Kamus Istilah Properti

Shop Drawing

istilah properti

Shop Drawing

Shop drawing adalah gambar teknis lapangan yang dipakai untuk acuan pengerjaan proyek konstruksi, dibuat oleh kontraktor atau subkontraktor.

Apa itu shop drawing?

shop drawing
(Unsplash)

Dalam pengerjaan sebuah proyek konstruksi, biasanya kontraktor atau sub-kontraktor mengeluarkan sebuah gambar yang disebut dengan istilah shop drawing. Shop drawing adalah gambar teknis lapangan yang dipakai untuk acuan pengerjaan proyek konstruksi.

Mengingat keperluannya yang terbilang penting, yakni untuk acuan pengerjaan sebuah proyek, shop drawing biasanya dibuat sangat detail. Harapannya, pelaksana proyek bisa bekerja dengan hanya melihat gambar saja. Jadi, ini akan lebih jauh efisien karena pelaksana proyek tidak perlu lagi untuk melakukan diskusi dengan kontraktor atau sub-kontraktor.

Ketentuan pembuatannya

shop drawing
(Unsplash)

Vitalnya posisi shop drawing dalam pelaksanaan kerja sebuah proyek konstruksi membuat ada beberapa kriteria wajib yang perlu untuk dipenuhi dalam pembuatannya. Setidaknya ada empat hal yang harus ada dalam gambar tersebut. Masing-masing dari kriteria yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  • Di dalam gambar, harus ada kop yang mencantumkan nama pemilik bangunan, konsultan perencana, kontraktor, nama proyek dan judul gambar.
  • Gambar dari rancangan bangunan harus menggunakan skala yang terkalkulatif dengan benar.
  • Gambar harus bisa menampilkan bagian-bagian khusus bangunan konstruksi dengan lebih detail.
  • Harus tertulis keterangan yang jelas sebagai deskripsi pada gambar. Misalnya, nama elemen struktur, nama material, elevasi dan dimensi.

Keberadaan empat hal tersebut dalam gambar acuan proyek dapat menggantikan keberadaan kontraktor sebagai pemegang wewenang pengerjaan proyek. Pekerja di lapangan pun dapat menelusuri masalah pengerjaan hanya dengan melihat gambar jika memang terjadi kesalahan.

Posisi terkait

shop drawing
(Unsplash)

Kita perlu berkenalan dengan beberapa bagian role atau posisi yang bersinggungan dengan shop drawing. Masing-masing posisi mempunyai tanggung jawab dan tugas masing-masing.

  • Pertama, konsultan perencana. Pihak ini ditunjuk oleh klien (pemilik bangunan) untuk melaksanakan pengerjaan proyek bangunan.
  • Kedua, kontraktor, badan hukum atau perorangan yang disewa oleh klien untuk melakukan pekerjaan konsturksi.
  • Ketiga, konsultan pengawas atau MK. MK merupakan organisasi atau perorangan yang ditunjuk oleh klien untuk mengawasi dan mengendalikan proyek. Cakupan MK cukup luas yakni pemilihan konsultan, pemilihan kontraktor dan pengawas untuk pengerjaan konstruksi sampai selesai.
  • Keempat, project engineer atau PE. Tugas dari PE mencakup aspek teknis dan manajemen proyek. Ia bertanggung jawab untuk memimpin tenaga teknis untuk menyelesaikan proyek.
  • Kelima, site manager atau SM. Ia bertanggung jawab penuh atas semua pelaksanaan pengerjaan di lapangan hingga selesai.
  • Keenam, supervisor. Ia diberikan tugas oleh site manager untuk mengawasi dan memberi instruksi pada para kepala mandor.
  • Ketujuh, mandor, pegawai kontraktor yang mengawasi pengerjaan di lapangan serta bertanggung jawab penuh untuk pelaksanaan teknis di lapangan.
  • Kedelapan, engineer. Engineer adalah seorang ahli konstruksi sipil yang merancang, membangun dan merenovasi bangunan.
  • Terakhir, drafter. Posisi ini bertugas untuk membuat gambar yang telah direncanakan oleh engineer.

Alur pembuatan

shop drawing
(Unsplash)

Setelah mengetahui posisi tersebut, mari kita lanjut ke pembahasan tentang alur pembuatan shop drawing (yang di bagian ini akan lebih banyak disebut dengan ‘gambar acuan proyek’). Penjelasan akan dipaparkan di bawah in:

  • Konsultan perencana menerima mandat untuk membuat gambar rencana (detail engineering design) sesuai dengan keputusan yang sudah disepakati oleh kontraktor, MK dan pemilik bangunan.
  • Gambar rencana yang sudah dibuat akan didistribusikan ke kontraktor. Pihak kontraktor akan menugaskan staff drafter-nya untuk membuat gambar rancangan tersebut menjadi gambar acuan proyek.
  • Setelah gambar acuan proyek sudah diselesaikan oleh drafter kontraktor, hasil akan dicek oleh project engineer. Jika masih perlu perbaikan, akan dikembalikan lagi ke drafter kontraktor.
  • Jika sudah lolos pengecekan project engineer, gambar acuan proyek akan diteruskan oleh project engineer pada MK. MK akan melakukan pengecekan pada gambar acuan proyek yang sudah dibuat. Apabila MK melihat ada yang perlu diperbaiki, gambar acuan proyek akan dikembalikan lagi ke drafter kontraktor.
  • Setelah MK menyetujui gambar acuan proyek, MK akan mengembalikan gambar acuan proyek tersebut ke project engineer.
  • Gambar acuan final yang diberikan oleh MK akan didistribusikan oleh project engineer ke lapangan.

Di beberapa lembaga, wewenang akhir dalam pengecekan gambar acuan proyek tidak hanya melibatkan MK saja. Ada juga lembaga yang melibatkan pihak-pihak internal dari sisi pemilik bangunan.

Penerima shop drawing di lapangan

shop drawing
(Unsplash)

Orang yang pertama menerima shop drawing di lapangan tidak lain adalah site manager. Setelah diterima, site manager akan memberikan wewenang pada supervisor untuk mendistribusikan info dari shop drawing langsung ke lapangan.

Supervisor akan menerjemahkan informasi yang ada di shop drawing kepada kepala mandor. Dari kepala mandor, informasi acuan pembangunan yang telah diterima akan dibagikan lagi ke mandor-mandor kecil. Setelah sudah dipahami, mandor-mandor kecil akan memberikan komando pengerjaan kepada para pekerja konstruksi.

Yang perlu diingat, setiap pengerjaan konstruksi bangunan harus memperoleh IPP (Izin Pelaksanaan Pekerjaan) terlebih dahulu. Jika IPP belum keluar, maka proyek tidak bisa dijalankan. Biasanya IPP tercantum pada kop shop drawing. IPP tersebut dilengkapi dengan tanda tangan MK dan site manager.


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai Properti di Property Academy by Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.