Kamus Istilah Properti

Akrilik

istilah properti

Akrilik

Akrilik adalah material mirip kaca yang terbuat dari lembaran plastik polimer transparan.  

Apa Itu Akrilik?

akrilik
(Wix Static)

Ada banyak pilihan pembuat furnitur, bahan bangunan, maupun dekorasi yang dapat digunakan, akrilik adalah salah satunya.

Akrilik (acrylic) banyak digunakan sebagai material alternatif kaca yang terbuat dari lembaran plastik polimer transparan sebagai bahan substitusi dari kaca. 

Jika kaca memiliki kejernihan 80-90%, tingkat kejernihan acrylic lebih tinggi yaitu 92%. Maka dari itulah, warna akrilik sangat bening dan tidak mudah menguning seperti kaca. Sekalipun ketebalannya tinggi tetap bening. 

Selain itu, material ini memiliki kemampuan yang bahan dalam menahan panas tanpa berubah warna selama bertahun-tahun, sekalipun selalu terkena cahaya matahari sepanjang hari. 

Sejak pertama kali ditemukan tahun 1843, acrylic sudah menjadi favorit banyak orang untuk berbagai kebutuhan. 

Pins bisa menemukan acrylic di toko material maupun supermarket dengan harga yang bervariasi tergantung ukuran dan ketebalannya. Misalnya, harga akrilik per lembar untuk ukuran 92 x 183 cm dan ketebalan 1,5 mm adalah Rp254.000. 

Baca Juga: Finishing Adalah?

Karakteristik dan Sifat Akrilik

sifat akrilik
(Palram)

Acrylic bisa dibentuk menjadi berbagai barang yang berbeda, bahkan material ini banyak dipakai untuk bahan bangunan. Hal ini karena sifat acrylic yang unik, lentur, dan mudah dibentuk.

Untuk lebih mengenal material satu ini, yuk kenali karakteristik atau sifat akrilik berikut ini:

Bening dan Transparan

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa acrylic memiliki kemiripan dengan material kaca karena bening dan tembus pandang.

Tetapi uniknya, acrylic tidak akan berubah warna dan menguning karena dapat ditembus oleh cahaya sampai 92%. Berbeda dengan kaca yang dapat ditembus hanya 80-90% saja. Semakin tebal kacanya, maka cahaya yang ditembus akan berkurang sehingga warnanya berubah menjadi kehijauan. 

Bobotnya Ringan

Terkait bobotnya, acrylic sangat ringan hingga 30% dibandingkan material kaca. Berat kaca berkisar 2.400 – 2.800 kg/m3, sementara acrylic hanya 1150 – 1190 kg/m3. Artinya, acrylic bisa setengah kali lebih ringan dibandingkan kaca, ya, Pins! 

Untuk ketebalannya sendiri bisa ditemukan dalam variasi yang berbeda, mulai dari 1,5 mm sampai 25 mm. Ukurannya pun bisa ditemukan dalam berbagai jenis, seperti 100 cm x 200 cm, 122 cm x 83 cm, 203 cm x 305 cm, dan sebagainya. 

Memiliki Sifat Lentur

Sifat akrilik yang lentur menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang memilih material satu ini. Karena sifat satu ini, Pins bisa mencetak acrylic menjadi berbagai bentuk maupun lembaran yang dapat disesuaikan. 

Hal inilah yang membuat acrylic lebih mudah dimodifikasi, seperti ditekuk atau dipotong memakai mesin laser cutting. Berbeda dengan kaca yang mesti melalui fase peleburan jika ingin dimodifikasi.

Viskoelastisitas

Meskipun bobotnya ringan, akrilik ternyata memiliki kemampuan yang lebih kuat jika dibandingkan dengan kaca. 

Hal ini karena acrylic memiliki sifat adalah viskoelastisitas yang berarti sifat material yang menunjukkan karakteristik viskos dan elastis ketika mengalami perubahan bentuk. Material yang memiliki sifat ini lebih tahan benturan, lebih elastis dan fleksibel.

Isolasi Termal

Sifat akrilik berikutnya yaitu kemampuannya dalam menahan panas dan transfer cahaya yang lebih baik dibandingkan kaca. Acrylic memiliki kemampuan menahan panas 20% lebih baik daripada kaca.  

Food Grade 

Karakteristik yang terakhir dari akrilik adalah food grade. Artinya, material ini ketika bersentuhan langsung dengan makanan terbukti aman dikonsumsi. 

Mikroorganisme tidak dapat hidup pada permukaan acrylic sehingga terbilang aman digunakan untuk tempat menyimpan makanan. Jika digunakan sebagai aquarium juga tidak ditumbuhi berlumut. 

Jenis Akrilik

jenis akrilik
(Sheet Plastics)

Ada beberapa jenis akrilik yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan penggunaannya. Berikut beberapa jenis acrylic yang beredar di pasaran: 

Clear Acrylic Sheeting

Pertama Pins bisa menemukan acrylic lembaran transparan yang merupakan varian yang paling umum digunakan. 

Sesuai namanya, acrylic ini dijual dalam bentuk lembaran yang transparan. Pins bisa memakainya untuk berbagai kebutuhan furnitur dan juga dekorasi rumah. 

Colored Acrylic Sheeting

Pengertiannya sama dengan tipe acrylic lembaran transparan. Hanya saja, jenis satu ini bisa ditemukan dalam berbagai warna. 

Pins bisa memilih berbagai warna lembaran acrylic berwarna untuk berbagai macam kebutuhan. 

Cast Acrylic 

Jenis ini adalah akrilik cetak yang dibuat dengan cara mencampur berbagai material yang diperlukan dalam bentuk cairan panas. 

Cara membuat akrilik cetak ini harus melalui proses pelelehan material yang dibutuhkan lalu dituang ke dalam cetak dalam bentuk lembaran. Saat suhu mulai dingin, cetakan akan mengeras dan bisa digunakan. 

Extruded Acrylic

Lalu ada tipe acrylic ekstrusi yang dalam pembuatannya memakai mesin. Mesin ini akan menekan acrylic menjadi sebuah bentuk.

Lantaran memanfaatkan mesin, harga extruded acrylic lebih terjangkau dibandingkan cat acrylic yang melibatkan peran manusia.

Kelebihan dan Kekurangan Akrilik

(Mika Tama)

Jika Pins lihat dari karakteristiknya, tentu bisa menjadi keunggulan tersendiri yang dapat dipertimbangkan. Namun, sebelum memutuskan memakai materialnya, ada baiknya mengetahui dulu kelebihan dan kekurangannya.

Yuk, simak penjelasan terkait kelebihan dan kekurangan akrilik:

Kelebihan Akrilik 

Berikut ini beberapa kelebihan acrylic

  • Lebih ringan jika dibandingkan dengan kaca sehingga pemasangan lebih mudah. 
  • Kemampuan dalam menahan benturan juga lebih baik. 
  • Tahan terhadap perubahan cuaca. Acrylic tidak akan berubah warna sekalipun selalu terkena matahari langsung. 
  • Pins dapat mendaur ulang material ini. 
  • Walaupun berbahan plastik polimer, tetapi kemampuannya terhadap reaksi kimia lebih baik. 
  • Ramah lingkungan dan tidak ada kandungan racun
  • Harganya yang relatif terjangkau.
  • Perawatannya juga lebih mudah.  

Kekurangan Akrilik

Lalu, akrilik memiliki sejumlah kekurangan diantaranya:

  • Jika terkena panas berlebih, acrylic tidak memiliki kekuatan yang baik.
  • Mudah terkena goresan.
  • Bisa patah jika terkena tekanan keras.
  • Acrylic akan mudah kotor jika terkena minyak dan lemak. 

Pengaplikasian Akrilik di Rumah

(Twitter)

Dengan segala kelebihan dan sifatnya yang lebih menguntungkan, menjadikan acrylic populer digunakan untuk berbagai kebutuhan di rumah. 

Pins bisa memanfaatkan akrilik untuk berbagai hal, seperti:

  • Kanopi rumah transparan
  • Rak dinding dan etalase pajangan
  • Meja yang ukuran yang tidak terlalu besar
  • Bingkai foto   
  • Rak tanaman hias yang yang dipasang di dalam rumah dekat jendela
  • Tempat menyimpan make-up dan alat tulis

Sebenarnya masih banyak cara untuk mengaplikasikan akrilik di dalam rumah. Mulai dari fungsi furnitur atau hanya sebagai elemen dekorasi saja. Pins bisa berkreasi memakai bahan ini karena memang fungsinya beragam dan bisa mendukung estetika ruangan. 


Temukan pilihan rumah terlengkap di Aplikasi Pinhome. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini.

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.