Kamus Istilah Properti

Tangga

istilah properti

Tangga

Tangga adalah struktur bangunan yang menjadi penghubung antar lantai. 

Apa Itu Tangga?

(Mustika Land)

Tangga adalah struktur bangunan yang menjadi penghubung antar lantai. 

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, tangga adalah tumpuan untuk naik turun dibuat dari kayu (papan, batu, dan sebagainya) bersusun berlenggek-lenggek. 

Sementara dalam ilmu teknik konstruksi, tangga adalah struktur konstruksi yang dirancang untuk menghubungi dua tingkat vertikal dalam jarak tertentu. 

Pembuatan tangga tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada syarat-syarat, seperti ukuran dan tinggi tangga agar nyaman dan aman dipakai. Idelanya, ukuran lebar anak tangga yang standar adalah berukuran 110cm dengan tinggi 22cm hingga 27cm per anak tangga.

Mengenai bentuknya, Anda akan menemukan tangga dengan berbagai macam bentuk. 

Bagian Tangga

(Produsen Kusen Pintu dan Jendela)

Bagian-bagian tangga secara umum sama sekalipun bentuknya berbeda-beda. Berikut ini bagian tangga agar menjadikannya lebih aman: 

Pondasi Tangga 

Pondasi tangga adalah dasar tumpuan (landasan) agar tangga tidak mengalami penurunan dan pergeseran. Pondasi tangga bisa dari pasangan batu kali, beton bertulang, atau kombinasi dari kedua bahan tersebut. Selain itu, bisa juga dari pelat baja, baja profil canal, kayu atau besi. 

Pondasi tangga bisa disebut juga sebagai ibu tangga karena berfungsi sebagai pendukung anak tangga.  

Anak Tangga 

Fungsi anak tangga adalah sebagai bertumpunya telapak kaki. Anak tangga terdiri dari dua bagian, yaitu bagian horizontal (pijakan datar) dan vertikal (pijakan untuk langkah naik). 

Ukuran lebar anak tangga untuk rumah berkisar antara 20-33 cm lalu untuk bagian vertikal langkah atasnya berkisar antara 15-18 cm. 

Railing  

Railing atau pagar tangga merupakan bagian dari struktur tangga sebagai pelindung yang diletakkan di samping sisi tangga. Fungsi railing untuk menjadi pegangan agar orang tidak jatuh.  

Selain bagian dari sistem pengaman, railing membantu dan mempermudah penggunaan tangga sebagai jalur sirkulasi horizontal.

Bentuknya berupa batang yang dipasang kuat pada ibu tangga dan sepanjang anak tangga untuk bertumpunya tangan agar orang turun naik tangga merasa lebih aman. 

Bordes Tangga

Bordes adalah pelat datar di antara anak – anak tangga sebagai tempat beristirahat sejenak. Biasanya, bordes dipasang pada bagian sudut tempat peralihan arah tangga yang berbelok.

Saat ini bordes memiliki tiga model, yaitu bordes tangga lurus. Bordes tangga berbentuk L, dan bordes tangga berbentuk U. 

Ukuran bordes sendiri berbeda-beda tergantung peruntukan bangunannya. Misalnya, untuk rumah tinggal, lebar bordes antara 80 – 100 cm dan untuk bangunan umum, lebar bordesnya dibuat antara 120 – 200 cm.  

Komponen pada Detail Tangga

Selain empat bagian tangga yang disebutkan sebelumnya, tangga juga harus dilengkapi dengan detail fungsi tertentu. 

Pada bagian tangga lengkap, seharusnya memiliki detail sebagai berikut: 

  • Baluster: kumpulan tiang vertikal yang mengisi bagian antara handrail dan shoerail yang bungsi sebagai sistem pengaman untuk orang yang menggunakan tangga. 
  • Shoe Rail: bagian bawah dari satu set baluster dan handrail yang berfungsi menopang agar pegangan tangan ini lebih kokoh.
  • Newel: tiang vertikal yang memisahkan antar satu balustrade dengan balustrade lainnya.
  • Riser: ketinggian vertikal untuk setiap langkah dalam tangga. Cara menentukan detail tangga satu ini adalah dengan membagi total ketinggian lantai total dengan jumlah anak tangga yang dimiliki desain tangga.
  • Tread / going: komponen horizontal dan mendatar dari langkah tangga di mana seseorang berjalan menapak.

Standar Ukuran pada Detail Tangga

(Professional Remodeler)

Ukuran tangga haruslah mengikuti prosedur agar bisa berfungsi dengan baik dan nyaman. Berikut ini detail ukuran standar sebuah tangga yang harus diikuti: 

Kemiringan Tangga

Kemiringan tangga pada rumah tangga umumnya 24-42 derajat. Pada situasi tertentu terkadang tangga memiliki kemiringan melebihi 42 derajat. 

Untuk situasi seperti ini, komponen going atau tread harus minimal 280mm. Lalu batas menuju tangga yang berada di atas kepala minimum harus 2 meter. 

Jumlah Anak Tangga 

Jumlah anak tangga disesuaikan dengan lebar rumah. Ukuran tangga yang disarankan adalah panjang 90cm, lebar 25—30cm, dan tinggi 15—18cm, dengan jumlah anak tangga adalah 15—20 buah.

Untuk tangga rumah tinggal dengan jumlah anak tangga melebihi 36 anak tangga pada satu jalur umumnya harus memiliki minimal satu nosing atau bordes untuk membuat tangga tetap nyaman digunakan. 

Lebar Tangga 

Ukuran standar dari lebar tangga untuk rumah tinggal adalah minimum 90 cm. Meski begitu, jika Anda ingin mendapat kenyamanan yang lebih baik, maka sebaiknya memakai ukuran tangga 120 cm.  

Ketinggian Rise dan Lebar Tread 

Supaya langkah pada tangga nyaman, ketinggian rise pada tangga rumah tinggal minimal 15 cm dan maksimal 22 cm. 

Sedangkan untuk detail tangga tread minimal memiliki lebar minimal 22 cm dan maksimal 30 cm

Handrails 

Pada umumnya, detail tangga bagian handrail atau pegangan tangga harus memiliki ketinggian di kisaran 90 cm hingga 100 cm.  

Tips Membuat Tangga yang Aman untuk Semua Usia

(Keuka Studios)

Tangga di sebuah rumah tinggal harus dibuat untuk kenyamanan seluruh anggota keluarga. Apalagi jika di rumah Anda memiliki anak-anak atau lansia. 

Buat Pins yang ingin membuat tangga di rumah, ini dia tipsnya: 

Perhatikan Ukuran Tangga 

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Pins harus sangat memperhaatikan ukuran tangga saat merancangnya. Dalam perancangan tangga ada istilah optrade (tinggi tanjakan anak tangga) dan antrade (lebar pijakan anak tangga) yang harus diperhatikan.   

Selain itu, pastikan anak tangga memiliki tinggi yang sama satu dengan yang lain karena saat menaiki atau menuruni tangga seseorang memiliki irama tertentu sehingga akan membahayakan kalau tiba-tiba tinggi tangga tersebut berubah.

Pastikan Memiliki Bordes sebagai Pengaman

Kehadiran bordes menjadi salah satu syarat tangga yang aman untuk anak-anak dan lansia. Hadirkan bordes di tiap 10—12 anak tangga (ketinggian 1,5—2m). 

Selain berfungsi sebagai area beristirahat, bordes juga mencegah seseorang tak langsung terjatuh ke lantai dasar, melainkan ke bordes terlebih dahulu.

Pilih Material Anti Slip

Material merupakan aspek utama yang harus diperhatikan saat mendesain tangga. Sebaiknya, anak tangga dibuat dari material yang tidak licin, seperti parket kayu, vinyl bertekstur, dan keramik non-glossy.

Hindari bahan seperti marmer atau kayu dengan finishing yang terlalu tebal. Selain itu, pilihlah finishing lantai yang anti-slip untuk mencegah si kecil dari risiko tergelincir.

Gunakan Step Nosing 

Step nosing digunakan jika sudah terlanjur menggunakan material yang licin. Step nosing ini dapat berupa bilah keramik yang sudah dibuat garis-garis di ujungnya atau berupa stiker yang langsung ditempel.

Koordinator: Linda

Editor: Achlisia