Kamus Istilah Properti

Rumah Susun Negara

istilah properti

Rumah Susun Negara

Rumah susun negara adalah rumah susun yang ditujukan kepada pejabat/Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI). 

Apa itu Rumah Susun Negara? 

(kumparan.com)

Sebagaimana namanya. rumah susun negara adalah rumah susun yang dimiliki negara yang ditujukan kepada pejabat/Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI). 

Tujuan pembangunan rumah susun negara adalah sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah melalui Kementerian PUPR dalam menyediakan hunian yang layak dan meningkatkan kesejahteraan para ASN, prajurit TNI, dan anggota Polri.

Pasalnya, masih banyak ASN, anggota TNI, maupun Polri di berbagai daerah yang belum memiliki hunian yang layak. 

Nah, para pegawai yang memenuhi syarat ini nantinya bisa tinggal di rusun ini bersama keluarganya dengan biaya sewa yang terjangkau serta fasilitas yang lengkap dan nyaman

Fasilitas Rumah Susun Negara

(malangtimes.com)

Sama seperti rumah susun lainnya, Pins bisa memperoleh sejumlah fasilitas jika tinggal di Rumah Susun Negara. 

Masing-masing rusun sebenarnya memiliki fasilitas yang berbeda. Namun, berikut ini fasilitas umum yang biasanya ada di rumah susun negara: 

Fasilitas di dalam Hunian 

Masing-masing unit sudah dilengkapi dengan:

  • Tempat tidur
  • Meja
  • Kursi
  • Dapur
  • Kamar mandi
  • Balkon untuk menjemur
  • Air bersih untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga 
  • Listrik 

Selain itu, di beberapa rumah susun negara, seperti Rusun Rempoa, ada tambahan fasilitas AC. 

Fasilitas Keamanan

Meski harga sewa rumah susun negara biasanya terjangkau, tetapi Pins tak perlu khawatir soal keamananya. Sebab, keamanan di rusun ini cukup memadai. 

Berikut ini sejumlah fasilitas keamanan yang ada di rumah susun negara:

  • Security 24 jam 
  • Tangga darurat di masing-masing block.
  • CCTV
  • Alarm sensor kebakaran
  • Tabung pemadam api 

Fasilitas Kebersihan dan Perbaikan Teknis 

Mengenai kebersihan, seluruh area rusun memiliki petugas kebersihan yang akan membersihkan koridor dan lobby seluruh lantai.

Area taman dan area terbuka lainnya juga selalu diperhatikan sehingga selalu tampak terawat.

Bahkan, Pins tidak perlu khawatir jika ada masalah teknis seperti listrik, lampu atau hal teknis lainnya. Sebab, akan ada teknisi yang bertugas. 

Lift

Rusunawa negara akan dilengkapi dengan lift untuk memudahkan para penghuninya. Lift pun akan dibedakan untuk orang dan barang. 

Lift selalu dicek secara rutin agar tetap dapat beroperasi dengan baik. 

Ruang Terbuka Hijau dan Taman Bermain Anak 

Bagi anggota PNS, Polri, maupun TNI yang memiliki anak, tak perlu khawatir jika tinggal di rumah susun negara ini. Di setiap rusun akan tersedia area bermain anak secara terbuka dilengkapi permainan seperti perosotan dan ayunan.

Selain itu, ruang terbuka hijau di area rusun pun akan terjaga dengan baik. 

Lahan Parkir

Area parkir rusun negara cukup luas. Tetapi, umumnya hanya disediakan bagi kendaraan roda dua saja. Hal ini karena rumah susun negara diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang berprofesi sebagai ASN, Polri, dan TNI. 

Meski begitu, ada juga beberapa rusun negara yang dilengkapi area parkir untuk mobil.

Syarat Memiliki Rumah Susun Negara 

(Tirto)

Kalau Pins berprofesi sebagai pegawai negara yang ingin tinggal di Rumah Susun Negara, maka Pins harus memenuhi syaratnya dulu.

Adapun syarat tinggal di rumah susun negara adalah sebagai berikut:

  • Warga Negara Indonesia, yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI/Polri, pegawai swasta, masyarakat berpenghasilan rendah, mahasiswa, dan pelajar.
  • Calon penyewa rusun mengajukan permohonan tertulis kepada badan pengelola untuk menjadi penghuni sebuah rusun.
  • Penghuni rusun yang tingkat ekonominya sudah membaik disarankan pindah dan melepaskan haknya sebagai penghuni.
  • Badan pengelola rusun akan mengevaluasi kelayakan penghuni secara berkala.
  • Memenuhi syarat minimal gaji yang ditetapkan oleh rusun yang dipilih.

Cara Mendapatkan Rumah Susun Negara 

(Bisnis.com)

Setelah memahami syarat untuk mendapat rumah susun, kamu harus menyiapkan sejumlah berkas sebagai persyaratan administrasi.

Berikut berkas yang harus kamu siapkan:

  • Surat Pernyataan.
  • Surat Keterangan Bekerja dan Belum Memiliki Rumah.
  • Slip Gaji.
  • Fotokopi KTP.
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK).
  • Fotocopy Buku Nikah untuk yang sudah menikah.
  • Fotokopi Kartu NPWP

Contoh Lokasi Rumah Susun Negara di Indonesia

Lalu, di mana saja lokasi rumah susun negara di Indonesia? Sebenarnya, hampir di semua wilayah di Indonesia memiliki rusun khusus bagi para ASN, Polri, dan TNI.

Sebagai contoh, berikut ini beberapa lokasi rumah susun negara:

Rusun Promoter Polri, Kebon Jeruk, Jakarta

(Kompas.com)

Sebagaimana namanya, Rusun Promoter Polri dikhususkan bagi para anggota polisi. Beralamat di Jalan Daan Mogot, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, rusun ini diresmikan pada 29 November 2019. 

Rusun tersebut diprioritaskan untuk polisi dan petugas sipil wilayah hukum Polres Metro Jakarta Barat. 

Rusun tersebut berdiri di lahan seluas 15.302 meter persegi dengan bersusun 17 lantai. Adapun jumlah hunian sebanyak 255 unit dan baru 154 unit yang terisi. Di rusun ini, terdapat hunian berupa unit tipe 36. Setiap unit terdiri atas satu ruang keluarga, dua kamar tidur, satu kamar mandi, satu dapur, dan satu balkon. 

Setiap hunian diberi tanda pengenal pemilik hunian. Terdapat sebuah papan pengenal yang terdiri atas nama, foto pemilik yang berdinas di kepolisian dan nomor unit.

Rusun Polri Gowok, Yogyakarta

(brimobdiy.com)

Rusun Polri Guwuk adalah rumah susun negara yang juga dibuat untuk anggota Polri yang berlokasi di Yogyakarta. Rumah susun ini dibangun untuk memudahkan anggota Polri Satbrimob yang bertugas di Polda Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Rusun Satbrimobda DIY ini dibangun satu blok berketinggian tiga lantai dengan jumlah 35 unit hunian tipe 45 meter persegi (m2). Setiap unit rusun tersebut telah dilengkapi dengan mebel dan telah siap huni.

Rusun PNS Rempoa

(Bintaro.co.id)

Selanjutnya Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Rempoa yang kali ini dikhususkan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) muda. Rusun yang diresmikan tahun 2014 ini dibuat khusus bagi para ASN untuk tinggal di hunian yang layak, nyaman dan berfasilitas lengkap dengan lokasi strategis. 

Bangunan twin block 10 lantai ini dibangun dengan menghabiskan anggaran senilai 62 Milyar rupiah. Terdapat 234 unit yang terdiri dari tipe 24 meter persegi untuk disewakan kepada PNS yang masih single dan tipe 36 meter persegi untuk PNS yang sudah berkeluarga.

Rusunawa Rempoa ini beralamat di Jl. RC Veteran No.88, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.  

Rusun Mangkubumen Surakarta

(timlo.net)

Bagi para ASN, anggota Polri, dan TNI yang berada di Surakarta, maka Rusun Mangkubumen ini bisa jadi pilihan. Pembangunan rusun di samping untuk MBR, juga diperuntukkan bagi para mahasiswa, pelajar, santri, dan pekerja lainnya.  

Setelah selesai dibangun 2018, rusunawa yang berada di tepi Kali Pepe itu menambah alternatif hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Surakarta

Rusun Mangkubumen dibangun setinggi lima lantai dengan 77 unit kamar tipe 36. Dari total unit tersebut sebanyak dua unit diperuntukkan khusus untuk difabel dan sisanya 75 unit standar. Setiap unitnya terdapat ruang dapur, toilet, kamar tidur utama, dan kamar anak.

Rusun Kodam Jayakarta Cilitan 

(suara.com)

Lokasi rumah susun negara terakhir berada di Jakarta Timur. Pembangunan Rumah Susun Negara bagi TNI dilakukan karena banyak anggota TNI yang belum memiliki hunian yang layak.

Selain itu, rusun ini dibangun agar memudahkan para anggota dalam melaksanakan tugasnya memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

Rusun yang berlokasi di Jalan Jambul Lama No.7 Cililitan Jakarta Timur ini dibuat setinggi 6 lantai. Fasilitasnya pun telah dilengkapi dengan jalan lingkungan, drainase, lift dan setiap unitnya tersedia meubelair.

Rusun terdiri dari 83 kamar tipe 45 yang total dapat menampung sekitar 415 kepala keluarga.

Koordinator: Linda

Editor: Achlisia