Pinhome Home Service

Beranda Artikel Otomotif Simak Cara Mengetahui Masa Kadaluarsa Ban Mobil
Simak Cara Mengetahui Masa Kadaluarsa Ban Mobil
Otomotif

Simak Cara Mengetahui Masa Kadaluarsa Ban Mobil

  • 22 Jun, 2022 oleh Bryan Dharmanta
  • 6 menit membaca

Apakah Pins tahu, ban mobil ternyata juga ada masa kadaluarsanya, lho! Tapi, bagaimana ya cara mengetahuinya?

Sebenarnya, tidak ada batasan yang pasti mengenai masa kadaluarsa ban mobil. Usia ban mobil terhitung dari sejak pertama dipasang di mobil tersebut.

Biasanya, efektivitas ban mobil berkisar antara 5 hingga 6 tahun. Pada dasarnya, kualitas ban akan terjaga dan awet jika penyimpanannya tepat.

Selama tidak ditemukan kerusakan fatal, ban akan tetap terjaga kondisinya.

Tetapi kalau Pins bingung terkait menentukan usia ban ingin mengetahui kondisi ban berikut adalah salah satu caranya:

Baca juga: 

Cara Mengetahui Masa Kadaluarsa Ban Mobil

Cek Kode Produksi

(TireGet)

Sama hal nya dengan barang-barang lain, ban mobil juga memiliki kode produksinya sendiri nih, Pins!

Rangkaian kode unik berupa angka ini bertujuan untuk menunjukkan kapan sebuah produk diproduksi. Perlu diingat ya Pins, kode produksi tidak menunjukkan masa kadaluarsa ban.

Biasanya kode produksi terdiri dari 4 digit. Misalnya, jika tertera kode seperti 0217, artinya adalah ban diproduksi pada minggu kedua, tahun 2017.

Melalui kode produksi, Pins juga dapat mengetahui kualitas dari ban yang dibeli. Biasanya, kode produksi hanya akan diberikan jika sebuah produk lolos uji SNI.

Jika sudah lolos uji SNI, maka kualitas ban pastinya tidak perlu diragukan lagi. Cukup menyesuaikan mana ban yang cocok dan sesuai dengan budget ya!

Lewat kode ini, Pins bisa mengetahui kapan ban diproduksi dan memperkirakan usia ban. Sebaiknya ban digunakan tidak lebih dari 3 hingga 5 tahun setelah diproduksi.

Perlu diingat, kebanyakan kode produksi juga diikutsertakan sebagai masa jaminan. Konsultasikan hal ini ke montir kepercayaan Pins ya. 

Segera ganti ban jika dirasa sudah tidak layak digunakan dalam perjalanan. Hal ini juga berpengaruh pada keselamatan dalam berkendara, lho!

Baca Juga:

Cek Fisik Ban

Selain dari tanggal kadaluarsanya, usia ban mobil juga dapat dilihat dari fisiknya.

Meskipun tidak dipakai, usia roda tetap akan berjalan.

Salah satu hal yang dapat dilihat langsung adalah banyak atau tidaknya tambalan pada mobil. 

Seiring berjalannya waktu, kualitas ban mobil pasti akan menurun, sehingga memungkinkan untuk terjadinya bolong dan robek.

Selain itu, akan terdapat retakan-retakan pada ban mobil bagian dalam. Hal ini terjadi karena ban mobil sering mengalami kontak langsung dengan jalan dengan berbagai suhu

Selain itu, yang dapat Pins lakukan biasanya merupakan tindakan preventif. Kualitas ban sudah bagus, tentu harus diimbangi dengan perawatan yang ketat juga ya.

Berikut beberapa metode yang dapat Pins lakukan untuk merawat ban mobil:

Baca Juga:

Cara Merawat Ban Mobil

Periksa Tekanan Angin Secara Rutin dan Berkala

(Lazada)

Setiap sebulan sekali, pastikan Pins tidak lupa mengecek kondisi tekanan angin pada ban mobil.

Tekanan angin yang cukup dapat membuat sisi samping pada ban menjadi lebih kuat dan dapat menahan gaya dan beban saat menyusuri jalan bertikung.

Kendaraan akan melaju lebih stabil saat dibawa baik jalan lurus maupun berbelok.

Ban yang kekurangan tekanan udara akan membuat mobil terasa lebih berat saat dikendarai dan sangat sulit bergerak.

Hal ini akan berimbas pada borosnya penggunaan bahan bakar karena mesin juga beroperasi lebih berat. Kemungkinan terburuknya, meledak.

Kelebihan tekanan udara pun akan berdampak buruk. Bagian tengah daripada ban dapat menjadi aus karena ban tidak sepenuhnya menapak pada jalan.

Ban juga tidak boleh terlalu keras, Pins! Mobil akan terasa sulit dikendalikan dan menjadi tidak nyaman.

Akibatnya adalah kekuatan cengkram ban yang berpusat di tengah dan tidak tersebat merata di jalanan.

Baca Juga:

Periksa Alur Ban

(Burt Brothers)

Alur dan tonjolan pada ban berpengaruh pada kekuatan cengkramnya di jalan.

Pada ban, alur ini dinamakan Tread Wear Indicator (TWI) dengan tinggi ideal 1,6 mm.

Semakin dipakai berkendara, alur ban akan semakin mendalam. Jika sudah menjadi sejajar dengan tinggi ban, sebaiknya segera diganti.

TWI juga dapat menjadi indikasi tingkat keausan ban. Aus ban yang tidak merata dapat berdampak pada suspensi dan kemudi.

Rotasi pada Ban

Apa sih yang sebenarnya dimaksud dengan rotasi ban?

Rotasi ban merupakan kegiatan menukar lokasi ban. Misalnya, menukar posisi ban kiri ke belakang dan lain sebagainya.

Rotasi pada ban disarankan dilakukan setiap mobil menempuh jarak 10,000 km sekali.

Pada bengkel-bengkel, rotasi ban sudah masuk kedalam paket perawatan mesin mobil, lho!

Hal ini dilakukan agar aus pada ban merata. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, jika aus tidak merata maka akan berdampak pada suspensi dan kemudi pada kendaraan.

Dalam penerapannya sehari-hari, ban depan lebih cepat aus dibandingkan ban belakang dikarenakan memikul beban yang lebih besar.

Baca juga: Tekanan Ban Mobil Avanza yang Aman untuk Pengendara

Periksa Tutup Pentil Ban

(AutoGuide)

Terkadang setelah mengisi angin ban, tutup pentil bisa tertutup tidak rapat.

Jika hal ini terjadi, perlahan-lahan angin dalam ban akan berkurang dan berujung kepada ban kempes.

Periksa Keadaan Velg

(Liputan 6)

Pins tentunya pasti kenal dengan velg. Seperti yang diketahui, velg merupakan lingkaran yang terletak pada bagian luar ban dan berbahan logam.

Masalah-masalah yang cenderung terjadi adalah velg pecah atau salah satu baut penguat roda copot.

Velg yang pecah dapat berdampak pada performa mobil. Ban akan mendapatkan tekanan yang lebih sehingga lajunya lebih lambat.

Ban juga akan menjadi rusak, robek, dan timbul benjolan. Selain itu, velg rusak juga akan membuat ban menjadi tidak seimbang.

Disarankan jika terjadi hal ini, Pins segera hubungi bengkel kepercayaan untuk melakukan balancing ya!

Spooring dan Balancing

Pins yang sudah sering bolak balik bengkel tentunya sudah mengenal kedua istilah ini.

Spooring merupakan perawatan pada ban dengan upaya untuk mengatur kesamaan kaki-kaki mobil sehingga lebih mudah saat dibawa berkendara.

Balancing merupakan upaya menyamakan massa ban. Hal ini dilakukan dengan membuat putaran ban tetap stabil pada velg.

Tetaplah jadi pengendara yang bertanggung jawab dengan rutin cek kondisi kendaraan ya, Pins! Kendaraan yang baik dapat memfasilitasi kegiatan sehari-hari dan menjauhkan pengendara dari bahaya di jalanan.

Selain itu, selain mengecek kondisi ban, mobil juga harus dibersihkan agar awet dan mesin tidak cepat rusak. Jika tidak sempat, Pins bisa memanfaatkan layanan cuci mobil yang datang ke rumah. Pinhome Home Service menyediakan layanan cuci mobil yang dapat kamu pesan melalui aplikasi Pinhome. Harganya mulai 60ribu tergantung lokasi kamu. Klik di sini untuk coba, ya!

Baca juga: Memahami Perbedaan Spooring dan Balancing Ban Mobil


Nikmati layanan rumah tangga seperti cuci mobil, servis dan cuci AC, desinfektan & fogging, hingga massage dari Pinhome Home Service hanya dalam satu kali klik. Dapatkan pula paket perlindungan AC yang bisa dipilih sesuai kebutuhan melalui aplikasi Pinhome

Tunggu apa lagi, segera unduh aplikasi Pinhome di App Store atau Google Play sekarang dan rasakan pengalaman rumah yang bersih dan tubuh yang lebih rileks. Hanya di Pinhome Home Service yang memberikan solusi kebersihan dan perawatan properti, serta kendaraan dengan mudah.