Pinhome

Lifestyle

Pindahan Rumah Baru? Lakukan 7 Hal Ini!

Dipublikasikan oleh Jay ∙ 3 May 2021 ∙ 6 menit membaca

Memiliki rumah baru banyak diasumsikan sebagai sebuah pencapaian oleh sebagian orang. Bagi pasangan, rumah baru ibarat sebuah ladang garapan yang harus ditata dengan apik dan benar. Nah, bagi Pins yang akan pindahan ke rumah baru, perlu ada hal-hal yang diperhatikan.

Pinhome – Pindah ke rumah baru tidak hanya sekedar memindahkan semua barang di rumah lama ke rumah baru. Ada hal-hal yang bisa dibilang “printilan”, tapi kadang suka dilupakan oleh Pins semua. Nah, supaya acara pindahan jadi menyenangkan, yuk, simak artikel berikut ini.

Buat Rencana Matang Sebelum Pindahan ke Rumah Baru

Ya, rencana pindah ke rumah baru harus dibuat jauh-jauh hari. Tanpa rencana yang matang, Pins bisa sangat kerepotan dan malah berujung bertengkar dengan pasangan. Jangan ragu untuk melibatkan orang lain yang dipercaya selain pasangan untuk membantu menyusun rencana pindahan ini.

Susunan rencana pindah ke rumah baru lebih mirip to-do list. Tidak ada salahnya membuat panitia kecil khusus acara pindahan ini. Pembagian tugas ini penting agar tidak ada yang terlewat atau tertinggal. Membuat rencana ini juga tidak bisa buru-buru ya, Pins. Harus teliti dan juga sabar.

Walaupun nanti akhirnya Pins memilih menggunakan jasa mover atau jasa pindahan rumah, rencana pindahan ini tetap harus disusun. Bukan berarti pindah ke rumah baru bisa seenaknya karena sudah menggunakan mover.

Susunan rencana pindah ke rumah baru mencakup apa saja yang akan dibawa, bagaimana pengepakannya, dan akan diletakkan dimana nanti di rumah baru. Tidak ada salahnya melakukan simulasi peletakan barang-barang lama ini menggunakan floor plan yang ada.

Floor plan atau blue print rumah baru bisa menjadi senjata yang ampuh mengatasi kebingungan saat pindah ke rumah baru, Pins. Dengan floor plan, akan jadi lebih mudah merencakan peletakan barang-barang sebelum pindahan. Jadi, ketika barang sampai di rumah baru, tinggal bongkar dan meletakkan.

Perencanaan yang buruk terkait barang-barang ini bisa membuat acara pindah ke rumah baru jadi runyam lho, Pins. Pasalnya, karena tidak tahu akan diletakkan dimana, barang akan lama ada di dalam kardus dan menumpuk di gudang. Jika sudah begini, pasti Pins akan malas membongkarnya.

Tips Pindah ke Rumah Baru Anti Repot

Jangan khawatir atau takut duluan untuk pindah ke rumah baru, Pins. Ada tips-tips yang bisa Pins kulik agar pindahan jadi menyenangkan dan tanpa repot. Berikut ini tips-tipsnya:

1. Buat Susunan Barang yang Akan Dibawa

Susunan barang yang akan dibawa ini penting untuk dibuat agar rumah baru Pins tidak kelebihan barang. Memang sulit melepaskan barang lama ketika pindah ke rumah baru, namun mau tidak mau harus dilakukan.

pindahan rumah
Catat semua barang yang akan dipindahkan ke rumah baru agar tak ada yang terlewat (Borko Manigoda/Pixabay)

Buat daftar barang apa saja yang akan dibawa saat pindah ke rumah baru. Jika kiranya di rumah baru sudah ada barang baru yang serupa, maka tidak perlu lagi membawa barang lama ke rumah baru. Kumpulkan kemudian donasikan atau wariskan kepada kerabat.

2. Proses Pengepakan Barang Harus Tercatat dan Terorganisir

Setelah membuat susunan barang yang akan dibawa, maka tiba saatnya mengepak barang. Sortir barang sesuai lokasi di rumah baru nanti. Beri kode yang berbeda untuk setiap lokasi. Jangan lupa untuk membuat list isi kardus. Pindah ke rumah baru lebih menyenangkan jika terorganisir dengan baik.

pindahan rumah
Agar pindahan lebih nyaman, jangan lupa untuk menjaga keadaan rumah tetap bersih walau nantinya akan pindah

Proses pengepakan ini memerlukan waktu jadi usahakan untuk mencicilnya dan tidak melakukannya secara dadakan. Inilah mengapa perencanaan pindah ke rumah baru menjadi penting. Siapkan kardus yang kuat atau jika perlu gunakan container box terutama untuk barang pecah belah.

3. Ajukan Cuti untuk Persiapan Pindahan

Seperti sudah dibahas sebelumnya bahwa pindah ke  rumah baru bisa jadi sangat melelahkan, maka sebaiknya mengambil cuti. Cuti bisa diambil sehari sebelum pindahan sampai sekitar 3 hari setelah pindahan. Ini dikarenakan, cuti setelah pindahan sangat diperlukan untuk melepas lelah dan mengatur barang-barang di rumah baru.

Sediakan waktu khusus untuk pindahan agar tetap lancar

Cuti juga bisa dimanfaatkan untuk bersosialisasi dengan tetangga baru. Misalnya, membuat syukuran pindahan rumah atau juga sekedar menyapa tetangga di kanan kiri rumah. Jika Pins tidak mengambil cuti saat pindahan rumah, bisa-bisa Pins tidak punya waktu untuk berbenah dan berkenalan dengan tetangga.

4. Selesaikan Semua urusan di Rumah Lama Sebelum Pindah

Urusan di rumah lama ini misalnya tagihan sampah, security, iuran komplek dan lainnya. Termasuk juga di dalamnya urusan administrasi anak sekolah jika sudah memiliki anak. Pindah ke rumah baru biasanya diiringi juga dengan memindahkan sekolah anak. Maka, selesaikan dulu semua urusan di sekolah lama.

Ketika seseorang meninggalkan tempat tinggal lama, usahakan meninggalkan kesan yang baik. Untuk itu, usahakan memberi tahu kepada RT kapan Pins akan pindah. Lebih baik lagi jika menyempatkan untuk berpamitan kepada tetangga lama dan tentunya tetap menjaga silaturahmi, ya, Pins.

5. Pastikan Rumah Baru Sudah Siap Huni

Sebelum pindah, pastikan rumah baru sudah bersih dari alat-alat pertukangan. Tujuannya adalah agar bisa langsung digunakan, minimal untuk istirahat di hari pertama pindahan. Pins juga harus memastikan semua berfungsi dengan baik seperti listrik, air, dan juga internet di rumah baru.

Pastikan rumah barumu sudah rapi dan siap ditempati (Andrea Piacquadio/Pexels)

Jangan pernah pindah ke rumah baru saat rumah baru masih berantakan. Inilah mengapa pindah rumah itu tidak bisa dilakukan secara buru-buru, Pins. Rencanakan waktu pembangunan rumah baru dengan masa tinggal di rumah lama. Jika belum memungkinkan untuk pindah, maka sebaiknya bersabar dulu sampai semuanya settle.

6. Buat Salinan Dokumen Penting

Dokumen penting seperti sertifikat rumah baik lama maupun baru, akta kelahiran, KK, ijazah, dan dokumen penting lainnya harus dibuat salinannya. Apalagi jika Pins memutuskan untuk menyimpan semua dokumen penting ini di bank saat akan pindah ke rumah baru.

Namun jika Pins tidak menyimpan dokumen penting di bank, maka sebaiknya simpan dalam safe box. Salinan bisa disimpan di luar, di tempat yang lebih mudah dijangkau. Atau, salinan bisa juga dibuat dalam bentuk soft copy yang disimpan di PC, hard disk, atau juga smartphone.

7. Pertimbangkan Menggunakan Jasa Mover

Jika dirasa tidak akan sanggup melakukan ritual pencatatan, pengepakan dan pengangkutan sendiri, maka sebaiknya menyewa jasa mover. Ada banyak jasa mover berstandar internasional yang bisa menyelesaikan masalah pindah ke rumah baru dengan cermat dan teliti.

Jika ternyata barangmu banyak, pertimbangkan untuk menyewa jasa mover (rawpixel)

Seleksi jasa mover jauh-jauh hari jika memang memutuskan untuk pindah ke rumah baru dengan jasa mover. Seleksi ini untuk mengetahui mana yang memberi penawaran terbaik, baik itu dari segi harga maupun pelayanannya.

Baca juga: 7 Rekomendasi Jasa Pindahan Rumah Terbaik dan Biayanya

Nah, setelah tahu tips pindah ke rumah baru ini, semoga Pins bisa lebih tenang saat pindahan nanti, ya. Pasalnya, jika mengikuti tips-tips di atas, acara pindahan Pins jadi terorganisir dan rapi. Sehingga, semua proses dijalankan sesuai rencana dan hasilnya pasti akan memuaskan. Selamat pindahan rumah ya, Pins.

Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Anda Agen properti independen atau Agen kantor properti. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Bagikan Artikel