Kamus Istilah Properti

Pajak

istilah properti

Pajak

Pajak adalah pungutan wajib, biasanya berupa uang yang harus dibayar oleh penduduk sebagai sumbangan wajib kepada negara atau pemerintah sehubungan dengan pendapatan, pemilikan, harga beli barang, dan sebagainya.

Apa itu Pajak?

Pajak adalah pungutan wajib, biasanya berupa uang yang harus dibayar oleh penduduk sebagai sumbangan wajib kepada negara atau pemerintah sehubungan dengan pendapatan, pemilikan, harga beli barang, dan sebagainya.

Uang hasil pungutan pajak dipakai bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk kepentingan umum. Pajak menjadi salah satu sumber dana pemerintah untuk membiayai proses-proses pembangunan seperti fasilitas umum, anggaran pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya.

Fungsi Pajak

pajak
(Liputan6)

Pajak yang ditagih setiap tahun atau bahkan setiap bulan sekali ini punya peran penting dalam suatu negara atau pemerintahan, khususnya dalam proses pembangunan. Semua anggaran yang ada berhasil direalisasikan berkat adanya pajak ini. Untuk lebih lengkapnya, ini dia fungsi dari pajak itu sendiri yang di antaranya yaitu:

Fungsi Anggaran

Seperti yang sudah dibicarakan sebelumnya bahwa pajak adalah salah satu sumber income untuk negara. Kumpulan uang yang berasal dari wajib pajak masuk ke kas negara untuk mendanai pembangunan negeri dan juga pengeluaran negara lainnya. Maka dari itu, fungsi pajak disebut juga sebagai fungsi budgeter yang berperan untuk menyeimbangkan pengeluaran dan pendapatan suatu negara.

Fungsi Regulasi

Dalam lingkup sosial dan ekonomi, pajak menjadi alat untuk melaksanakan dan juga mengatur suatu kebijakan. Fungsi regulasi yang dimaksud antara lain adalah sebagai berikut:

  • Pajak berguna untuk menghambat lajunya inflasi.
  • Sebagai alat dalam mendorong aktivitas ekspor (pajak ekspor barang).
  • Sebagai perlindungan terhadap barang produksi dalam negeri (pajak pertambahan nilai).
  • Sebagai pengatur dan penarik investasi model yang mendukung laju ekonomi negara supaya semakin produktif.

Fungsi Distribusi

Fungsi distribusi atau pemerataan berguna sebagai pemerata antara pembagian pendapatan serta kesejahteraan masyarakat.

Fungsi Stabilisasi

Pajak berfungsi dalam menstabilkan keadaan kondisi perekonomian suatu negara. Contohnya, ketika negara sedang mengalami inflasi, pemerintah akan memutuskan pajak dengan nilai tinggi. Dengan demikian, jumlah uang fisik yang beredar dapat berkurang. Sebaliknya, jika negara mengalami deflasi, pemerintah menetapkan pajak dengan nilai rendah. Sehingga uang yang beredar bertambah dan masalah deflasi ini mampu diselesaikan.

Jenis-Jenis Pajak

pajak
(Rusdiono Consluting)

Pajak yang diwajibkan oleh pemerintah untuk masyarakat diklasifikasikan berdasarkan beberapa hal yaitu sifatnya, instansi yang memungut, subjek pajak hingga objek pajaknya.

Pajak Berdasarkan Sifatnya

  • Pajak Tidak Langsung

Pajak tidak langsung atau indirect tax adalah pajak yang hanya diberikan kepada seseorang wajib pajak ketika melakukan suatu perbuatan.Dengan demikian indirect tax ini tidak ditagih secara berkala, melainkan hanya akan ditagih saat seseorang melakukan suatu perbuatan yang menyebabkan ia wajib membayar pajak. Misalnya: ketika menjual barang-barang mewah, maka akan dikenakan PPnBM atau Pajak Penjualan atas Barang Mewah.

  • Pajak Langsung

Berbanding terbalik dengan indirect tax, pajak langsung atau direct tax adalah pajak yang secara berkala ditagihkan kepada setiap wajib pajak. Pajak langsung wajib ditanggung oleh orang yang berstatus wajib pajak dan tidak bisa dialihkan ke pihak lain. Misalnya adalah pajak penghasilan atau PBB (Pajak Bumi dan Bangunan).

Pajak Berdasarkan Instansi yang Memungutnya

  • Pajak Negara

Pajak negara adalah pajak yang ditagih oleh pemerintah pusat lewat beberapa instansi terkait, salah satunya adalah DJP. Beberapa jenis pajak yang dipungut oleh pemerintah pusat adalah pajak penghasilan (PPh), PPN, bea materai dan PPnBM.

  • Pajak Daerah

Jika pajak negara dipungut oleh pemerintahan pusat, maka pajak daerah dipungut oleh pemda atau pemerintah daerah. Beberapa jenis pajak yang dipungut oleh pemda antara lain adalah pajak restoran, pajak hotel, pajak kendaraan bermotor dan pajak hiburan.

Pajak Berdasarkan Subjek dan Objek Pajak

  • Pajak Subjektif

Pajak ini merupakan jenis pajak yang pemungutannya berdasarkan subjeknya. Misalnya adalah pajak kekayaan dan pajak penghasilan.

  • Pajak Objektif

Sedangkan pajak objektif merupakan pajak yang pemungutannya berdasarkan objek pajaknya. Misalnya adalah pajak kendaraan bermotor, pajak impor dan pajak bea materai.

Begitulah sekiranya hal-hal penting yang harus Pins ketahui mengenai pajak mulai dari pengertian pajak, fungsi pajak hingga jenis-jenis pajak. Semoga informasi yang diberikan tersebut berguna ya!