Pinhome

Memahami Pengertian Pajak dan Jenis-jenisnya

Dipublikasikan oleh Iko ∙ 22 November 2021 ∙ 5 menit membaca

Demi berjalannya sebuah negara, seluruh warga negara sebisa mungkin harus ikut berkontribusi. Salah satu cara yang bisa dilakukan oleh rakyat yaitu dengan taat membayar pajak. Pengertian pajak sendiri yaitu sebuah kontribusi wajib yang diberikan seseorang atau badan kepada negara dengan berdasarkan Undang-Undang.

Pinhome – Penggunaan pajak untuk negara tidak hanya diberlakukan di Indonesia saja. Negara-negara lain baik yang masih berkembang maupun sudah maju tetap mengharuskan rakyatnya untuk membayar pajak. Kontribusi tersebut kemudian akan menjadi kas negara dan penggunaannya akan dikembalikan ke rakyat.

Supaya Pins lebih paham tentang pengertian pajak, berikut ini penjelasan lengkap, jenis, serta manfaat dari membayar pajak.

Baca Juga: Simulasi Cara Menghitung Pajak Rumah Dan Bangunan

Pengertian Pajak Menurut Para Ahli

(Pexels)

Pajak merupakan suatu hal yang krusial bagi negara dan sudah diatur dalam peraturan yang berlaku. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007, pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang diberikan oleh pribadi maupun badan dan bersifat memaksa. Pembayar tidak akan mendapatkan imbalan secara langsung dan hasil pengumpulan pajak digunakan untuk keperluan negara dengan tujuan untuk kemakmuran rakyat.

Selain berdasarkan UU, ada berbagai pengertian pajak yang dikemukakan oleh para ahli di antaranya yaitu sebagai berikut.

  • Prof. Dr. H. Rochmat Soemitro, S.H.: pajak merupakan peralihan kekayaan yang diberikan dari rakyat ke kas negara untuk membiayai pengeluaran rutin. Surplus dari pajak tersebut kemudian dialihkan menjadi public saving yang merupakan sumber dana utama untuk pembiayaan public investment.
  • Sommerfeld R.M., Anderson H.M., dan Brock Horace R.: pajak adalah pengalihan sumber dari sektor swasta ke pemerintah dan bukan dilakukan akibat pelanggaran hukum namun wajib dilakukan berdasarkan ketentuan yang berlaku. Pajak dibayarkan supaya pemerintah bisa melaksanakan tugas-tugasnya.
  • P.J.A. Adriani: pajak adalah iuran masyarakat kepada negara dan bisa dipaksakan. Terutang wajib membayar pajak menurut peraturan umum tanpa mendapat imbalan secara langsung. Pajak digunakan untuk membiayai pengeluaran umum yang berhubungan dengan tugas negara untuk menyelenggarakan pemerintahan.

Jenis-jenis Pajak di Indonesia

(Unsplash)

Baca Juga: Pelajari Pajak Dan Biaya Selain NJOP Saat Jual Beli Rumah

Pemerintah memberlakukan berbagai jenis pajak kepada masyarakat. Jenis-jenisnya sendiri ada bermacam-macam dan dibedakan berdasarkan objek pajak, subjek pajak, sifat, dan juga instansi pemungut. Lebih lengkapnya yaitu sebagai berikut.

Jenis Pajak Berdasarkan Objek Pajak dan Subjek Pajak

  • Pajak Objektif

Pajak objektif merupakan iuran yang dibayarkan berdasarkan objek atau barangnya. Contoh objek yang terkena pajak ini yaitu kendaraan bermotor, materai, barang impor, dan lain sebagainya.

  • Pajak Subjektif

Berbeda dengan pajak objektif pajak subjektif adalah pajak yang diambil berdasarkan subjek atau orang yang bersangkutan. Misalnya yaitu pajak penghasilan atau pajak kekayaan.

Jenis Pajak Berdasarkan Sifat

  • Pajak Tidak Langsung atau Indirect Tax

Pajak tidak langsung hanya dibayarkan ketika seseorang melakukan perbuatan tertentu sehingga pemungutannya tidak dilakukan secara berkala. Pajak ini akan dikenakan ketika terjadi peristiwa tertentu misalnya ketika seseorang melakukan jual beli barang mewah.

  • Pajak Langsung atau Direct Tax

Direct tax merupakan pajak yang harus dibayarkan secara berkala sesuai dengan surat ketetapan pajak yang diberikan kepada Wajib Pajak. Pajak jenis ini harus dibayarkan oleh seseorang dan tidak dapat dialihkan misalnya seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Jenis Pajak Berdasarkan Instansi Pemungut

  • Pajak Daerah (Lokal)

Pajak daerah merupakan pungutan yang dilakukan oleh pemerintah daerah kepada rakyat yang berada di wilayah tersebut. Hal ini berarti pajak jeni ini hanya terbatas di daerah tertentu seperti contohnya yaitu pajak hiburan, pajak hotel, pajak restoran, dan lain-lain.

  • Pajak Negara (Pusat)

Berbeda dengan pajak daerah, pajak negara merupakan iuran dari masyarakat yang ditarik langsung oleh pemerintah pusat melalui instansi yang bertanggung jawab yaitu Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Contoh pajak negara yaitu PPN, PPnBM, pajak penghasilan, dan lain sebagainya.

Fungsi dari Pajak

(Unsplash)

Peran pajak dalam perkembangan negara sangatlah penting. Tanpa adanya pajak dari masyarakat, negara tidak akan memiliki biaya untuk memenuhi pengeluaran yang perlu dilakukan seperti perbaikan jalan, fasilitas kesehatan, subsidi pendidikan, dan berbagai hal penting lainnya. Lebih lanjut, pajak memiliki beberapa fungsi yaitu sebagai berikut.

  • Budgeter atau Anggaran

Sumber pemasukan utama untuk kas negara diperoleh dari pajak yang dibayarkan oleh rakyatnya. Pajak yang diperoleh berpengaruh terhadap pendapatan negara yang tentunya akan berkaitan dengan pengeluaran yang bisa dilakukan. Apabila penghasilan dari pajak tinggi maka negara akan memiliki anggaran yang cukup untuk melakukan pengeluaran yang perlu.

  • Regulasi atau Mengatur

Fungsi berikutnya dari pajak yaitu untuk keperluan regulasi atau peraturan. Pajak bisa digunakan sebagai alat untuk mengatur kebijakan terutama dalam hal sosial dan ekonomi. Misalnya yaitu pajak bisa mengatur investasi sehingga produktivitas perekonomian meningkat. 

  • Distribusi atau Pemerataan

Setiap orang memiliki penghasilan serta kondisi ekonomi yang berbeda. Kesenjangan tersebut nyata dan pajak hadir untuk mempersempit ketimpangan tersebut. Misalnya saja yaitu akses kesehatan. Pajak yang diperoleh negara akan dialokasikan untuk sektor tersebut dan memberi kesempatan bagi banyak orang untuk bisa mengaksesnya tanpa perlu membayar biaya yang mahal.

  • Stabilisasi

Pajak juga memiliki fungsi untuk menstabilkan perekonomian suatu negara. Melalui pajak, pemerintah bisa mengatur jumlah uang yang beredar sehingga bisa menekan laju inflasi dengan cara menaikkan jumlah pajak. Di sisi lain, pemerintah juga bisa menurunkan pajak apabila terjadi deflasi atau kelesuan ekonomi.

Setelah mengetahui pengertian pajak dan juga berbagai fungsinya, bisa diketahui tentang seberapa pentingnya warga negara untuk ikut berkontribusi membangun negara melalui pembayaran pajak. Yuk, Pins taat membayar pajak karena kamu juga bisa merasakan manfaatnya meskipun secara tidak langsung!


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Kontributor: Safina

Editor: Iko

Tags :

Bagikan Artikel