Kamus Istilah Properti

Topping Off

istilah properti

Topping Off

Topping off adalah suatu proses yang menandakan bahwa kegiatan konstruksi telah tahap penyelesaian konstruksi (finishing)  

Apa itu Topping Off

(infrastructureasiaonline.com)

Topping off adalah salah satu istilah yang tidak asing dalam proyek pembangunan infrastruktur dan properti. Dalam proses pembangunan, topping off (atau disebut juga topping out) sangat dinantikan. 

Istilah topping off menandakan bahwa kegiatan konstruksi telah tahap penyelesaian konstruksi (finishing). Acara ini biasanya hanya digunakan oleh kalangan tertentu yang membangun proyek besar yang mencakup area yang luas.

Untuk itulah, ketika sebuah bangunan memasuki tahapan ini, maka umumnya dilakukan acara seremonial dengan mengundang media dan orang penting lainnya. 

Acara topping off dilakukan setelah sebelumnya dilakukan acara groundbreaking atau peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya suatu proyek pembangunan.

Awal Mula Topping Off

(Arumaya Residence)

Kegiatan ini menjadi komponen penting dalam proses pembangunan. Sejarah praktik topping off ini dapat ditelusuri ke ritual keagamaan Skandinavia kuno yang menempatkan pohon di atas bangunan baru untuk menenangkan roh penghuni pohon yang dipindahkan dalam konstruksinya.  

Sebuah pohon atau cabang berdaun diletakkan di atas balok kayu atau besi paling atas, seringkali dengan bendera dan pita yang diikatkan padanya. Dalam konstruksi bata, ritual tersebut merayakan peletakan batu bata terakhir.

Praktik ini tetap umum di Inggris Raya dan berbagai negara lain seperti Australia, Kanada, Jerman, Austria, Slovenia, Islandia, Cili, Republik Ceko, Slovakia, Polandia, hingga Hongaria.

Tradisi Topping Off Ceremony di Berbagai Negara 

(spiritnews.)

Di Indonesia, tradisi ini dapat ditandai dengan pemasangan plakat atau fitur lain yang merekam acara tersebut dan sering digunakan sebagai acara humas untuk media.

Ternyata, praktik upacara ini dilakukan di berbagai negara, seperti: 

  • Amerika Serikat: Balok atau bata terakhir akan dicat putih lalu ditandatangani oleh semua pekerja yang terlibat. 
  • Selandia Baru: penyelesaian atap ke keadaan kedap air dirayakan melalui “teriakan atap”, di mana para pekerja disuguhi kue dan bir.
  • Yordania: Pembangun mengadakan upacara keagamaan yang diikuti dengan pesta.
  • Denmark: Atap dari bangunan dihiasi dengan hijau karangan bunga.
  • Spanyol: Pengibaran bendera dan semua pekerja diundang makan siang oleh pemilik proyek. 

Tujuan Acara Topping Off dalam Proses Pembangunan

(Intiland)

Adapun tujuan mengadakan acara ini yaitu: 

1. Wujud Syukur 

Topping off sebagai wujud syukur atas pencapaian yang telah dilaksanakan atau dikerjakan. Pada acara ini juga penyelenggara acara akan mengucapkan terima kasih pada seluruh pihak yang terlibat. 

2. Simbol Komitmen Kerja Sama

Pada acara ini, penyelenggara acara akan memberikan pengumuman jika proyek pembangunan telah usai. Penyelesaian bangunan ini diharapkan akan menghasilkan keuntungan dan juga keberhasilan bagi pihak-pihak yang terkait di dalam sebuah proyek.

Acara ini juga simbol dari sebuah komitmen dan kerjasama yang baik di antara pihak yang terlibat dalam proyek pembangunan. Untuk itu, biasanya acara ini akan dihadiri oleh semua pihak yang terlibat dalam proyek.

3. Ajang Promosi 

Biasanya ceremony ini sangat berguna bagi pihak marketing, lebih-lebih apabila suatu proyek tersebut dijual atau disewakan seperti proyek apartemen, hotel, perkantoran dan lain-lain. 

Pihak marketing bisa mengumumkan kepada tenant bahwa proyek tersebut sudah berakhir proses konstruksinya, tinggal melanjutkan finishingnya.

4. Berharap Mendatangkan Keuntungan 

Dengan diselenggarakan upacara ini diharapkan bisa mendatangkan banyak penawaran dan rasa ketertarikan dari calon konsumen terhadap proyek yang dikembangkan. Ini umumnya dilakukan oleh para developer properti.

Sementara itu, rangkaian acara yang biasanya dilakukan pada upacara topping off antara lain:

  • Doa bersama
  • Makan bersama, sekaligus sebagai simbol kekompakan tim proyek yang telah berjuang bersama dalam melaksanakan pekerjaan. 
  • Pelepasan balon
  • Potong pita oleh owner atau orang yang diberi kepercayaan.
  • Foto bersama, foto bareng antara kontraktor, konsultan perencana, manajemen, konstruksi, owner, dan pihak terkait lainya
  • Acara hiburan

Itulah informasi yang bisa kami sampaikan. Semoga berguna ya, Pins!