Info Area

25 Rekomendasi Museum di Jogja

Jogja bukan hanya wisata kuliner, wisata alam, atau wisata budaya saja. Jogja juga menyimpan sejarah yang patut kita ketahui. Apalagi, Jogja sejak dulu punya peranan penting dalam kemerdekaan Indonesia. Tidak heran, jika kota satu ini menyimpan deretan sejarah berharga. Kamu bisa melihat dan mempelajarinya lewat museum di Jogja berikut ini.

Museum merupakan sebuah tempat yang digunakan untuk mengumpulkan, merawat, menyajikan, dan melestarikan warisan budaya dari para leluhur atau pengalaman masa lalu. Selain berfungsi sebagai sarana pembelajaran dan pengingat sejarah, museum juga bisa dijadikan sebagai tempat hiburan yang menyenangkan, apalagi menjadi destinasi wisata, sangatlah bisa. Museum di Jogja ada banyak sekali, berikut beberapa di antaranya :

1. Monumen Jogja Kembali (Monjali)

(Ksmtour)

Museum di Jogja rekomendasi yang pertama berada di Jalan Lingkar Utara, Kelurahan Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Monumen sekaligus museum ini berbentuk gunung dan merupakan museum sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Ada 3 lantai di Monjali yang dilengkapi dengan perpustakaan dan ruangan serbaguna. Ada pula 422 nama pahlawan yang gugur ketika membela negara yang dipasang pada pintu masuk.

Di Monjali juga terdapat berbagai macam replika, foto, dokumen, dan macam-macam senjata. Ada pula replika dapur umum di dalam suasana perang kemerdekaan tahun 1945-1949. Salah satu koleksi menarik yang dimiliki Monjali adalah tandu dan dokar yang pernah digunakan oleh Panglima Besar Jenderal Soedirman. Selain melihat koleksi sejarah, kamu juga bisa berekreasi di taman pelangi yang sudah ternama sebagai salah satu wisata malam di Jogja yang menarik. Pada saat tahun baru imlek, Monjali akan didekorasi menjadi taman lampion yang cantik.

2. Museum Benteng Vredeburg

(Kompas)

Museum di Jogja ini berada tepat di jantung kota Jogja, tepat di kawasan titik nol. Museum ini dulunya adalah benteng pertahanan pada masa kolonial. Bangunan Benteng Vredeburg sangat kental mengusung arsitektur Belanda. Selepas kemerdekaan Indonesia, bangunan benteng kemudian dialihfungsikan sebagai tempat untuk mengabadikan sejarah Indonesia. Di dalam Benteng Vredeburg, kamu bisa menemukan diorama yang berisi tentang cerita perjuangan para pahlawan pada saat melawan penjajah.

Selain diorama, kamu juga bisa menemukan koleksi foto, seragam, dan peninggalan-peninggalan lain para pahlawan atau penjajah yang ditata rapi di ruangan yang ada di dalam museum. Karena dekat dengan pusat kota, kamu bisa dengan mudah mengakses museum di Jogja satu ini.

3. Museum Mainan Anak Kolong Tangga

(Gudeg)

Rindu dengan berbagai macam mainan zaman kita kecil dulu? Nah, kamu bisa berkunjung ke Museum Mainan Anak Kolong Tangga. Di sini, selain menemukan mainan-mainan legendaris, kita bisa mengenal berbagai macam mainan tradisional dari seluruh daerah di Indonesia. Bisa juga belajar tentang sejarah dari mainan-mainan tersebut.

Dinamakan kolong tangga karena letaknya benar-benar persis di kolong tangga. Museum di Jogja ini dikhususkan untuk anak-anak. Lokasi persisnya berada di dalam kawasan Taman Budaya Yogyakarta. Koleksinya terdiri dari mainan-mainan dari seluruh Indonesia. Mainan tersebut juga merupakan mainan tradisional yang punya latar belakang, cerita, asal-usul, dan mitos yang menarik.

4. Museum Affandi

(Jejakpiknik)

Siapa yang tidak kenal Affandi? Maestro seni lukis Indonesia yang legendaris. Beliau dulu tinggal di Jogja, kini kediaman beliau yang ada di JL. Laksda Adisucipto 167, Jogjakarta. Museum di Jogja ini berisi lukisan-lukisan dari sang maestro yang terpajang secara rapi. Suasana museum juga sejuk, sehingga kamu dapat betah berlama-lama melihat koleksi lukisan yang ada. Di rumah yang kini menjadi museum tersebut pula, maestro Affandi disemayamkan.

5. De Mata Trick Eye 3D Museum

(Garasijogja)

Kalau kamu ingin berkunjung ke museum di Jogja yang unik dan tidak melulu membahas sejarah, De Mata Trick Eye 3D Museum bisa menjadi alternatifnya. Lokasinya ada di basement Gedung Umar Kayam, XT Square, JL. Veteran, Umbulharjo.

Museum ini merupakan museum tiga dimensi. Koleksinya berupa berbagai macam gambar dan lukisan tipuan mata yang akan membuatmu tercengang. Kamu bisa berfoto di masing-masing instalasi museum yang ada. De Mata ini juga terbilang museum baru di Jogja, baru dibuka pada tahun 2013 silam. Museum ini juga menjadi museum tiga dimensi pertama di Jogja dan merupakan museum 3D terbesar di dunia karena memiliki banyak koleksi, total ada sekitar 120 koleksi. Berbeda dari museum sejenis yang ada di luar negeri yang rata-rata hanya memiliki sekitar 70an koleksi saja.

6. Museum Batik

(Jogja Budaya Belajar)

Selain Pekalongan yang terkenal sebagai kota batik, Jogja memiliki batik khas-nya sendiri. Di Jogja juga ada museum batik dan merupakan yang pertama ada di Jogjakarta. Lokasinya berada di JL. Dr. Sutomo, Kota Jogja. Museum di Jogja ini telah memiliki koleksi batik lebih dari 1.200 buah. Berbagai koleksi tersebut terdiri dari 500 lembar kain batik tulis, 560 batik cap, 124 canting batik, dan 35 wajan, serta bahan-bahan pewarna kain batik, termasuk di dalamnya malam atau lilin.

7. Museum Ullen Sentalu

(Tribun Jogja)

Satu lagi museum di Jogja yang menarik dan sayang jika dilewatkan. Museum Ullen Sentalu yang berada di daerah Pakem, Kaliurang, Yogyakarta. Museum ini menyajikan budaya dan kehidupan keraton. Berbagai koleksi ada di di sini, salah satunya adalah batik Jogja dan Solo. Di sini juga menyimpan sejarah tentang keraton Jogja dan Solo. Bangunan museum yang unik juga menjadi daya tariknya sendiri.

8. Museum Sonobudoyo

(Republika)

Kalau kamu ingin mengetahui sejarah terkait dengan keris di Jogja, Museum Sonobudoyo adalah tempat yang tepat. Museum di Jogja ini menyimpan sekitar 1.200 koleksi keris . Lokasinya ada di JL. Trikora 6 atau tepat di alun-alun utara Jogja. Harga tiket masuknya juga masih terjangkau. Sangat menarik ya?

9. Museum Wayang Kekayon

(Niagatour)

Selain museum keris, di Jogja juga ada museum wayang. Lokasinya ada di JL. Raya Jogja – Wonosari Km 7, No. 277, Bantul. Museum di Jogja ini menyimpan koleksi wayang gagrak (gaya) khas Jogja yang berbeda dari wayang dari daerah lain. Tidak hanya wayang kulit purwa saja, Museum Wayang Kekayon juga  memiliki koleksi jenis wayang lainnya, seperti wayang klithik, wayang gedhog, wayang madya, dan lain-lainnya.

10. Museum Biologi

(Republika)

Buat kamu yang suka belajar dan mencintai ilmu pengetahuan alam, seperti biologi, museum di Jogja satu ini bisa menjadi pilihannya. Museum Biologi Jogja bisa menjadi media pembelajaran dan menambah pengetahuan tentang ilmu-ilmu biologi, seperti flora dan fauna. Koleksi yang ada di museum ini salah satunya adalah spesimen flora dan fauna yang diawetkan. Sebagian besar merupakan flora dan fauna khas Indonesia, ada juga beberapa flora dan fauna dari negara lain yang merupakan sumbangan dari peneliti mancanegara.

11. Museum RS Mata dr. Yap

(Genpijogja)

Kamu mungkin belum terlalu familier dengan museum di Jogja satu ini. Museum RS Mata dr. Yap berada di dalam rumah sakit mata ternama di Jogja yang juga bernama sama. Museum ini memiliki koleksi peralatan kedokteran milik mendiang dr. Yap Hong Tjoen dan dr. Yap Kie Tiong, keduanya merupakan pendiri Rumah Sakit Mata dr. Yap. Selain peralatan kedokteran, di sini juga ada sejarah terkait dengan dr. Yap yang bisa kita ketahui.

12. Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala

(Raskitatrans)

Museum di Jogja bukan hanya tentang kebudayaan, sejarah, dan pendidikan saja. Museum yang ada juga menampilkan sejarah tentang kemiliteran, khususnya angkatan udara. Museum Pusat TNI AU atau Dirgantara Mandala berada di kompleks pangkalan udara Adisutjipto, Jogjakarta. Koleksi museum ini terdiri dari foto-foto tokoh sejarah dan diorama peristiwa sejarah. Ada juga pesawat tempur Perang Dunia ke-2 yang disimpan di sini, seperti Pesawat Catalina (PBY-5A), replika pesawat WEL-I RI-X, pesawat A6M5, Zero Zen bikinan Jepang, pesawat pembom B25 Mitchell, B 26 Invader, dan helikopter 360 buatan Amerika Serikat.

13. Museum Gunung Merapi

(Tripjogja)

Bagi kamu yang ingin mengetahui secara detail terkait dengan Gunung Merapi, bisa berkunjung ke Museum Gunung Merapi yang ada di daerah Hargobinangun. Museum ini punya dua lantai dan diresmikan pada tahun 2010 silam. Museum di Jogja ini langsung menjadi daya tarik wisata favorit.

Bentuk bangunannya cukup unik, dengan bentuk trapesium yang di salah satu sisi puncaknya kerucut membentuk segitiga. Ketika hari cerah, Gunung Merapi yang agung juga bisa terlihat dari museum di Jogja ini. Koleksi museum di antaranya adalah replika sebaran awan panas dari tiga letusan Gunung Merapi tahun 1969, 1994, dan 2006.

14. Museum Sandi

(Tribun Jogja)

Museum Sandi lokasinya dekat dengan Tugu Jogja, jadi masih termasuk berada di pusat kota. Museum di Jogja ini adalah museum sandi pertama dan satu-satunya yang ada di Indonesia. Koleksi dari museum ini di antaranya adalah mesin sandi buatan Indonesia dan luar negeri. Ada pula dokumentasi persandian yang berbentuk gambar dan diorama serta sepeda milik kurir pengantar sandi rahasia. Museum ini jadi tempat untuk belajar tentang ilmu persandian. Bangunan museum terdiri dari dua lantai dan tidak dipungut biaya bila ingin masuk.

15. Museum Bahari

(Pariwisata Jogja Kota)

Didirikan pada 25 April 2009 lalu, Museum Bahari memiliki koleksi barang-barang yang berhubungan dengan dunia kelautan Indonesia. Museum di Jogja ini didirikan oleh Laksamana Madya TNI Didik Heru Purnomo. Pengelolaan museum dilakukan oleh Paguyuban Tri Sekar Lestari dan Lanal TNI AL. Lokasinya berada di JL. RE Martadinata (Wirobrajan), No. 69, Jogja.

Tampak depan, bangunan museum memiliki bentuk seperti anjungan kapal atau ruang komando di dalam kapal yang di dalamnya terdapat roda kemudi. Tidak hanya koleksi museum saja yang menarik, di museum ini juga terdapat ruang audio visual yang tidak kalah keren. Kamu yang berkunjung dapat melihat juga film dokumenter seputar dunia maritim dari zaman dahulu.

16. Taman Pintar

(Trip Jogja)

Jika museum biasanya memiliki koleksi benda bersejarah atau benda terkait perkembangan ilmu pengetahuan, tetapi di Taman Pintar kamu bisa menemukan berbagai macam wahana sains yang keren dan sangat menarik. Salah satu wahana yang menjadi daya tarik adalah gedung oval, di dalamnya kamu bisa menyaksikan beraneka macam pertunjukan sains yang mencengangkan. Anak-anak pasti akan sangat suka bila diajak ke sini. Lokasinya juga dekat dengan pusat kota Jogja.

17. Museum Keraton Jogja

(Kota Jogja)

Jika ke Jogja jangan lupa juga untuk berkunjung ke keraton. Kamu bisa menemukan museum juga di sana. Memang, kurang pas rasanya bila jalan-jalan ke Jogja, tanpa berkunjung ke keraton. Museum di keraton Jogja terdiri dari empat bagian, yaitu ada Museum Sri Sultan Hamengkubawana IX, museum batik, museum lukisan dan foto, serta museum kristal. Masing-masing museum berisi tentang sejarah perjalanan keraton. Kamu akan banyak mempelajari nilai-nilai budaya keraton yang agung dan penuh filosofi.

18. Museum Cokelat Monggo

(Traveloka)

Bagi penggemar cokelat, rasanya wajib untuk datang ke museum di Jogja satu ini. Museum Cokelat Monggo, milik salah satu merek cokelat lokal yang sudah ternama yaitu Monggo. Museum ini memiliki berbagai macam informasi tentang sejarah cokelat di Indonesia, khususnya cokelat Monggo. Di museum, kamu juga bisa sambil berkeliling area pabrik cokelat dan membuat kreasi cokelatmu sendiri.

19. Museum Geoteknologi Mineral UPN

(Gudeg)

Geoteknologi adalah ilmu yang membahas tentang bumi, dari sejarah sampai perkembangan dan kandungan di dalam bumi dari zaman ke zaman. Pada museum di Jogja ini, kamu bisa mengetahui di zaman apa dinosaurus ada dan di mana mereka menjelajah. Ada pula koleksi mineral, bebatuan, fosil, dan temuan-temuan tambang lainnya. Kamu juga bisa mengetahui bagaimana bumi bisa terbentuk dan pengolahan minyak bumi, dan mempelajari pembuktian teori Charles Darwin. Koleksi unggulan dari museum ini adalah fosil kepala gajah purba yang hidup pada 3 juta tahun lalu.

20. Museum Tembi

(Pegipegi)

Museum di Jogja selanjutnya adalah Museum Tembi yang berada di JL. Parangtritis, Km 8,4, Bantul. Museum ini khusus dibangun untuk memamerkan budaya Jawa. Orang-orang juga mengenalnya dengan Rumah Budaya Tembi. Tempat ini sering dijadikan sebagai tempat pagelaran seni budaya, seperti pagelaran wayang, tari, dan pelatihan pembawa acara Jawa. Di dalamnya, terdapat koleksi peralatan dapur tradisional, gamelan, tempat tidur, sampai batik. Ada pula fasilitas penginapan dan kolam renang di dalamnya.

21. Museum Perjuangan

(Raskita)

Bagi yang masih ingin mempelajari tentang sejarah kemerdekaan Indonesia, bisa berkunjung ke Museum Perjuangan. Bangunannya memiliki filosofi dan makna sendiri, seperti bagian pintu masuk yang jumlahnya 17, daun pintu yang jumlahnya 8, jendela di dinding luar museum yang berjumlah 45, ini melambangkan tanggal, bulan, dan tahun kemerdekaan Indonesia. Ada beberapa relief dan patung kepala pahlawan nasional juga di museum ini, seperti Pangeran Diponegoro dan RA Kartini. 

22. Museum Puro Pakualaman

(Gotripina)

Selain kesultanan, di Jogja juga terdapat Kadipaten Pakualaman, salah satu pecahan Kerajaan Mataram Islam yang lain. Masih terbilang baru, museum di Jogja ini memiliki koleksi peninggalan para Adipati Pakualaman. Bangunan museum memiliki pintu masuk berupa Gerbang Regol Wiwara Kusuma yang megah. Selain belajar sejarah, kamu juga bisa berswafoto dengan berbagai latar belakang yang cantik.

23. Museum Candi Prambanan

(Facebook TWC MEDIA)

Candi Prambanan juga menjadi destinasi wisata di Jogja yang wajib dikunjungi. Di tempat yang legendaris ini, kamu juga bisa melihat berbagai macam koleksi peninggalan sejarah Indonesia, tempatnya masih berada dalam satu area candi. Bangunan museum mengusung konsep tradisional Jawa dengan bentuk pendopo. Di tempat ini kamu juga bisa melihat latihan musik gamelan sambil menikmati kesejukan udara yang ada. Tempatnya adem, karena ada beberapa taman dengan pepohonan rindang.

24. Museum History of Java

(Tribun Jogja)

Ingin belajar sejarah tentang Jawa dengan lengkap? Museum History of Java bisa menjadi tempatnya. Di sini, kamu akan menemukan berbagai macam fakta menarik yang belum tentu kamu tahu. Museum ini juga sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang canggih. Museum di Jogja satu ini sudah dilengkapi dengan teknologi AI atau augmented reality yang menggabungkan benda dari dunia mata dengan dunia nyata. Ada ruang audio visual juga dan area swafoto juga di sini.

25. Museum Dewantara Kirti Griya

(Kompas)

Ki Hajar Dewantara adalah bapak pendidikan Indonesia, kiprah dan kisah hidupnya bisa kamu temukan di Museum Dewantara Kirti Griya. Koleksinya berupa karya dan rekaman perjuangan dari Ki Hajar Dewantara, dari beliau mudah hingga wafatnya. Kisah hidup Ki Hajar diceritakan lewat foto-foto, lukian, dan benda peninggalan beliau. Ada fasilitas perpustakaan dan pendopo juga di museum ini. Total ada kurang lebih 3.000 koleksi yang ada, terdiri dari naskah, foto, buku, majalah, surat kabar, sampai perabotan dapur.

Itu dia beberapa rekomendasi museum di Jogja yang bisa kamu kunjungi. Apakah tertarik?


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!
Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.