Pinhome Home Service

Beranda Artikel Otomotif Pengertian dan Fungsi Wheel Aligment / Geometri Roda
wheel aligment adalah
Otomotif

Pengertian dan Fungsi Wheel Aligment / Geometri Roda

  • 22 Aug, 2021 oleh Budi Santoso
  • 4 menit membaca

Pernahkah anda membawa mobil ke bengkel untuk sporing? Nah, sporing inilah yang disebut dengan geometri roda atau wheel alignment. Wheel aligment adalah? apa saja fungsi dan komponennya? Ini selengkapnya!

Geometri roda disebut juga dengan wheel aligment adalah sistem stabilisasi kemudi kendaraan. Mungkin artikel ini lebih cocok buat mereka yang masih sekolah, karena ketika di SMK wheel aligment ini juga dipelajara di kelas 2 dan kelas 3 smk.  

Gabungan dari sistem kemudi dengan sistem suspensi harus menghasilkan stabilitas kendaraan, yaknni stabilitas dalam hal mengemudi mobil dan juga daya balik kemudi yang baik.  

Jadi untuk menghasilkan stabilitas kendaraan, maka sistem suspensi dan sistem kemudi perlu diatur/di setel. Pengaturan inilah yang disebut dengan spooring atau wheel aligment.   

Baca Juga:

Pengertian Wheel Aligment

(Autodeal.com.ph)

Wheel aligment adalah penyetelan sudut geometeris seperti camber, steering axis incination, caster, toe angle dan turning radius untuk menghasilkan stabilitas kendaraan, stabilitas pengemudian serta membuat komponen-komponen yang berkaitan (komponen sistem kemudi, sistem suspensi, ban dll) menjadi lebih awet.

Definisi dari wheel aligment juga dapat diartikan sebagai suatu penyetelan yang meliputi komponen suspensi dan steering, roda dan rangka kendaraan.  

Front Wheel aligment terdiri dari penyetelan sudut geometris dan ukuran yang terdapat pada roda-roda depan, komponen dari sistem suspensi, komponen sistem kemudi setelah terpasang pada body.   

Baca Juga:

Fungsi Wheel Aligment (Geometri Roda)

Fungsi dari wheel aligment atau geometri roda ini adalah untuk memaksimalkan kerja sistem kemudi, menstabilkan kendaraan, menghasilkan daya balik kemudi yang baik dan mencegah terjadinya keausan yang lebih cepat.  

Setiap kendaraan memiliki pengaturan wheel aligment yang berbeda-beda, hal tersebut tergantung dari model sistem suspensi, sistem penggerak roda dan sistem kemudi.

Baca Juga:

Faktor-faktor Wheel Aligment

(Mycar.com.au)

Wheel aligmen terdiri dari beberapa faktor-faktor yaitu :

1. Camber

Camber adalah kemiringan roda bagian atas ke dalam atau keluar terhadap garis vertikal jika dilihat dari depan kendaraan.

Camber diukur dalam satuan derajat kemiringan dari posisi vertikal. Ada dua macam camber yaitu camber positif dan camber negatif.

Camber positif terjadi ketika roda miring ke arah luar, sedangkan camber negatif roda miringnya ke arah dalam.

Camber positif berfungsi untuk mengurangi beban pada steering knuckle. Selain itu roda-roda juga terdorong ke dalam, untuk mengikat roda-roda agar tidak lepas.

Sementara itu camber negatif berguna untuk menjaga agar kendaraan dapat berjalan lurus dan stabil. Camber negatif juga akan mengurangi kemiringan kendaraan pada saat berbelok sehingga kendaraan dapat berbelok dengan aman dan stabil.

Camber negatif biasa diterapkan pada kendaraan sedan dan mpv yang menggunakan mesin depan penggerak roda depan.

Baca Juga: Pengertian Camber, Caster dan Toe

2. Steering Axis (King Pin) Inclination

Steering axis merupakan sumbu (pusat) roda berputar saat berbelok kiri atau ke kanan. Axis (sumbu) ini merupakan garis imajinasi antara bagian atas dari shock absorbers upper support bearing dan lower suspension arm ball joint.

3. Caster

Pengertian caster adalah kemiringan sumbu putar kemudi (king pin) terhadap garis tengah roda vertikal jika dilihat dari samping kendaraan.

Sama seperti camber, caster juga dibagi menjadi caster positif dan negatif. Caster positif apabila steering axis miring ke arah belakang bila dilihat dari arah samping kendaraan. Sebaliknya, caster negatif adalah steering axis miring kearah depan bila dilihat dari arah samping kendaraan.

4. Toe Angle (Toe In & Toe Out)

TOE adalah selisih jarak antara roda bagian depan dengan roda bagian belakang jika dilihat dari atas kendaraan. Apabila jarak roda bagian depan lebih kecil daripada jarak roda bagian belakan (roda mengarah kedalam bila dilihat dari atas) disebut toe in.

Sebaliknya, apabila jarak roda bagian depan lebih besar dibandingkan jarak roda bagian belakang disebut dengan toe out.

Pengaturan sudut sudut ini setiap kendaraan berbeda-beda, semuanya tergantung dari sistem suspensi yang digunakan, jenis sistem kemudi dan sistem penggerak roda yang digunakan.   Di lain kesempatan akan saya jelaskan tentang faktor faktor wheel aligment secara lebih rinci.

Baca Juga:

Featured Image Source: Globaltyre.com.au

Editor: Voni Sri


Nikmati layanan rumah tangga seperti cuci mobil, servis dan cuci AC, desinfektan & fogging, hingga massage dari Pinhome Home Service hanya dalam satu kali klik. Dapatkan pula paket perlindungan AC yang bisa dipilih sesuai kebutuhan melalui aplikasi Pinhome. Cek pilihan rumah di Kota Bogor terbaik dari Pinhome!

Tunggu apa lagi, segera unduh aplikasi Pinhome di App Store atau Google Play sekarang dan rasakan pengalaman rumah yang bersih dan tubuh yang lebih rileks. Hanya di Pinhome Home Service yang memberikan solusi kebersihan dan perawatan properti, serta kendaraan dengan mudah.