6 Cara Membuat Tangga Rumah yang Aman dan Efisien

Dipublikasikan oleh Nabila Azmi ∙ 17 January 2021 ∙ 6 menit membaca

Membangun rumah 2 lantai atau lebih tentu memerlukan tangga yang aman dan efisien di hunian. Cara membuat tangga rumah memang tidak begitu sulit, tetapi juga tidak mudah. Pins harus mengetahui beberapa hal penting ketika membuat tangga.

Bingung harus mulai dari mana? Simak tahapan membuat tangga di rumah di bawah ini, yuk!

Baca juga: Rekomendasi Toko Bahan Bangunan Terdekat dan Terlengkap di Berbagai Daerah

Memilih Desain Tangga Sesuai Kebutuhan

Langkah pertama dari cara membuat tangga rumah 2 lantai adalah mendesain atau merancang tangga terlebih dulu. Pins juga perlu menentukan lokasi tangga yang akan dibangun, ketinggian tangga, kemiringan, dan hal lain yang masuk dalam proses pembuatan tangga.

Hal ini bertujuan membuat perhitungan pembuatan tangga lebih teliti. Pasalnya, Pins tidak boleh sembarang menghitung ukuran, kemiringan, maupun model tangga karena bisa berdampak pada keamanan tangga itu sendiri. Maka dari itu, kamu disarankan membaca panduan menghitung kemiringan tangga dengan benar agar tidak salah perhitungan, ya!

Baca juga: 18 Model Railing Tangga Stainless Mewah

Menyesuaikan Bahan Tangga dengan Desain dan Ruangan

Pada dasarnya tangga di dalam rumah bisa saja terbuat dari bahan kayu, keramik, besi, dan beton. Namun, salah satu bahan yang paling sering dipakai dalam pembuatan tangga adalah beton.

Walau begitu, Pins bisa menyesuaikan bahan tangga dengan desain, estetik, dan keamanan selama penggunaan. Sebagai contoh, penghuni rumah minimalis cenderung membuat tangga dari besi atau kayu untuk menghemat ruang.

Memahami Komponen Detail Tangga

Mengingat tangga beton menjadi salah satu material yang kerap digunakan, Pins bisa melihat komponen detail tangga beton di bawah ini sebagai bagian dari cara membuat tangga di rumah.

Handrail

Handrail merupakan bagian dari baluster yang dibuat untuk membantu Pins membawa bobot badan menuju ke lantai atas maupun saat sedang turun. Tempat pegangan tangan di tangga ini sangat membantu untuk memberika rasa aman bagi para penghuni ketika memakai tangga. Bila sudah terbiasa menggunakan handrail, pasti kamu akan merasa tidak seimbang bila tidak menggunakannya.

Baluster

Baluster adalah bagian tiang yang berada vertikal mengisi antara handrail dan bagian pijakan kaki. Bagian ini berfungsi sebagai pengaman bagian samping sehingga cocok untuk kamu yang punya buah hati. Pasalnya, baluster membantu anak yang belum sampai menggapai handrail.

Baca juga: Simak 7 Model Tangga Besi Minimalis untuk di Dalam Rumah

Newel Post

Newel Post merupakan tiang pemisah antara baluster satu ke baluster lainnya. Bagian ini digunakan pada model yang memerlukan lekukan dalam menggapai lantai teratas.

Wall Stringer

Wall Stringer adalah ‘rumah’ pada kedua sisi anak tangga tempat tread dipasang. Jika salah satu sisi dari anak tangga rata dengan dinding yang berdekatan, stringer yang menghubungkan treads dan riser ke dinding disebut sebagai wall stringer.

Bullnose

Bullnose adalah bagian pinggiran atau pinggulan tangga yang berfungsi membuat sudut pijakan jadi tidak tajam dan mempercantik tangga.

Structural Cut Stringer

Structural Cut Stringer adalah komponen yang berperan menahan berat dan beban sehingga harus terbuat dari material yang kuat dan tahan lama.

Riser

Riser adalah bagian yang berdiri vertikal pada setiap anak tangga. Terdapat perhitungan untuk menentukan ketinggian dari ukuran riser itu sendiri. Caranya dengan membagi total ketinggian tangga dibagi dengan jumlah anak tangga.

Border

Cara membuat tangga di rumah tidak akan terlepas dari komponen border. Border adalah penghubung lantai atas dengan desain tangga L maupun letter U. Pijakan ini berfungsi sebagai tempat peristirahatan sebelum melangkah kebagian selanjutnya. Borders biasanya terletak pada belokan bagian penghubung lantai ini.

Membuat Bekisting Tangga

cara membuat tangga rumah

Cara membuat tangga beton maupun tangga melayang membutuhkan bekisting, yaitu cetakan yang dipakai ketika membuat pondasi tangga. Bekisting ini bersifat temporer karena ketika beton untuk tangga sudah kering, bekisting akan dicopot.

Pembuatan bekisting ini juga memerlukan perhitungan yang sangat tepat. Jika salah hitung, bisa-bisa bekisting rapuh dan saat menahan bobot beton basah yang berat saat proses pembuatan tangga dilakukan. Cetakan ini juga berperan penting dalam membentuk tangga dan permukaan tangga.

Tidak hanya itu, pembuatan bekisting harus menggunakan material yang tahan air serta memiliki ketebalan paling tidak 20 mm. Sedangkan pada dinding samping tangga membutuhkan bekisting dengan ketebalan 30-35 mm.

Memasang Rangka Badan atau Tulang

Memasang rangka badan atau tulang tangga merupakan tahap pembuatan tangga yang cukup penting. Pasalnya, pemasangan ini harus sesuai dengan gambar yang telah dibuat, ukuran yang sudah disetujui, dan bahan yang sudah ditentukan. Jadi, keberhasilan membuat tangga tergantung pemilihan material di dalamnya.

Baik baja atau beton, keduanya membutuhkan tulang yang dihubungkan dengan badan yang berfungsi mengikat antar bagian. Caranya adalah memanfaatkan kawat untuk memperkuat konstruksi bangunan itu sendiri.

Baca juga: Tips Penataan Bawah Tangga untuk Memanfaatkan Ruang dengan Maksimal

Membongkar Bekisiting Tangga

Umumnya, pembongkaran bekisting dilakukan setelah beton kering yang memerlukan waktu beberapa minggu. Pembongkaran ini juga membutuhkan izin dari pihak berwenang, seperti pihak rumah atau arsitektur.

Pins pun perlu memastikan bahwa proses pembongkaran berjalan dengan baik dan tidak ada kesalahan karena proses cara membuat tangga rumah ini menentukan hasil akhir.

Finishing Tangga Rumah

Jika menggunakan konstruksi tangga beton, tahap akhir dari pembuatan ini adalah pengecoran. Pastikan pemasangan bekisting sudah tepat karena ini akan berdampak pada proses pengecoran bagian dari penghubung lantai itu sendiri.

Selain itu, pengecoran harus menyeluruh tanpa adanya bagian yang tertinggal. Setelah itu, Pins bisa menunggu selama 12 jam untuk membongkar dinding badan serta trape. Usahakan untuk menguji kekuatan bagian badan dan bordes, terutama setelah mencapai waktu satu minggu.

Sementara itu, proses finishing tangga melayang meliputi kegiatan memoles tangga hingga benar-benar rapi sesuai dengan rancangan awal. Pins juga sudah bisa mengecat tangga atau memberi komponen lain agar tangga siap digunakan.

Tidak Memakai Keramik

Pada saat finsihing tangga, sebisa mungkin hindari penggunaan keramik pada anak tangga. Pasalnya, keramik memiliki permukaan yang mudah licin sehingga berisiko membuat orang tergelincir saat berjalan. Selain itu, selalu pastikan area sekitar tangga termasuk seluruh anak tangga agar tidak licin. Bebaskan dari tumpahan makanan atau tetesan air.

Tidak Menaruh Barang di Tangga

Menaruh barang di bagian anak tangga terbawah biasa dilakukan dengan alasan tempat yang tidak cukup. Selain itu, beberapa anak tangga terbawah juga sering dilakukan dengan alasan yang sama.

Sayangnya, kebiasaan tersebut bisa mengurangi faktor keamanan tangga di rumah. Maka dari itu, hindari menaruh barang-barang di bagian anak tangga. Bila memungkinkan, buat bunker kecil atau rak-rak di dekat tangga sebagai tempat penyimpanan.

Nah, itu tadi sederet cara membuat tangga di rumah yang perlu Pins perhatikan. Semoga bermanfaat, ya Pins!

Baca juga:


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Vasa Jagakarsa Hunian Modern Tropis Strategis Berkonsep Townhouse

Menentukan rumah idaman memang bukanlah perkara mudah. Pasalnya banyak hal yang harus dipertimbangk

Finansial
Finansial Mengenal Analisis SWOT Untuk Mengembangkan Bisnis

Membangun sebuah bisnis yang sukses tidak bisa terjadi dalam semalam. Ada banyak unsur dan juga keg

Properti
Properti 3 Contoh Rumah Idaman dan Populer Saat Ini

Desain atau contoh rumah idaman bagi tiap-tiap orang tentunya tidak sama. Ada yang mendefinisikan r

Properti
Properti Ingin Memilih Lokasi Tempat Tinggal Strategis? Perhatikan Hal Ini!

Memilih lokasi tempat tinggal strategis bukanlah perkara mudah, banyak yang harus kita pertimbangka

Artikel Terkini

Teknik Sipil
Teknik Sipil Daftar Harga Pintu Kaca Tempered Glass, Yuk Cek!

Ingin pakai pintu kaca untuk membuat rumah tampak mewah? Pintu kaca memang dapat membuat kesan mewa

Berita Pinhome
Berita Pinhome 4 Manfaat Penting Business Process Outsourcing (BPO) bagi Perusahaan

Untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi biaya dalam waktu panjang, sejumlah pemilik bisnis

Arsitektur & Desain
Arsitektur & Desain 12 Interior Kantor Estetik Namun Tetap Nyaman & Produktif

Interior kantor yang estetik akan menambah semangat kerja karyawannya. Selain itu dapat menarik per

Ruang Tamu
Ruang Tamu Trik Akali Ruang Tamu Apartemen Kecil Agar Lebih Lapang

Lahan untuk tempat tinggal semakin terbatas. Jika luas rumah tidak terlalu besar maka harus pintar

Arsitektur & Desain
Arsitektur & Desain Kenali Ragam Tata Ruang Kantor & Plus Minusnya

Tata ruang kantor harus memperhatikan ergonomis dan kenyamanan karyawan. Saat bekerja karyawan meng

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia