Kamus Istilah Properti

Grey Water

istilah properti

Grey Water

Grey water adalah air limbah yang berasal dari pembuangan cucian dapur, cucian baju, floor drain dari kamar mandi, dan dari kegiatan rumah tangga lainnya.

Apa Itu Grey Water?

grey water
(Wikipedia)

Istilah grey water merujuk pada air limbah bekas aktivitas rumah tangga, seperti pembuangan cucian dapur, cucian baju, floor drain dari kamar mandi, mesin cuci, dan sebagainya. Tetapi, grey water tidak bersentuhan dengan kotoran langsung dan bukan merupakan air limbah dari kloset. 

Karakteristik air buangan ini biasanya masih mengandung lemak, rambut, kotoran dari sisa makanan, maupun sabun dan pembersih rumah tangga. Jika didiamkan dalam waktu yang lama, grey water bisa membuat saluran pembuangan tersumbat. 

Selain itu, kerak makanan yang menempel akibat dibawa air ini juga bisa membuat tikus bisa bersarang. 

Jika dilepaskan ke sungai, danau, atau sumber air lainnya, grey water bisa menjadi polutan sesuai kandungan yang berada di dalamnya. Air ini bisa menjadi sumber pencemaran yang dapat mempengaruhi kesehatan manusia, kehidupan laut, dan sebagainya. 

Grey Water Bisa Diolah Kembali 

(Milkwood Permaculture)

Nah, supaya tidak menimbulkan dampak yang buruk bagi lingkungan maupun rumahmu, air buangan ini bisa dimanfaatkan dan diolah kembali. Walaupun terlihat kotor, grey water adalah sumber irigasi untuk tanaman dan mengandung pupuk. 

Pins bisa menggunakan air bekas ini untuk menyiram tanaman atau pepohonan buah-buahan yang kamu tanam di rumah. Selain itu, greywater juga dapat digunakan untuk mengairi tanaman sayuran asalkan tak menyentuh bagian tanaman yang akan dimakan nanitnya. 

Kemudian, Pins juga bisa mengelola air ini mencuci kendaraan dan kegiatan luar ruangan lainnya. Dengan cara ini, Pins turut membantu mengurangi volume limbah cair dalam drainase lingkungan rumah.  

Selain langsung dialirkan, cara mengolah kembali grey water adalah dengan bisa dengan membuat filter terlebih dahulu sehingga air lebih layak. Pins bisa membuat sebuah bak filter organik yang nantinya bisa menjadi tempat menaruh air buangan ini. 

Filter ini bisa dibuat sendiri di rumah dengan memanfaatkan pasir, tanah, dan tanaman penyaring seperti enceng gondok, kiambang atau kangkung. 

Manfaat Mengolah Kembali Greywater

grey water
(Treehugger)

Ada beberapa tujuan mengolah kembali grey water, antara lain: 

Menghemat Penggunaan Air Bersih 

Pins tak perlu lagi menggunakan air bersih untuk menyiram tanaman, mencuci kendaraan, atau kegiatan lainnya. Sebab, memanfaatkan air limbah ini bisa menjadi pilihan yang tepat. Alhasil, penggunaan air bersih pun dapat berkurang.

Secara tidak langsung, Pins akan mengurangi tagihan air rumah tangga karena tidak perlu menyalakan keran air terus-menerus.  

Jumlah Air Limbah Berkurang 

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, greywater akan menyebabkan dampak negatif pada lingkungan karena ini termasuk air limbah. Dengan memanfaatkannya kembali, maka Pins bisa membantu mengurangi jumlah air limbah yang masuk ke selokan. 

Hal ini tentu memiliki dampak yang positif lebih luas untuk kehidupan pada jangka panjang karena lingkungan menjadi lebih sehat. 

Berkontribusi dalam Pembangunan Berkelanjutan 

Jika ingin terlibat dalam menjaga pencemaran lingkungan, Pins bisa memulai dengan cara termudah ini. Menggunakan kembali grey water untuk irigasi dan kegiatan air yang bukan konsumsi ini memberikan kontribusi bagi pembangunan perkotaan yang berkelanjutan karena membawa dampak seperti: 

  • Membantu menghubungkan kembali habitat perkotaan ke siklus air alami
  • Menjadi nutrisi untuk tanah lapisan atas
  • Energi dan polusi kimia akibat sabun atau bahan kimia untuk rumah tangga lain dapat dikurangi.  
  • Kualitas air permukaan dan air tanah dapat meningkat.

Menjaga Persediaan Air Bersih

Di berbagai daerah yang mengalami kesulitan air, pemanfaatan kembali grey water adalah solusi yang tepat. Dengan mengolah kembali air limbah buangan ini, maka air bersih digunakan untuk menambah persediaan air.

Alhasil, air bersih dan layak minum dapat digunakan dalam berbagai keperluan seperti irigasi, industri, dan untuk konsumsi. 

Perbedaan Grey Water dengan Black Water

(Pinterest)

Setelah grey water, ada juga black water. Keduanya sama-sama air limbah buangan, hanya perbedaan utamanya terletak pada pemuatan organik yang tergantung di dalamnya. Pada black water, kandungan organiknya jauh lebih besar.  

Air limbah yang tergolong black water memiliki kandungan organik yang lebih tinggi seperti air buangan dari kloset dengan limbah padat yang terbuang, air dari tempat buang air kecil, serta air dapur dengan kotoran langsung. 

Berbeda dengan grey water yang hanya memiliki kandungan lemak tanpa adanya kandungan organik. Pembuangan black water membutuhkan septictank dan peresapan sebagai media pembuangannya. 

Septictank merupakan ruang kedap air dengan fungsi utama untuk mengolah air limbah dengan kecepatan alir yang lambat. Di dalam septictank, terdapat llubang pemeriksaan, pipa buangan, pipa masuk, dan ruang bersekat untuk pengendapan lumpur.  

Nah, itulah informasi seputar grey water. Semoga informasi ini bermanfaat, ya, Pins!


Temukan pilihan rumah terlengkap di Aplikasi Pinhome. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini.

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.