Pinhome

  • Blog
  • Finansial
  • Beli Rumah Atau Apartemen, Mana yang Cocok Untuk Millenial?

Finansial

Beli Rumah Atau Apartemen, Mana yang Cocok Untuk Millenial?

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 6 menit membaca

Generasi millenial adalah kelompok muda-mudi yang lahir pada awal 80-an hingga pertengahan tahun 90-an. Di tahun 2020 ini, generasi millenial tentu sudah mampu memutuskan sendiri apakah ia akan beli​ rumah atau apartemen sebagai huniannya. Dan memang kedua pilihan tersebut memiliki plus minus tersendiri, Pins.

Pinhome – Penduduk negara Indonesia semakin waktu semakin meningkat. Hal ini tentu saja berdampak pada semakin sedikitnya lahan hunian yang bisa dimanfaatkan oleh generasi millenial. Krisis lahan tersebut bermuara pada pertanyaan: lebih baik beli rumah atau apartemen​?​

Mengingat sekarang ini, pertanyaan mengenai beli​ rumah atau apartemen semakin sering lumrah dilontarkan. Tidak seperti jaman dahulu ketika hunian modern layaknya apartemen belum terlalu “hits”.

Sebagai pertimbangan, kamu pun memerlukan saran dari berbagai pihak Pins, agar bisa lebih mantap dalam memutuskan beli rumah atau apartemen.​

Plus Minus Membeli Rumah Atau Apartemen, Millennial Harus Tahu!

Hunian berbentuk apartemen semakin berkembang selaras dengan kemajuan teknologi serta perkembangan jaman Pins. Mungkin generasi millenial sekarang ini sedang bingung memikirkan mending​ beli rumah atau apartemen. ​Karena keduanya memiliki berbagai plus minus yang bisa dijadikan pertimbangan.

Berikut ini berbagai hal yang harus kamu tahu tentang kekurangan dan kelebihan beli rumah vs apartemen Pins. Yuk, check it out​​!

1. Beli bangunan apartemen seringkali lebih mudah

Beli rumah atau apartemen memang bisa menjadi hal yang membingungkan. Kebanyakan orang menganggap administrasi atau birokrasi sebagai masalah utama.

Namun harus kamu tahu Pins, beli bangunan apartemen seringkali lebih mudah dibandingkan dengan rumah biasa. Hal ini dikarenakan ketika kamu membeli apartemen, hanya bangunan saja yang akan menjadi milikmu. Sedangkan jika membeli rumah, kamu harus membeli tanah beserta bangunannya.

Sehingga birokrasinya pun juga akan semakin sulit Pins. Kamu harus kesana kemari untuk mengurus perijinan atau balik nama sertifikat tanah, yang tidak akan kamu alami jika membeli apartemen. Untuk itu, bagi generasi millenial yang tidak ingin ribet​ ​, apartemen bisa dijadikan pilihan pertama.

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Memilih Rumah atau Apartemen sebagai Hunian

2. Desain rumah pribadi lebih fleksibel daripada apartemen

Ada pertimbangan lain yang bisa dipikirkan oleh generasi millenial yang pusing pilih beli​ rumah atau apartemen,​ yaitu dalam hal desain. Beli apartemen memang mudah, namun kamu harus siap menerima desain yang telah disediakan kontraktor Pins.

Hal ini tentu saja membuat banyak orang kurang sreg​ ​, karena tidak semua orang memiliki selera yang sama. Biasanya, orang yang ingin mendesain sendiri bentuk huniannya, akan memilih rumah daripada apartemen.

Bayangkan, jika kamu membeli apartemen kamu hanya akan mendapatkan fasilitas standar seperti kamar tidur, kamar mandi, dapur, dan kamar tamu. Sebaliknya, jika kamu beli rumah maka kamu bisa menambahkan berbagai fasilitas lain Pins. Kolam renang pribadi, misalnya.

3. Dari segi harga, apartemen jauh lebih terjangkau!

Sudah bukan rahasia umum lagi Pins, jika harga apartemen lebih terjangkau daripada rumah. Margin ​harga yang tinggi seringkali disebabkan oleh perbedaan fasilitas yang akan didapat ketika beli rumah atau apartemen.​

Ketika kamu beli rumah, kamu akan mendapatkan tanah beserta bangunannya Pins. Berbeda dengan pembelian apartemen yang membuat pembeli hanya mendapatkan hak beli bangunan, tidak dengan tanahnya.

Untuk generasi millenial yang memiliki tingkat penghasilan tidak terlalu tinggi, disarankan untuk membeli apartemen. Pun demikian dengan orang-orang yang hidup di kota dengan tingkat pertumbuhan penduduk tinggi seperti Jakarta. Apartemen sangat memungkinkan kamu menghuni bangunan tanpa ada keharusan membeli lapak tanah.

4. Rumah sangat cocok dibeli oleh kamu yang menginginkan lingkungan sosial

Sebagai warga Indonesia, tentunya ada orang yang menginginkan lingkungan hunian yang ramah terhadap orang baru. Tingkat sosial yang tinggi akan lebih mudah didapatkan jika kamu membeli rumah biasa Pins. Berbeda dengan lingkungan apartemen.

Sebagian besar apartemen pasti dibangun di dekat pusat kota, untuk menjangkau  “target pasar” yang mencari hunian di lahan yang sempit. Letak pembangunan apartemen tersebut mempengaruhi perilaku para pemilik bangunan, tentu saja.

Tidak heran jika orang-orang yang tinggal di apartemen lebih suka mengurung diri jika tidak ada kepentingan. Karena mereka termasuk orang yang “sibuk”. Hal ini ada bagusnya Pins, kesibukan sehari-harimu tidak akan terganggu jika memilih apartemen. Kamu tinggal menyesuaikan pemilihan berdasarkan kebutuhanmu, ya​.

5. Lokasi yang strategis menyebabkan banyak milenial pilih beli apartemen

Terletak di dekat jantung kota menyebabkan banyak milenial yang memilih apartemen daripada rumah. Karena beli​ rumah atau apartemen seringkali harus mempertimbangkan akses ke berbagai fasilitas publik.

Perlu kamu tahu Pins, bahwa mayoritas pemilik apartemen menonjolkan kemudahan akses ke berbagai fasilitas publik sebagai kelebihannya. Mereka tidak segan-segan secara eksplisit mengajak calon pembeli untuk menjadi bagian mereka agar bisa “meraih” kepraktisan tersebut.

Contohnya saja, “Hanya 5 menit akses dari Plaza XXX”. Kalimat tersebut sangat mudah ditemui di berbagai iklan apartemen. Sehingga, kamu yang ingin mendapatkan lokasi yang strategis, bisa memilih apartemen.

6. Beli rumah lebih unggul dalam hal kepemilikan, Pins!

Ketika beli​ rumah atau apartemen,​ pasti yang kamu pikirkan adalah model sertifikat kepemilikan bangunan tersebut. Ya, benar sekali Pins, jika membeli rumah kamu akan mendapatkan SHM atau Sertifikat Hak Milik.

Sedangkan apartemen berdiri di berbagai jenis lahan, diantaranya Tanah Hak Milik, Tanah Negara, hingga Tanah Pengelolaan. Sehingga kepemilikannya dibagi bersama dengan pemilik apartemen lainnya. Dan ketika ada masalah dengan lahan yang dihuni, keberadaanmu akan terancam Pins.

7. Ruang gerak akan lebih leluasa jika beli rumah

Membeli apartemen dengan harga yang lebih terjangkau membuat kamu kurang memiliki ruang gerak. Akses yang akan kamu miliki pastinya hanya berkutat di dalam ruangan yang telah kamu bayar lunas.

Berbeda halnya jika kamu memilih rumah ketika mempertimbangkan akan beli​ rumah atau apartemen.​ Kamu akan bisa bercocok tanam di halaman belakang, memelihara hewan kesayangan di luar rumah, hingga memiliki taman pribadi untuk bermain anak-anak.

Belilah rumah jika kamu menginginkan kebebasan hidup, Pins. Walaupun pengeluaran akan lebih besar, namun hal tersebut akan sepadan dengan kebahagiaan yang akan kamu dapat seumur hidup.

8. Sistem keamanan 24 jam, hidup di apartemen akan membuatmu merasa tentram

Yang terakhir, apartemen memiliki keunggulan di bidang keamanan Pins. Faktor keamanan di apartemen cukup banyak. Ada yang dihadirkan dalam bentuk penjagaan satpam, penitipan barang ataupun anak, hingga CCTV.

Gedung apartemen yang terintegrasi dengan CCTV selama 24 jam menyuguhkan rasa aman pada para pembelinya. Kamu tidak perlu khawatir terjadi pencurian atau perampokan seperti yang terjadi ketika kamu membeli rumah biasa. Kamu pun tidak perlu khawatir meninggalkan anakmu di penitipan anak sehingga kamu bisa kerja dengan tenang.

Itulah beberapa plus dan minus yang harus kamu ketahui sebelum memutuskan beli rumah atau apartemen.​ Dengan berbagai tips yang telah kami berikan, mana yang akan kamu pilih Pins?

Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di Rekan Pinhome sebagai Agen dan Kantor Properti.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Bagikan Artikel