Pinhome

Uncategorized

Tips Mudah Menaksir Harga Rumah Bekas

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 2 menit membaca

Rumah merupakan tempat tinggal untuk melepas lelah, tempat dimana kita harus membesarkan anak dan tempat yang paling nyaman untuk bisa melakukan hal tanpa harus terusik dengan orang lain.  Sebuah keluarga pasti  berkeinginan untuk memiliki rumah tanpa harus menumpang dengan orang tua. Sekarang ini, rumah bekas paling banyak diminati karena kurangnya  tempat untuk membangun rumah baru dan harga yang ditawarkan lebih murah. Membeli rumah bekas anda harus menaksir harga atau memperkirakan harga pasaran  agar anda tidak tertipu. Berikut kami memberikan tips untuk  anda yang ingin membeli rumah bekas.

1. Menghitung berdasarkan nilai pasar

Mengetahui harga pasar adalah salah satu cara yang paling efektif untuk menentukan harga rumah yang ingin anda beli. Anda dapat menghitung harga pasar yaitu harga tanah + harga bangunan rumah. Sebaiknya anda membandingkan beberapa harga rumah untuk menghasilkan hasil yang lebih akurat.

2. Menghitung berdasarkan NJOP rumah

Selain dengan menaksir harga pasar rumah bekas anda juga dapat menghitung rumah dengan NOJP dari rumah tersebut. Akan tetapi NOJP sering sekali mempunyai harga jauh dibawah harga pasar.  Anda bisa meminta bantuan Apraiser prefesional seperti dari pihak bank atau teman anda. Memanggil appraiser lebih akurat untuk menentukan harga  karena mereka sudah terbiasa untuk membeli rumah.

3. Letak Rumah

Biasanya harga rumah di kawasan perumahan lebih tinggi dari harga rumah kampung. Letak rumah juga dapat mengetahui harga yang pantas untuk membelinya. Biasanya anda pasti akan tahu dengan sendirinya berapa harga pasaran yang pantas untuk membeli rumah tersebut.  Anda harus lebih teliti dalam menentukan harga. Selain menaksir harga rumah bekas dipasar ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan sebelum anda membeli rumah tersebut .

Sebelum membeli rumah bekas anda harus memperhatikan kondisi dan bangunan rumah yang masih layak dipakai atau tidak. Ada baiknya anda meminta bantuan kontraktor atau arsitek untuk melihat struktur bangunan, pastikan sirkulasi udara baik dan sumber air dapat dijangkau. Ini sangat penting untuk anda lakukan karena anda akan menempatinya sampai anda tua, kenyamanan keluarga dan termasuk anda sendiri.

Anda harus memastikan sertifikat kepemilikan rumah atas nama penjual dan pastikan rumah tersebut tidak memiliki sangketa karena permasalahan warisan.  Jika rumah tersebut tidak atas nama penjual, sebaiknya anda mencari tahu alasan mengapa rumah tersebut dijual dan berapa ahli warisnya. Ini sangat perlu anda lakukan karena  jika salah satu ahli waris tidak mengizinkan rumah tersebut dijual maka anda tidak bisa membeli rumah tersebut. Selain itu, anda harus memastikan luas bangunan sama dengan tertera di sertifikat IMB atau PBB.

Tags :

Bagikan Artikel