Pinhome

Tips Properti

Punya Akuarium Unik Sendiri Bukan Mustahil, Ikuti Tips Ini Deh!

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 6 menit membaca

Membuat dan menata akuarium sendiri memang hal yang bisa memuaskan hati, Pins. Tapi bagi sebagian orang, prosesnya bisa sedikit menantang, memikirkan ikan apa yang sebaiknya dipilih, tanaman air apa yang akan menghiasi akuarium, penyaringan airnya harus bagaimana sampai ke aksesoris apa yang akan dipakai untuk memperindah akuarium, terkadang memikirkan hal ini membuat kita hilang fokus dan malah pusing sendiri. Hei, tenang Pins! Kamu tidak sendirian. Pinhome punya beberapa tips supaya Pins bisa memiliki akuarium unik sendiri.

Kalau Pins belum siap memelihara kucing atau anjing sebagai hewan peliharaan, mungkin memelihara ikan dalam akuarium bisa kamu jadikan pilihan. Tidak hanya menemani hari-hari yang melelahkan dan menghibur Pins saat bosan, memelihara ikan dalam akuarium juga bisa bantu mendekorasi rumah lho! Tapi, apakah kamu sudah bosan dengan akuarium yang biasa-biasa saja? Ingin punya akuarium unik yang menghiasi dan membuat suasana rumah kamu semakin “hidup”?

Pinhome punya tips-tips menarik agar kamu bisa memiliki aquarium unik yang tidak hanya indah dipandang mata, namun juga fungsional dan memenuhi standar kesehatan ikan! Pins. Siap-siap catat, ya!

1. Jangan ragu untuk eksplor bentuk akuarium
Memang, akuarium berbentuk kotak sangat populer. Tapi, bukan berarti harus menjadi pilihan terbaikmu. Ada berbagai bentuk akuarium yang bisa kamu coba loh, dari mulai heksagonal, bentuk letter L, bulat dan masih banyak lagi yang lainnya. Hal ini bisa terjadi karena memelihara ikan di akuarium saat ini tidak hanya menjadi sekedar hobi, tapi juga sudah menjadi gaya hidup baru.

Jangan lupa, kamu juga perlu menyesuaikan bentuk dan ukuran akuarium dengan jenis dan jumlah ikan yang ada. Sesuaikan juga warna, corak hias dan bentuknya dengan keadaan dekorasi rumahmu saat ini. Bentuk dan luas akuarium juga berpengaruh langsung dengan ruang gerak ikan. Akuarium dengan permukaan yang lebih luas otomatis mampu menampung lebih banyak ikan dan juga semakin memperlancar pertukaran udara di dalam air. Hal ini menjadi faktor penting karena ikan perlu memproses oksigen dalam air yang bersentuhan langsung dengan udara bebas. Akuarium yang lebih luas berarti lebih banyak kontak langsung dengan udara dan meningkatkan jumlah oksigen untuk ikan.

Tipe ikan juga mempengaruhi bentuk akuarium unik pilihanmu. Beberapa tipe ikan lebih menyenangi kedalaman air yang berbeda-beda. Bisa jadi ada ikan yang lebih suka berada di dekat permukaan, berenang bebas di tengah – tengah aquarium atau ada juga yang lebih suka berada di bagian bawah. Contohnya, akan tidak cocok kalau kamu memilih bentuk akuarium yang tinggi dan memanjang kalau kamu ingin memelihara ikan tipe perenang aktif, akan lebih baik kalau kamu memilih ikan yang tidak terlalu aktif dan suka berada di tengah – tengah akuarium seperti ikan mas atau angel fish.

Baca juga: Ingin Rumah Tampak Unik? Yuk, Lihat Beberapa Desain Akuarium Untuk Rumahmu!

2. Mulai memilah-milah ikan
Pemilihan ikan yang akan dipelihara nantinya tidak hanya tentang jenis apa yang cocok untuk akuariummu, Pins, tapi juga tingkat ketahanannya. Pertimbangkan kemampuan kamu mengurus akuarium juga. Memang sih, memelihara ikan di akuarium tidak memakan waktu sebanyak memelihara hewan peliharaan rumah lain seperti anjing atau kucing, tapi bukan berarti Pins bisa menelantarkan akuariumnya dalam waktu panjang. Sangat penting untuk memberikan perhatian secara berkala pada akuarium unik kita nantinya agar menjaga akuarium tetap sehat dan juga cantik.

3. Selalu sesuaikan temperatur akuarium
Perubahan sekecil apapun pada suhu temperature akuarium akan sangat berpengaruh pada ikan lho, Pins. Akan sangat baik kalau kamu mengecek suhu air setiap hari agar ekosistem mereka tetap terjaga. Dalam keadaan normal, suhu air tidak banyak berubah; namun kalau terjadi perubahan cuaca, suhu air pun bisa ikut berubah. Ikan sangat sensitif akan hal ini dan dapat terdampak akibat fatal seperti jatuh sakit atau malah mati.

4. Ingat, seimbangkan pH!
Kadar pH di air akuarium memberi tahu kita akan kadar keasaman yang ada di dalamnya. Kadar pH juga menentukan apakah air akuarium kamu sudah cukup asam atau malah tawar/normal saja. Hal ini menjadi penting karena beberapa jenis ikan lebih menyukai air bersifat basa, sedangkan ikan tipe jenis lainnya menginginkan ekosistem air yang lebih asam kandungan pHnya.

5. Jangan sampai kebanyakan memberikan makanan!
Masalah ini paling banyak ditemukan di pemelihara ikan pemula. Rajin memberikan makanan bukan berarti bisa membuat ikan-ikan dalam akuarium tumbuh besar lebih cepat. Salah-salah, ikannya malah jadi mati, Pins! Kenapa? Karena kelebihan makanan yang tinggal di kolam akan mengapung dan menyebar di seluruh permukaan air. Air akuarium malah jadi kotor dan gak layak ditempati ikan!

Peraturan sederhananya, jangan sampai kamu memberi makanan yang kira-kira tak akan dimakan dalam waktu 5 menit . Jika ada lebih dari satu jenis ikan, terumbu karang ataupun tanaman air di dalam akuarium, kamu sebaiknya membuat suatu menu yang cocok untuk dihidangkan bersamaan dengan keseluruhan ekosistem. Lagipula, akan lebih baik jika kamu membuat beberapa menu sehat yang membawa dampak positif kepada ikan. Memberi makan sembarang tanpa memikirkan kondisi ikan lain bukanlah keputusan yang bijak.

6. Kebersihan tetap nomor satu!
Apalah gunanya kita mempunyai akuarium unik namun terlihat kotor dan suram? Salah satu aspek terpenting saat memiliki akuarium unik adalah rajin membersihkannya, Pins. Dibanding hewan peliharaan lainnya, ikan jauh lebih rentan tertular penyakit, apalagi jika mereka memang tidak bisa menyesuaikan diri terhadap perubahan suhu, kotornya ekosistem mereka ataupun makanan yang dikonsumsi. Ikan juga bisa dengan mudah sakit saat ada ikan baru yang dimasukkan ke dalam akuariumm. Jadi, perhatikan baik-baik ekosistem ikan!

Segera pindahkan ikan yang menunjukkan tanda-tanda terinfeksi penyakit tertentu, karena mereka bisa dengan mudah menulari ikan lainnya dalam satu akuarium. Jika ada ikan yang tiba-tiba berdiam diri, atau selalu berada di salah satu pojok akuarium, besar kemungkinan ikan ini sedang sakit. Bersihkan akuarium secara berkala agar kemungkinan ikan sakit jadi semakin menipis. Lagipula, akuarium yang bersih dan sehat pastinya akan memberikan pesona yang berbeda dong saat dilihat.

Nah, itu dia beberapa tips yang bisa Pins terapkan untuk mendapatkan akuarium unik, akuarium yang bisa mencerminkan kepribadian kamu sebagai pemilik. Saran yang kita berikan sangat mudah untuk kamu terapkan sehari-hari kok, Pins. Jadi, jangan ragu untuk memulai project pembuatan akuarium ini ya!

Bagi Pins yang sedang bingung mencari rumah yang tepat, ayo temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Anda Agen properti independen atau Kantor Properti.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Bagikan Artikel