Kecuali kamu adalah sultan, kemampuan mengetahui nilai properti sepertinya sangat penting untuk dipelajari. Belajar dari kesalahan pembelian properti di masa lalu, Albert Karwelo, ahli properti Pinhome menjelaskan strategi yang tepat bagi milenial. Scroll terus ke bawah ya!

Pinhome - Berkomitmen untuk membawa dampak positif terhadap kemajuan ekonomi Indonesia, sudah menjadi misi Pinhome untuk terus berinovasi untuk meluaskan dampak positifnya tidak terkecuali pada bidang pendidikan. Membawa visi untuk mengisi kesenjangan pengetahuan soal dunia properti di masyarakat, Pinhome menghadirkan Property Academy by Pinhome, sebuah kelas online inklusif soal dunia properti yang dirancang Pinhome sebagai media belajar bagi masyarakat yang tertarik terhadap dunia properti. Dalam setiap kelas Property Academy, ahli & tenaga profesional akan hadir sebagai pembicara untuk memberikan informasi dan pengetahuan yang aktual, lengkap, dan hands on kepada para partisipan.

Kelas Perdana Property Academy by Pinhome

Pada tanggal 21 Oktober 2020, kelas perdana Property Academy by Pinhome telah berlangsung. Dalam kelas ini, Pinhome berkolaborasi dengan Incircle mengangkat tema “Pentingnya Tahu Nilai Asli Properti Sebelum Membeli Properti” dengan menghadirkan salah satu Pinfam yaitu Albert Karwelo, seorang ahli pembiayaan properti, dan Aldy Sanjaya, penasehat finansial tersertifikasi yang bertindak sebagai pemandu. Dalam kelas ini, Albert banyak bercerita soal bagaimana kita sebagai pembeli properti harus melakukan pertimbangan yang matang sebelum akhirnya memutuskan untuk melakukan transaksi. Bertolak dari pengalaman pahitnya ketika membeli apartemen, ia mengingatkan peserta kelas untuk selalu mempelajari sebuah properti dan kebutuhan kita terlebih dahulu sebelum akhirnya mengambil keputusan untuk membeli atau menyicil sebuah properti.

Albert menjelaskan jika ada banyak sekali faktor yang perlu dipertimbangkan sebagai penentu apakah properti tersebut berharga atau tidak bagi kita baik secara finansial maupun secara nonfinansial. Dari sisi finansial, kita perlu melakukan pengecekan terhadap harga properti dan relasinya dengan lokasi properti tersebut. Hal ini dikarenakan dalam banyak kesempatan properti dijual di atas harga pasaran tanpa ada keunggulan komparatif yang jelas. Selain itu, karena membeli rumah tidak mengeluarkan uang yang sedikit, kita juga perlu memerhatikan track record dari developer properti yang Albert sendiri bagi ke dalam empat kategori, yaitu: (1) kategori A, yaitu developer yang telah memiliki reputasi nasional baik; (2) kategori B, yaitu developer yang telah memiliki reputasi regional baik; (3) kategori C, yaitu developer yang memiliki pengalaman di bawah 10 tahun; dan (4) kategori D yaitu developer yang tidak memiliki pengalaman sama sekali. Dari sisi non finansial, kita perlu mengukur nilai sebuah properti dari kesesuaiannya dengan tujuan hidup di masa kini atau masa mendatang. Terakhir, Albert memberikan tips untuk memilih KPR/KPA, yaitu tidak hanya dengan melihat cicilan awal ketika bunga fixed diterapkan namun juga melihatnya secara holistik hingga detail soal penalti pelunasan lebih awal. Wah-wah, bermanfaat banget kan Pins? Yuk, tunggu kelas-kelas Property Academy berikutnya!

Baca juga: Dari Awal hingga Akhir, Ini Proses O2O di Transaksi Properti Online

Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Anda Agen properti independen atau Agen kantor properti.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti. Pinhome - PINtar jual beli sewa properti.