Kamus Istilah Properti

Interlocking

istilah properti

Interlocking

Interlocking adalah sistem penyusunan bata atau paving blok agar saling mengunci dan terhubung sehingga pergerakan suatu bagian akan tergantung pada bagian lainnya.

Apa Itu Interlocking? 

interlocking
(Australian Paving Centre)

Interlocking dalam bahasa Indonesia berarti saling mengunci. Di dalam konstruksi, interlocking adalah sistem penyusunan bata atau paving blok agar saling mengunci dan terhubung sehingga pergerakan suatu bagian akan tergantung pada bagian lainnya.

Bata atau paving block yang saling mengunci dapat digunakan untuk jalan masuk, jalan setapak, tangga, dan sebagainya. Pada proses ini, penguncian ini dapat diaspal dengan tenaga kerja manual, tetapi menggunakan gerobak dorong atau alat mekanis lainnya dapat mempercepat pekerjaan. 

Sesuai dengan prinsip umum, perkerasan dimulai dari tepi dan berlanjut menuju garis tengah. Jika perkerasan dibuat dengan balok beton berlekuk dengan memulai dari dua sisi, penyambungan di bagian tengah akan bermasalah. Untuk alasan ini, selama proses awal dan setelahnya, Pins harus mengaspal balok beton berlekuk hanya dalam satu arah.

Memakai sistem saling mengunci ini menjadi cara yang tepat untuk menambahkan kemewahan di dalam perumahan, berumur panjang cenderung mudah dalam hal perawatannya. Tak hanya itu,  sistem ini memungkinkan dalam berbagai bentuk dan warna sehingga dapat mendukung estetika.

Lokasi Penerapan Sistem Interlocking

interlocking
(Land Con)

Ada banyak kegunaan paver block dengan sistem interlocking yang merupakan elemen bangunan favorit baik bagi pabrikan, kontraktor, maupun pemilik bisnis atau hunian di industri konstruksi, antara lain:

  • Lanskap kota, dengan cara mengaspal jalan dengan batu paving warna-warni dan menarik membuat perubahan cantik dalam pemandangan kota.
  • Lantai garasi, paving stone yang saling mengunci lebih disukai bagi pemilik hunian yang menginginkan lantai garasi yang alami dan menyenangkan dalam hal estetika.
  • Jalan setapak dengan berbagai pola dekoratif dapat dibuat dengan beberapa bahan perkerasan aspal.
  • Tepi kolam, sehingga membuat jalanan menjadi lebih aman untuk menghilangkan risiko jatuh akibat lantai yang licin.

Kelebihan Interlocking pada Paving

interlocking
(FJ Interlocking and Paving)

Berikut ini beberapa keuntungan menggunakan sistem saling mengunci pada paving: 

Multifungsi 

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, sistem saling mengunci sebagai jalanan bisa digunakan di mana pun. Ada banyak pilihan yang tersedia untuk pengaturan jalan yang saling mengunci.

Sistem saling terkait ini tidak hanya dapat digunakan untuk jalan masuk dan paving tetapi juga untuk taman, jalan setapak, dan dinding penahan.

Lebih Tahan Lama 

Dibandingkan jenis jalan lainnya, interlocking akan membuat jalanan lebih tahan lama. Pasalnya, paving block interlocking dari beton memiliki kemampuan fisik memikul empat kali berat pelat beton biasa. 

Sebagian besar pelat beton dapat menahan psi setinggi 2000, pavers beton dapat menahan psi 8000. Selain itu, jalanan yang sudah saling mengunci tidak mudah rusak meskipun sering berada di antara kawasan yang padat lalu lintas.  

Kekuatan Lebih Terjamin

Keuntungan berikutnya terletak pada kekuatan interlocking. Potonga bata atau batu yang saling mengunci akan menghasilkan produk akhir yang sangat kuat. Hal ini membuatnya lebih tahan beban dan tekanan berat. 

Perawatan Lebih Mudah 

Dari sisi perawatan, bahan paving yang digunakan untuk siste saling mengunci dapat dengan mudah dibersihkan. Jika menggunakannya sebagai jalan masuk ini, beton dan batu saling terkait sehingga Pins dapat dengan mudah untuk membersihkan batu dan kerikil yang berada diantaranya. Tepi interlocking juga tidak akan retak atau terkelupas meskipun tepinya miring.

Bisa Menyesuaikan dengan Lingkungan

Sistem saling mengunci ini merupakan sistem yang tepat yang dapat menyesuaikan dengan kondisi lingkungan sekaligus mencegah retak dan distorsi seismik. Pavers interlocking beton memenuhi semua kriteria ini. 

Tidak seperti slab, interlocking pavers cenderung fleksibel dan tidak terlalu rentan terhadap retak atau susut seiring waktu. Berbeda dengan aspal yang rentan terhadap pelunakan karena suhu yang lebih tinggi.

Mendukung Estetika

Bahan lantai tradisional seperti kerikil, aspal atau beton, cenderung terbatas dalam hal desain, tekstur dan pilihan warna sehingga memiliki daya tarik estetika yang lebih rendah. Pada sistem interlocking paving akan memberikan variasi tak terbatas dalam hal pola, warna, sentuhan akhir, dan gaya..

Kekurangan Sistem Interlocking

(iStock)

Tak hanya kelebihannya, sistem interlocking juga memiliki kekurangan yang harus dipertimbangkan, antara lain:

  • Pemasangan memerlukan tenaga profesional sehingga dapat meningkatkan biaya.
  • Interlocking paving lebih mahal dibandingkan aspal, kerikil, dan sebagainya.
  • Warna pavers dapat memudar seiring waktu jika tidak dipasang dengan benar. Terkadang karena cairan mobil yang bocor, warnanya bisa berubah.  
  • Jika jalan masuk tidak disegel dengan benar, pasir bisa aus karena hujan dan angin
  • Rumput dan gulma mungkin mulai tumbuh di antara sambungan pada pavers sehingga akan menghasilkan perawatan tambahan..

Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai Properti di Property Academy by Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.