5 Jenis Penangkal Petir Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya

Pinhome

5 Jenis Penangkal Petir Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya

Dipublikasikan oleh Aileen Velishya ∙ 20 December 2021 ∙ 5 menit membaca

Sebagai negara tropis, Indonesia memiliki dua musim yang terjadi sepanjang tahun, yaitu musim kemarau dan musim hujan. Jika pada musim kemarau matahari akan terasa lebih terik di mana hujan tidak turun dalam waktu yang lama, pada musim hujan membuat Indonesia diguyur hujan secara rutin selama beberapa bulan. Pada saat musim hujan ini terkadang hujan yang turun disertai dengan petir dan angin yang kencang. Oleh karena itu penting untuk tahu berbagai jenis penangkal petir. 

Pinhome – Perlindungan ini diperlukan untuk menurunkan risiko berbahaya yang bisa terjadi pada bangunan dan hal-hal lain di sekitarnya. Namun, terdapat banyak jenis penangkal petir. Bagi Pins yang penasaran, ini dia 5 jenis penangkal petir beserta kelebihan dan kekurangannya.

Kawat Catenary

(Pinterest)

Penangkal petir kawat catenary ini cukup populer. Penangkal petir yang satu ini menggunakan prinsip yang mana mirip dengan sistem Faraday, yaitu terdiri dari mesh konduktor, namun pada jarak yang cukup jauh dari bangunan yang akan dilindungi. 

Tujuan dari sistem ini adalah untuk mencegah arus petir yang bersentuhan langsung dengan bangunan. Oleh karena itu, konduktor kawat Catenary ini ditempatkan di atas bangunan yang akan dilindungi dan dihubungkan ke konduktor turun dan menggunakan sistem grounding khusus. 

Ukuran mesh dan jarak antara konduktor down menggunakan aturan yang sama seperti untuk sistem proteksi petir konduktor mesh.

Pada sistem penangkal petir ini, mampu menurunkan efek radiasi elektromagnetik dalam struktur yang dilindungi. Sayangnya, kabel Catenary dapat berbahaya jika terdapat alat-alat berat konstruksi.

Baca juga: 4 Tips Memasang Penangkal Petir Yang Aman

Sistem Faraday

(Pinterest)

Jenis penangkal petir yang satu ini berasal dari sistem Faraday cage atau memiliki model sangkar yang terdiri dari konduktor yang saling bertautan untuk menutupi atap dan dinding bangunan yang akan dilindungi dari petir. 

Terminal petir pada penangkal petir yang satu ini berupa tiang-tiang kecil yang diposisikan di sekitar tepian atap dengan titik-titik yang tinggi. Jaringan konduktor perimeter eksternal atap. 

Jaringan ini dilengkapi elemen transversal dengan jarak antar terminal 5-20 meter sesuai dengan efektivitas yang diperlukan.

Kemudian, pada bagian atas konduktor yang dipasang di dinding dihubungkan ke atap dan bagian bawah menggunakan sistem grounding khusus. Jarak antara dua konduktor down adalah 10 dan 20 meter sesuai dengan tingkat perlindungan terhadap petir yang dibutuhkan. 

Arus petir akan dialirkan melalui konduktor dengan sistem grounding yang paling dekat dengan titik sambaran petir. 

Penangkal petir yang satu ini mampu mengurangi efek radiasi elektromagnetik pada struktur yang dilindunginya. Selain itu, penangkal petir ini juga berkontribusi pada ekototensial keseluruhan antara struktur penghantar dari tanah. 

Namun sayangnya, penangkal petir Faraday ini sangat kompleks dan cukup mahal. Selain itu, karena komponennya yang kompleks, membuat tampilannya tidak estetis.

Franklin

(Pinterest)

Jenis penangkal petir yang satu ini pertama kali ditemukan oleh Benjamin Franklin pada tahun 1753. Penangkap petir ini terdiri dari batang logam yang runcing setinggi 2-8 meter yang berada di puncak penangkal petir. Puncak ini terhubung ke minimum dua konduktor yang mengalirkan petir dengan dua sistem grounding.

Radius perlindungan pada penangkal petir ini terbatas, yaitu sekitar 30 meter lingkungan. Biasanya penangkal petir ini hanya digunakan untuk melindungi bangunan atau zona kecil seperti tiang, cerobong asap, tangki, menara air, rumah tinggal atau area di bawah penangkal petir ini dengan radius di bawah 30 meter.

Penangkal petir ini memiliki proses instalasi yang lebih mudah dan ekonomis. Tidak hanya itu, penangkal petir Franklin juga dapat diintegrasikan dan mulu ke dalam struktur bangunan. Hanya saja, penangkal petir ini memiliki jangkauan terbatas untuk melindungi struktur bangunan berukuran kecil.

Komponen Alami

(Pinterest)

Komponen alami adalah jenis penangkal petir yang menggunakan bagian dari struktur bangunan yang berpartisipasi dalam proteksi eksternal melalui kapasitas bahan untuk menangkap sambaran petir dan mengalirkan arus petir. 

Komponen alami ini dapat digunakan untuk mengganti semua atau sebagian konduktor down atau sebagai tambahan untuk instalasi eksternal. 

Adapun komponen alami ini terdiri dari pelapis logam dari dinding atau selongsong logam, bingkai konstruksi logam, lembaran logam yang menutupi volume yang akan dilindungi, komponen logam dari struktur atap seperti rangka baja, batang logam, beton bertulang dan masih banyak lagi.

Namun perlu dicatat bahwa komponen-komponen tersebut harus memenuhi persyaratan ketebalan, penampang dan kontinuitas. Selain itu, komponen-komponen tersebut tidak boleh tersentuh langsung oleh pengguna gedung.

Pada komponen alami memiliki proses pemasangan yang sederhana dan lebih hemat biaya. Hanya saja pada penangkal petir ini lebih sulit dirawat.

Baca juga: Tips Memasang Penangkal Petir Di Rumah

Early Streamer (Pencegahan Dini)

(Medcon)

Pada prinsip penangkal petir yang satu ini adalah dengan menghasilkan arus ke atas lebih awal sebelum sambaran petir terjadi. Hal ini karena penangkapan sambaran petir lebih cepat dibandingkan dengan penangkal petir lainnya. Teknologi ini juga dapat digunakan untuk melindungi zona yang tersebar di area lebih luas, sehingga memberikan perlindungan bangunan yang besar.

Radius proteksi yang dihasilkan tergantung pada nilai muka pemicu konduktor petir, tinggi dan efektivitas perlindungan. Ukuran ini jauh lebih luas dibandingkan dengan penangkal petir biasa.

Penangkal petir early streamer ini bisa digunakan untuk melindungi beberapa bangunan dengan konduktor petir yang sama. Selain itu penangkal petir ini lebih ekonomis dan mampu melindungi struktur bangunan dan lingkungan di sekitarnya secara bersamaan.

Itulah 5 jenis penangkal petir dengan kelebihan dan kekurangannya. Semoga bermanfaat!


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Bagikan Artikel