Kamus Istilah Properti

Fix Rate

istilah properti

Fix Rate

Fix rate atau bunga flat adalah sistem perhitungan yang mana besaran bunganya mengacu pada pokok hutang awal.

Apa itu Fix Rate?

fixed rates
sumber: Kevin Schneider dari Pixabay

Fix rate atau bunga flat adalah sistem perhitungan yang mana besaran bunganya mengacu pada pokok hutang awal. Pada sistem bunga fix rate, Pins akan melakukan pembayaran bunga tetap setiap bulannya, karena suka bunga tetap atau tidak berubah sampai angsuran lunas. Menggunakan suku bunga fix rate, perubahan apapun pada bunga pasar tidak akan mempengaruhi besaran jumlah bunga pinjaman yang Pins ajukan.

Fix rate memiliki daya tarik tersendiri untuk debitur karena kepastian angsuran setiap bulannya tidak berubah-ubah. Terlebih saat ini banyak bank yang menawarkan suku bunga fixed rate mulai dari tenor satu tahun hingga sepuluh tahun.

Kelebihan Fix Rate

sumber: Firmbee dari Pixabay

Kelebihan fix rate adalah debitur tidak perlu khawatir memikirkan pembayaran cicilan yang tidak pasti setiap bulannya. Selain itu, pada suku bunga fixed rate, jika Pins ingin melunasi pinjaman KPR di tengah masa cicilan, Pins tidak akan dikenakan penalti. Pada suku bunga ini, Pins hanya akan dikenakan biaya administrasi sebesar 1%. Oleh karena itu, suku bunga ini sangat cocok bagi Pins yang memiliki pendapatan tetap setiap bulannya. Akibat cicilan yang tetap setiap bulannya, pada suku bunga ini Pins juga jadi lebih mudah dalam mengalokasikan anggaran bulanan.

Kekurangan Fix Rate

sumber: Pixabay

Meski terlihat menggiurkan dan banyak diminati oleh para debitur, fixed rate juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu Pins pertimbangkan sebelum memilih suku bunga ini, yaitu:

  1. Nominal angsuran yang sedikit lebih tinggi dibandingkan bunga floating
  2. Ketika terjadi penurunan suku bunga yang dikeluarkan oleh Sertifikat Bank Indonesia (SBI), debitur suku bunga fix rate tidak bisa menikmatinya karena suku bunga tetap.

Tips Mengambil Suku Bunga dalam Pinjaman KPR

fix rate
sumber: Celcius

1. Sistem Pembayaran

Sebelum mengambil suku bunga fixed rate, Pins perlu mempertimbangkan sistem pembayaran yang ditawarkan oleh bank. Pins perlu cermat dalam memilih sistem pembayaran dan perhitungan bunga yang ditawarkan oleh bank, agar tidak menimbulkan kerugian di masa depan.

2. Fasilitas

Selain mempertimbangkan sistem pembayaran, Pins juga perlu mempertimbangkan fasilitas yang ditawarkan oleh pihak bank jika Pins mengajukan pinjaman KPR pada bank tersebut. Pikirkanlah keuntungan yang akan Pins dapatkan jika mengambil pinjaman KPR dalam beberapa tahun.

3. Jangan Mudah Tergiur Bunga Rendah

Hal yang perlu Pins waspadai adalah jangan mudah tergiur dengan bunga rendah. Biasanya bunga rendah ditawarkan dalam periode atau tenor yang pendek. Misalnya, sebuah bank menawarkan bunga rendah 7% selama cicilan 1 tahun, namun pada tahun kedua dan seterusnya, Pins harus membayar cicilan KPR yang disesuaikan dengan suku bunga floating rate yang berlaku, sehingga suku bunga akan lebih tinggi dan nominal angsuran pun meningkat.

4. Gunakan Suku Bunga Floating saat Suku Bunga Menurun

Pilihan yang satu ini juga perlu Pins pertimbangkan loh! Meski tidak pasti, tetapi tren suku bunga yang cenderung menurun dapat membuat Pins mendapatkan suku bunga yang lebih rendah setelah kondisi ekonomi membaik.

5. Pikirkan Kondisi Finansial

Jika Pins memiliki pendapatan yang tetap setiap bulannya, suka bunga fix rate sangat cocok. Karena suku bunga ini akan tetap besarannya sampai cicilan KPR lunas. Namun jika Pins memiliki pendapatan yang tidak tetap, Pins dapat mencoba suku bunga floating atau suku bunga lainnya. 

Selain itu, Pins juga perlu menyesuaikan cicilan KPR ini dengan rencana finansial Pins di masa depan. Hal ini dilakukan agar tidak memberikan beban yang berat pada keuangan Pins di masa yang akan datang.

6. Lakukan Simulasi Cicilan KPR

Simulasi cicilan KPR kini banyak ditawarkan oleh berbagai bank. Pins dapat mencobanya dengan pergi ke bank langsung dan bertemu dengan Customer Service atau dengan membuka website resmi dari bank tersebut. Pins dapat memasukkan harga properti dan tenor atau periode waktu cicilan yang ingin Pins pilih. Setelah itu, akan muncul nominal cicilan yang akan Pins bayarkan setiap bulannya.

Itulah informasi mengenai apa itu suku bunga fixed rate, kelebihan dan kekurangan suku bunga fix rate, dan tips mengambil suku bunga untuk pinjaman KPR. Semoga bermanfaat!


Bagi kamu yang sedang mencari rumah idaman, temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama kami di Rekan Pinhome sebagai Agen.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti