Pinhome

  • Blog
  • Tips Properti
  • Sebelum Beli Rumah, Ajukan Dulu Beberapa Pertanyaan ke Developer!

Tips Properti

Sebelum Beli Rumah, Ajukan Dulu Beberapa Pertanyaan ke Developer!

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 4 menit membaca

Uang muka sudah terkumpul, rumah idaman sudah dipilih, informasi tentang KPR sudah dikantongi, sekarang tinggal membayar tanda jadi ke developer. Eits, tunggu dulu, Pins! Sebelum lanjut, ajukan dulu beberapa pertanyaan ke developer.

Pinhome – Bisnis properti merupakan investasi yang bernilai amat tinggi; tak hanya untuk calon pembeli, tetapi juga untuk para developer. Dengan membayar tanda jadi, maka pengembang setuju untuk “menyimpankan” kavling pilihan Pins. Setelah uang muka dan dana dari KPR berhasil dicairkan, baru pihak pengembang akan menggunakan uang tersebut untuk membangun rumah impianmu.

Untuk proyek yang masih dalam tahap perencanaan, tanda jadi dipakai sebagai pengikat kavling saja (Ivan Bandura/Unsplash)

Oleh sebab itu, Pins harus benar-benar teliti melakukan transaksi properti. Selain cek rekam jejak developer dengan seksama, ada beberapa pertanyaan yang wajib Pins ajukan dulu sebelum beli rumah.

Apakah pembangunan sudah dimulai dan kapan perkiraan waktu selesai

Hal ini penting ditanyakan terutama untuk Pins yang tertarik untuk membangun proyek yang masih dalam tahap perencanaan. Biasanya mereka memiliki tenggat waktu ataupun kuota tertentu sebelum pembangunan proyek tersebut benar-benar direalisasikan. Selain itu, tanyakan juga kapan perkiraan waktu selesai sehingga Pins bisa menghitung resiko dari transaksi properti tersebut.

Biasanya, hunian Pins akan dibangun setelah uang muka dan dana dari KPR berhasil dicairkan (Laya Clode/Unsplash)

Apakah developer memiliki surat izin yang diperlukan untuk membangun proyek tersebut

Yang ini penting banget, Pins! Jika pihak pengembang tidak memiliki izin yang diperlukan untuk membangun proyek tersebut, maka sama saja bangunan yang kamu beli tidak legal. Oleh sebab itu, pastikan developer-mu dapat menunjukkan paling tidak sertifikat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sebelum setuju untuk melakukan transaksi.

Developer yang baik akan dapat menunjukkan IMB (Lewis Keegan/Unsplash)

Baca juga: Teliti Dulu Kelengkapan Dokumen Saat Transaksi Properti

Apa saja spesifikasi bangunan yang akan dibeli

Supaya lebih yakin sebelum beli rumah, ada baiknya Pins menanyakan secara detil spesifikasi bangunan yang ditawarkan oleh developer. Hal ini meliputi luas tanah, luas bangunan, fasilitas umum di sekitar kawasan hunian tersebut, hingga kondisi lingkungan sekitar. Pastikan hunian yang Pins beli dibangun dengan material berkualitas terbaik.

Skema pembayaran apa yang ditawarkan

Ada beberapa developer yang menawarkan piihan skema pembayaran; mulai dari tunai, cash bertahap, hingga KPR. KPR ini pun juga banyak macamnya. Ada program DP 0%, KPR inden melalui bank penyalur, hingga KPR in-house milik pengembang itu sendiri. Paling aman, Pins memilih KPR inden milik bank karena lebih terjamin keamanannya. Namun, jika developer yang Pins pilih sudah sangat terpercaya dan sesuai dengan kebutuhan, KPR in-house bisa menjadi pertimbangan.

Baca juga: Tak Hanya KPR, Inilah 3 Metode Pembayaran Rumah yang Bisa Dilakukan

Apakah ada biaya tambahan yang harus ditanggung oleh kita

Prosedur beli rumah ini membutuhkan proses yang cukup panjang. Pun banyak pihak yang terlibat di dalamnya, dan masing-masing akan membutuhkan biaya terpisah dari harga yang disepakati oleh Pins dan developer. Oleh sebab itu, jangan lupa untuk menanyakan apakah ada biaya-biaya tambahan yang harus ditanggung, seperti biaya provisi bank dan biaya notaris.

Baca juga: Penting! Ini Biaya-biaya yang Bisa Muncul Selama Masa Angsuran KPR

Perkiraan waktu penyerahan kunci

Setelah penandatanganan akad kredit, Pins tetap harus menunggu selama beberapa waktu lagi untuk pengurusan sertifikat. Selain itu, jika Pins membeli proyek yang masih dalam pembangunan, akan ada beberapa tahapan lagi, seperti proses desain rumah, pembangunan, penyelesaian, hingga serah terima kunci. Pins perlu memastikan estimasi waktu yang realistis kapan dapat menempati rumah yang Pins beli.

Pastikan Pins mengetahui estimasi waktu serah-terima kunci (Maria Ziegler/Unsplash)

Kembali ke pernyataan awal tadi, Pins, beli rumah adalah investasi dengan nilai yang sangat tinggi. Oleh sebab itu, jangan ragu untuk ajukan beberapa pertanyaan ke developer seperti di atas, ya!


Supaya lebih mudah, cepat, dan transparan, saatnya Pins mencari rumah melalui Pinhome! Di Pinhome, kita akan langsung dihubungkan dengan konsultan properti yang terlatih dan terpercaya yang akan membantu seluruh proses transaksi rumah; mulai dari kontak awal hingga penandatanganan akad kredit.

Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Anda Agen properti independen atau Agen kantor properti.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Bagikan Artikel