Pinhome

Bagaimana Dengan Sertifikat Rumah jika KPR Rumah?

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 4 menit membaca

Apabila memiliki rumah pribadi keuntungannya adalah bisa menjaminkan sertifikat saat membutuhkan dana cepat. Biasanya bank adalah tempat paling aman untuk menggadaikan sertifikat. Namun, bagaimana dengan sertifikat rumah jika KPR? Semuanya akan dibahas dibawah ini.

Pinhome – Properti memang merupakan jenis investasi yang dinilai sebagai jaminan paling berharga dan cepat disetujui permohonannya. Oleh karena itu, banyak banyak berani untuk memberikan pinjamana dalam jumlah besar kepada calon debitur dengan jaminan properti.

Baca Juga: 

Bagaimana Dengan Sertifikat Rumah Jika KPR?

Biasanya produk pinjaman yang masuk ke dalam jenis Kredit Multiguna ini membutuhkan jaminan berupa sertifikat rumah, ruko hingga apartemen. Sebagian besar bank mencairkan dana konsumtif sekitar 80-90% dari nilai harga properti yang dimiliki.

Baca Juga:

Status Kepemilikan Rumah Sebelum Lunas

bagaimana dengan sertifikat rumah jika kpr
(Duniafintech.com)

Ada beberapa orang yang ketika akan membeli rumah biasanya pihak pengembang mengandalkan kucuran dari KPR untuk membangun rumah. Pembeli harus memperoleh pinjaman KPR terlebih dahulu supaya pengembang bisa membangun rumah.

Kira-kira rumah baru bisa diterima setelah beberapa bulan sekitar 6 bulan sampai 1 tahun. Proses pembelian rumah yang seperti maka muncul konsekuensi pada kepemilikan rumah atau sertifikat masih milik developer.

Baca Juga: 

Jenis Sertifikat Tanah yang Diterima

(Rumah.com)

Sertifikat tanah statusnya masih Seritifkat Tanah Induk Hak Guna Bangunan (HBG) atas nama developer. Apabila rumah sudah jadi maka kemudian lakukan AJB baru sertifikat induk tersebut bisa dilakukan proses dengan memecah sertifikat supaya masing-masing rumah dapat memiliki sertifikat atas nama pemiliknya.

Antar pengembang proses pemecahan sertifikat induk ini tidak seragam. Hal itu karena prosesnya memakan banyak biaya yang tidak sedikit, beberapa pengembang ada yang menunggu hingga tanah keseluruhan terjual (paling lama), ada pula yang bertahap (paling cepat) untuk melakukan pengurusan.

Jika sertifikat belum atas nama pemilik akan ada beberapa kesulitan yang dialami seperti rumah akan sulit dijual karena bangunan tersebut secara hukum legal atau masih milik developer. Lalu kredit sulit dilakukan take over ke bank lain, hal itu karena biasanya bank akan minta sertifikat yang statusnya sudah SHM atau atas nama pemilik.

Baca Juga: 

Syarat yang Harus Dilakukan

bagaimana dengan sertifikat rumah jika kpr
(Toughmudder.id)

Berikut adalah beberapa langkah ketika membeli rumah di developer dengan KPR. Yaitu memilih rumah, membayar booking fee untuk memesan rumah, mengajukan KPR serta mendapatkan persetujuan kredit dari bank.

Menandatangani perjanjian jual beli (PPJB) dengan developer. PPJB ini sangat penting untuk dibaca karena terdapat klausul mengenai tentang janji developer mengenai perkiraan rumah selesai, proses balik nama sertifikat dan lain-lain. Disini status rumah masih PPJB.

Setelah itu, sekitar 6 bulan sampai 1 tahun proses pembangunan rumah selesai dan siap untuk ditempat. Kemudian, mulai melakukan proses pemecahan sertifikat HGB developer. Hal ini supaya sertifikat bisa dibalik nama ke pembeli. Lalu lakukan akta jual beli (AJB) dengan notaris. Balik nama sertifikat HGB developer ke pembel untuk meningkatkan status menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM).

Baca Juga: 


Temukan pilihan rumah terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini.

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Vasa Jagakarsa Hunian Modern Tropis Strategis Berkonsep Townhouse

Menentukan rumah idaman memang bukanlah perkara mudah. Pasalnya banyak hal yang harus dipertimbangk

Finansial
Finansial Mengenal Analisis SWOT Untuk Mengembangkan Bisnis

Membangun sebuah bisnis yang sukses tidak bisa terjadi dalam semalam. Ada banyak unsur dan juga keg

Properti
Properti 3 Contoh Rumah Idaman dan Populer Saat Ini

Desain atau contoh rumah idaman bagi tiap-tiap orang tentunya tidak sama. Ada yang mendefinisikan r

Properti
Properti Ingin Memilih Lokasi Tempat Tinggal Strategis? Perhatikan Hal Ini!

Memilih lokasi tempat tinggal strategis bukanlah perkara mudah, banyak yang harus kita pertimbangka

Artikel Terkini

Edukasi
Edukasi Contoh Surat Keterangan Belum Menikah dan Cara Membuatnya

Surat keterangan belum menikah kerap diajukan sebagai salah satu dokumen ketika mengurus suatu hal,

Kamar Tidur
Kamar Tidur 7 Rekomendasi Furniture Untuk Kamar Korea Modern 

Drama Korea semakin digemari dan juga mempengaruhi selera masyarakatnya. Apalagi tak jarang ditunju

Kamar Tidur
Kamar Tidur Keunggulan dan Ide Desain Ranjang Besi Minimalis

Ranjang besi minimalis bisa jadi pilihan alternatif untuk tempat tidur kayu. Rangka besinya kuat da

Kecantikan
Kecantikan 16 Model Rambut Pria French Crop

Model rambut pria french crop merupakan salah satu jenis potongan rambut pendek pria yang menekanka

Uncategorized

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia