dengan spesifikasi properti lebih detail, simulasi cicilan KPR/KPA, konsep bangunan/perumahan, fasilitas properti, hingga embel-embel promosi lainnya.

Mengenal Jenis-jenis Listing yang Harus Diketahui Agen Listing

jenis listing
(Pexels)

Sebagai agent listing, Pins harus mengetahui jenis-jenis listing yang ada saat jual-beli properti. Berikut ini 4 jenis listing:

1. Listing Eksklusif

Listing eksklusif merupakan jenis listrik yang sifatnya terikat pada salah satu broker atau agen properti yang telah ditunjuk oleh pemilik properti. 

Pada listing jenis ini, pemilik properti, agent properti atau broker tidak diperbolehkan untuk memasarkan, menjual, atau menyewakan properti tersebut. Sebelum membuat listing jenis ini, kedua belah pihak akan melakukan kesepakatan mengenai jangka waktu berjalannya listing eksklusif. Ketika periode waktu habis, pemilik properti dapat dengan bebas memasarkan kembali properti miliknya. 

2. Listing Sole Agent

Selain listing eksklusif, jenis listing lainnya adalah listing sole agent. Listing jenis ini mirip dengan listing eksklusif. Listing sole agent bersifat terikat pada salah satu broker atau agent properti yang telah ditunjuk pemilik properti. Namun, pada jenis listing ini pemilik properti dapat tetap ikut memasarkan, menjual, atau properti miliknya. 

3. Open Listing

Kemudian terdapat jenis Open Listing. Pada jenis listing yang satu ini sifatnya tidak terikat pada salah satu agent properti ataupun broker. Seluruh agen properti dan broker dapat memasarkan properti yang ingin Pins jual atau disewakan tanpa terikat dengan waktu.

Jadi, seluruh pihak yang dapat menjual atau menyewakan properti dengan harga yang telah disepakati oleh pemilik akan diberikan komisi oleh Pins.

4. Net Listing

Jenis listing yang terakhir adalah net listing. Jenis listing yang satu ini adalah salah satu bentuk listing yang ditetapkan oleh pemilik properti. Pada listing ini, pemilik properti berhak menetapkan harga net atau harga minimal dari penjualan properti di luar dari biaya yang harus dikeluarkan oleh pemilik properti. Berapa biaya yang biasanya harus dikeluarkan oleh pemilik properti antara lain biaya komisi, pajak penjualan, dan biaya notaris.

Keuntungan Memakai Jasa Agen Listing 

keuntungan jasa agen listing
(Pexels)

Menjual rumah bisa membuat stres, terutama bagi penjual pertama kali. Agen listing dapat membantu dengan mengambil beberapa beban dan memberikan informasi dan sumber daya yang dibutuhkan untuk membantu penjual membuat keputusan yang tepat. 

Selain itu, Pins akan mendapatkan keuntungan sendiri jika memakai agent listing, berikut ini diantaranya:

Memberikan Konsultasi Profesional. 

Agen listing dapat membantu dan memandu penjual agar propertinya bisa segera laku. Mereka akan memberi tahu calon penjual apa yang diharapkan selama proses tersebut.

Bahkan, tak jarang para agent listing akan membantu penjual memantaskan dan menata rumah dengan menyewa fotografer profesional agar tampilan rumah yang dijual jadi lebih baik.

Para agent listing ini juga dapat merekomendasikan profesional lainnya seperti pengacara, notaris, arsitek, hingga tukang bangunan. 

Membantu Mendapatkan Harga Terbaik 

Harga jual yang kompetitif sangat penting saat hendak menjual properti. Jika harga jual terlalu tinggi, properti yang dijual mungkin bertahan di pasar lebih lama. Harga terlalu rendah hanya membuat Pins bisa kehilangan banyak uang.  

Untuk itu, peran agent listing akan melakukan analisis pasar komparatif rumah untuk menemukan harga yang tepat berdasarkan luas persegi rumah, usia, lokasi dan fitur serta pasar lokal.

Pemasaran Rumah Lebih Mudah 

Agen listing akan membantu Pins dalam memasarkan rumah. Mereka memiliki jaringan yang luas serta akan mencantumkan database penjualan rumah online yang digunakan agen pembeli untuk menemukan rumah yang akan dijual untuk klien mereka. 

Jadi Wakil Pemilik Rumah Saat Survei

Kebanyakan orang ingin melihat-lihat rumah dan melihatnya sendiri sebelum membelinya. Bagi sebagian orang, tahapan survei merupakan hal yang melelahkan apalagi jika mereka memiliki kesibukan.

Nah, agent listing dapat mewakili para penjual. Para agent listing juga akan berkenan mengadakan open house, yang merupakan waktu yang ditentukan agar pembeli potensial dapat berjalan-jalan di rumah tanpa membuat janji.  

Berkomunikasi dan Bernegosiasi Atas Nama Penjual

Dalam jual-beli rumah, komunikasi sangatlah penting. Respons yang lama hanya dapat menghalangi minat pembeli potensial terhadap rumah tersebut. 

Di sinilah keuntungan paling penting dari agen listing. Lantaran lebih paham properti, agent listing dapat berkomunikasi dan melakukan negosiasi harga jual akhir dengan pembeli atas nama pemilik rumah.