Kamus Istilah Properti

Arsitektur Rococo

istilah properti

Arsitektur Rococo

Arsitektur rococo adalah gaya arsitektur hias yang muncul pada ke-18 dengan ciri khas detailnya yang rumit dan berlapis. 

Apa Itu Arsitektur Rococo?

arsitektur rococo
(Daily Art Magazine)

Rococo dikenal sebagai Barok Akhir (Late Baroque) atau Rocaille. Era rococo memang bertepatan dengan periode terakhir dari arsitektur barok. Arsitektur rococo adalah gaya arsitektur hias yang muncul pada ke-18 dengan ciri khas detailnya yang rumit dan berlapis. 

Gaya arsitektur rococo merupakan perkembangan lanjut dari arsitektur Barok, di mana bentuk-bentuk yang digunakan masih belum berubah. Gaya Rococo pertama kalinya muncul pada abad ke-18 di Paris.

Kemudian, menyebar ke seluruh Perancis dan Eropa sebelum akhirnya digantikan oleh gaya Neo Klasik. Di daratan Eropa, rococo merupakan penggambaran suatu bentuk gaya artistik yang bersifat fancy atau mewah.

Nama Rococo berarti batu dan kerang dalam bahasa Prancis dan kombinasi kata rocaille dan coquillage. Batu dan kerang memang kerap digunakan sebagai motif dekorasi dari gaya satu ini.

Desain arsitektur rococo ini secara estetika juga mempengaruhi musik, seni arsitektur, furnitur, dan bahkan peralatan makan di Eropa. 

Puncak gaya Rococo terjadi pada pertengahan tahun 1700-an, ketika Jean-Honoré Fragonard ( The Swing, 1767) dan Francois Boucher (Potret Madame de Pompadour, 1759), dua pelukis Rokoko paling terkenal dalam sejarah seni, menciptakan banyak karya ikonik. 

Banyak orang menganggap bahwa rococo sudah ketinggalan zaman di Prancis. Meskipun demikian, ciri khas arsitektur rococo seperti kurva bergulir, palet warna-warni, dan asimetri lembut arsitektur rococo tersebar luas di seluruh Eropa dan sekitarnya dan masih banyak digunakan hingga saat ini. 

Sejarah Arsitektur Rococo

sejarah arsitektur rococo
(Xenotheka)

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Rococo berasal dari Paris pada tahun 1730-an sebagai tanggapan terhadap Gaya Louis XIV. Estetika geometris yang dipopulerkan oleh Louis XIV yang menggemakan banyak pengaruh klasik.

Ketika itu, seni rococo diwujudkan dalam bentuk benda hias dan penuh dengan emas, seperti kursi, meja, dan peti yang menjadi simbol kemewahan.  

Arsitektur rococo dimulai dengan gaya yang lebih sekuler di rumah-rumah, di mana hiasan yang terinspirasi dari rococo digunakan untuk mendekorasi salon elit tempat berkumpulnya para sosialita, bangsawan, dan kaum burjoius di masa itu.

Salon bergaya rococo ini tidak terbuka untuk umum, sehingga tidak bisa sembarangan orang yang dapat memasuki ruang-ruang elite ini. Germain Boffrand, yang mendesain mansion Hôtel de Soubise, muncul sebagai salah satu arsitek Rococo terkemuka di Prancis.

Arsitektur rococo kemudian meluas ke bagian lain di Eropa, seperti Bavaria, Austria, dan kota-kota metropolitan termasuk Roma, Italia; Saint Petersburg, Rusia; dan Munich, Jerman.

Tak hanya sebagai desain salon kelas atas, ornamen Rococo kemudian meluas ke lebih banyak ke bangunan. Gaya ini sangat mempengaruhi gereja-gereja yang dibangun selama periode ini di Portugal dan Amerika Selatan. 

Karakteristik Arsitektur Rococo

karakteristik arsitektur rococo
Decombo

Jika Pins bandingkan dengan gaya arsitektur atau seni lainnya, rococo memiliki ciri khas yang unik yang tidak dimiliki oleh gaya lainnya. Pasalnya, gaya ini juga tidak dapat dinilai hanya berdasarkan satu obyek saja, misalnya seni lukisnya saja atau bangunannya saja. 

Sebab sejatinya, gaya ini saling mendukung dan menyatu untuk membentuk suatu keindahan arsitektur yang khas. Banyak fitur menyenangkan yang mendefinisikan estetika arsitektur rokoko, antara lain:

Curves

Rococo memiliki gaya berenda yang penuh dengan lekukan berkelok-kelok, spiral, dan bergelombang. Kurva ini merupakan ‘pemberontakan’ dari garis lurus klasikisme yang terkenal di Prancis.

Gaya yang Penuh Kejutan

Pada penerapannya, gaya rococo cenderung penuh kejutan tetapi menyenangkan. Bukan hal yang aneh jika Pins menemukan sebuah tangga besar yang menjadi pusat dari sebuah ruangan. Kemudian di dalamnya terdapat lukisan indah di langit-langitnya.

Material Semen

Semen adalah bahan umum yang digunakan dalam gaya Rococo. Plesteran dapat dibentuk menjadi bentuk dan desain untuk memukau penonton.

Warna-warna Pastel 

Kecerahan warna pastel adalah elemen kunci lain dari desain Rococo. Palet ini akan terdiri dari beberapa warna seperti krem, abu-abu mutiara, kuning muda, lilac, dan biru pucat.

Hiasan Asimetri

Arsitektur rococo akan menampilkan hiasan asimetris pada segala hal, seperti di bagian furnitur dan cermin.  

Unsur Alam

Pins akan menemukan unsur alam di dalam gaya arsitektur rokoko. Satwa liar, flora dan fauna, sering terlihat di seluruh lukisan dan karya Rococo. Burung, bunga, dan buah sering ditampilkan dalam desain Rococo.

Contoh Arsitektur Rococo yang Terkenal di Dunia

Ada banyak bangunan terkenal yang menerapkan gaya rococo. Yuk, lihat contohnya berikut ini, Pins!

1. Amalienborg Palace, Munich, Jerman

(Pinterest)

Jerman merupakan negara yang memiliki cukup banyak bangunan bergaya rococo. Arsitek Jerman menafsirkan gaya rococo dengan cara mereka sendiri dan lebih suka menggunakannya dengan cara yang lebih asimetris dan lebih dekoratif. 

Contoh arsitektur gaya rococo pertama yang penting  di Jerman adalah Amalienborg Palace di Munich. Bangunan ini diciptakan oleh arsitek Prancis François de Cuvilliés pada tahun 1739 . 

Baca juga: Akad

2. Branicki Palace, Polandia

(Decombo)

Istana ini dibangun sebagai tempat tinggal Jan Klemens Branicki, yang merupakan tokoh kaya dan berkuasa di paruh pertama abad ke-18. Bangunan ini begitu menarik perhatian dengan arsitekturnya yang luar biasa.

Branicki Palace terkenal dibangun sebagai salinan persis arsitektur Prancis dengan taman, kolam, dan pahatannya yang indah. Brenicki, yang bermimpi menjadi Raja Polandia, tetapi alih-alih berhasil, ia mengelola istananya untuk disebut “Versailles Polandia”.  

Baca juga: Abutment

3. Linderhof Palace, Jerman

(Pinterest)

Istana Linderhof adalah salah satu istana terindah yang dibangun oleh Raja Bavaria II Ludwig selama 20 tahun pemerintahannya. Ia membuat bangunan ini sebagai replika  kecil Istana Versailles.

Istana ini dibangun oleh arsitek Georg Dollmann antara tahun 1863 dan 1886 dengan gaya Rococo.

4. Catherine Palace, St. Petersburg, Rusia 

(Viator)

Catherine Palace dibangun oleh Permaisuri Catherine, istri Peter I (Petro the Mad), yang dikenal sebagai salah satu kaisar Rusia yang paling kuat dalam sejarah.

Istana ini mengalami pemugaran berdasarkan gaya Rococo, di mana sepenuhnya digunakan pada tahun 1756 dalam bentuk barunya.

Istana ini, yang menggunakan sekitar 100 kg emas untuk desain interiornya selama pemugarannya sehingga dikenal sebagai arsitektur era Rococo yang paling megah.   

5. Hôtel de Soubise, Prancis

(Parisian Moments)

Contoh arsitektur gaya rococo terakhir ini terletak di negara asal di mana gaya ini berasal.  Bangunan ini memiliki banyak detail dekorasi sebagai elemen penting arsitektur rococo. Perpaduan warnanya pun begitu indah dan mewah sebagai tanda dari rococo architecture. Cantik ya, Pins?

Baca juga:

Editor: Syahya Rembulan


Temukan pilihan rumah terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.