Pinhome

  • Blog
  • Finansial
  • Beda Kode Bank Mandiri Syariah dan BSI Pasca Merger

Beda Kode Bank Mandiri Syariah dan BSI Pasca Merger

Dipublikasikan oleh Iko ∙ 12 November 2021 ∙ 6 menit membaca

Layanan perbankan berbasis syariah muncul untuk memfasilitasi nasabah yang ingin menyimpan uang di bank sesuai dengan kaidah ajaran Islam. Di Indonesia sendiri, sudah terdapat banyak bank yang memiliki cabang syariah. Tentunya, jika seorang nasabah hendak bertransaksi ke rekening syariah juga harus memasukkan kode seperti contohnya kode bank Mandiri Syariah.

Pinhome – Bank Mandiri Syariah sendiri merupakan bagian dari Bank Mandiri yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Bank ini memiliki sistem yang berbeda dengan indukannya karena menganut sistem syariah. Bahkan, jenis tabungan dan layanan yang diberikan juga tidak sama.

Di awal tahun 2021 ini, bank-bank syariah milik negara melakukan merger atau penggabungan menjadi satu perusahaan baru yang disebut Bank Syariah Indonesia. Bagi masyarakat Indonesia yang ingin memiliki tabungan berbasis syariah, semua akan terpusat di bank baru tersebut.

Baca Juga: Daftar Terlengkap Kode Bank BUMN Dan Swasta Di Indonesia

Pins yang semula merupakan nasabah bank syariah milik BUMN tidak perlu khawatir. Di artikel ini akan dijelaskan mengenai pemindahan rekening dan juga penggunaan kode bank Mandiri Syariah. Selain itu, akan dibahas pula tentang cara membuka rekening baru di Bank Syariah Indonesia.

Penggabungan Bank Syariah BUMN Menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI)

(Tribunnews)

Bank Syariah Indonesia sudah resmi beroperasi di Indonesia sejak tanggal 1 Februari 2021. Bank ini merupakan gabungan dari tiga bank syariah milik BUMN yaitu Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan BRI Syariah.

Guna memperlancar proses perbankannya, kantor-kantor cabang yang semula milik ketiga bank tersebut kemudian semuanya diubah menjadi kantor Bank Syariah Indonesia. Sebagai contohnya yaitu kantor BRI Syariah yang berubah menjadi Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Tangerang BSD City. Melalui cara ini, sebaran kantor BSI menjadi luas dengan cepat dan bisa langsung melayani nasabah.

Pins yang merupakan nasabah dari bank syariah BUMN tidak perlu khawatir dan repot. Semua data perbankan milik Pins akan dipindahkan secara otomatis ke sistem BSI secara bertahap sehingga nasabah tak perlu lagi membuka rekening baru. Nasabah hanya perlu melakukan migrasi rekening dan kartu debit di kantor cabang BSI. Bagi kamu yang belum sempat, juga masih bisa menggunakan kartu debit lama.

Kode Bank Mandiri Syariah Setelah Bergabung di BSI

(Youtube)

Kode bank diperlukan ketika melakukan transfer dari satu bank ke rekening bank lain yang berbeda. Kombinasi angka tersebut harus dituliskan sebelum nomor rekening tujuan. Transaksi yang dilakukan tidak akan bisa diproses apabila pengguna tidak memasukkan kode tersebut.

Setiap bank memiliki kode tersendiri yang sudah ditentukan dan terekam di dalam sistem. Kode yang terdiri dari 3 angka tersebut bertindak sebagai identitas yang akan membantu sistem mengetahui bank yang akan dituju.

Pins mungkin bertanya-tanya tentang kode bank Mandiri Syariah yang kini telah berubah menjadi Bank Syariah Indonesia. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, pemindahan rekening dari bank syariah BUMN ke BSI akan dilakukan secara bertahap. Selama masa itu, kode bank yang digunakan masih sama seperti sebelumnya.

Periode pemindahan atau integrasi yang dimaksud, dilakukan dari tanggal 1 Februari sampai 31 Oktober 2021. Selama rentang waktu tersebut, nasabah ex-bank syariah BUMN masih menggunakan kode sebelumnya. Bagi mantan nasabah Bank Mandiri Syariah, kode yang diperlukan yaitu 451.

Setelah masa integrasi, kode yang digunakan adalah milik Bank Syariah Indonesia yang kebetulan sama yaitu 451 karena status pengguna sudah berubah menjadi nasabah BSI. Jadi, setelah tanggal 31 Oktober, bagi pengguna bank lain yang ingin transfer ke rekening BSI harus memasukkan kode dari bank tersebut.

Berbagai Cara Membuka Rekening Bank Syariah Indonesia

(Kompas)

Baca Juga: Mengetahui Kode Bank BTPN Dan Keuntungan Memakai Jenius

Ada 3 cara yang bisa Pins lakukan jika ingin membuka rekening di Bank Syariah Indonesia baik itu online maupun offline. Sebelum melakukan pendaftaran, ada baiknya untuk menyiapkan persyaratan yang dibutuhkan seperti KTP, NPWP, dan setoran awal minimal Rp100.000. Setelah itu, barulah calon nasabah bisa melanjutkan pendaftaran.

  • Datang Langsung ke Kantor Cabang BSI

Cara yang pertama yaitu calon nasabah bisa datang langsung ke kantor cabang Bank Syariah Indonesia terdekat. Berbekal persyaratan yang telah dipersiapkan, pendaftar kemudian akan diarahkan ke Customer Service BSI untuk melakukan pembukaan rekening. Adapun prosesnya yaitu sebagai berikut.

  • Datang ke kantor BSI dengan membawa persyaratan yang diperlukan
  • Meminta nomor antrian dan formulir pendaftaran rekening
  • Isi formulir pembukaan rekening sembari menunggu antrian
  • Datang ke CS sambil membawa formulir dan juga persyaratan
  • Perhatikan penjelasan CS mengenai berbagai jenis tabungan yang tersedia
  • Pilih salah satu jenis tabungan dan juga kartu
  • Menyerahkan persyaratan dan menunggu proses pembukaan rekening
  • Melakukan setoran awal
  • Apabila pembukaan rekening berhasil, nasabah baru akan langsung mendapatkan buku tabungan dan kartu ATM
  • Daftar Lewat Website

Bagi calon nasabah yang tidak mau ke kantor cabang, bisa melakukan pendaftaran secara online melalui laman resmi milik Bank Syariah Indonesia, yaitu di https://webform.bsm.co.id/daftar/registrasi/7/. Langkah-langkah lengkapnya bisa dibaca di bawah ini.

  • Mengunjungi laman pembukaan rekening baru BSI
  • Memilih jenis tabungan dan kartu debet yang diinginkan
  • Mengisi formulir data diri secara benar dan sesuai dengan kenyataan
  • Setelah itu, pilihlah fasilitas yang diinginkan seperti buku tabungan atau mobile banking
  • Mencentang lini komunikasi yang sering dipakai seperti email atau telepon
  • Ceklist persetujuan nasabah yang muncul
  • Menyetujui pernyataan nasabah dan syarat umum pembukaan rekening
  • Klik ‘Daftar’

Setelah itu, permintaan pembukaan rekening milikmu akan diproses oleh Bank Syariah Indonesia. Pins hanya perlu menunggu instruksi selanjutnya yang akan diberikan pihak BSI.

  • Lebih Mudah Pakai Aplikasi BSI Mobile

Bank Syariah Indonesia memiliki aplikasi perbankan untuk keperluan mobile banking yang dinamai BSI Mobile. Calon nasabah juga bisa membuka rekening melalui aplikasi tersebut. Prosesnya pun tidak lama yaitu sebagai berikut.

  • Unduh aplikasi BSI Mobile melalui Google Play Store atau App Store
  • Klik menu ‘Buka Rekening’
  • Menentukan jenis tabungan yang diinginkan lalu lanjut ke pemilihan kartu (pembukaan online hanya bisa memilih ATM GPN Silver)
  • Melengkapi informasi kontak yang terdiri dari email dan nomor ponsel, setelah itu klik ‘Selanjutnya’
  • Memasukkan kode OTP yang telah diterima
  • Melengkapi dokumen data diri berupa foto KTP dan foto selfie membawa KTP
  • Masukkan NIK dan alamat lengkap
  • Mengunggah foto tanda tangan
  • Mengisi data rekening dan informasi rekening
  • Memastikan data yang dimasukkan sudah benar
  • Centang semua syarat dan ketentuan lalu klik ‘Selanjutnya’
  • Verifikasi pembukaan rekening dengan video call
  • Pembukaan rekening selesai dan calon nasabah menunggu konfirmasi selanjutnya dari BSI

Pins sudah tidak bingung, kan, tentang merger dari bank syariah BUMN menjadi Bank Syariah Indonesia? Bagi kamu yang belum memiliki rekening BSI tersebut, ikuti langkah-langkah pembukaan di atas, ya! 


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Kontributor: Safina

Editor: Iko

Tags :

Bagikan Artikel