Pinhome

Properti

4 Tips Memasang Penangkal Petir yang Aman

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 8 April 2021 ∙ 5 menit membaca

Potensi turunnya hujan akhir-akhir ini kian besar. Frekuensinya pun kian lama, hampir terkadang 24 jam hujan turun terus menerus. Selain berakibat banjir, petir yang dihasilkan dari hujan itu sendiri juga dapat membahayakan rumah Pins lho!

Jadi sebenarnya, perlukah memasang penangkal petir di rumah? Memasang penangkal petir di rumah bisa dijadikan tindakan preventif sebagai cara menghindari bahaya dari petir itu sendiri. Hati-hati Pins, kilatan petir yang menggelegar, bisa merobohkan sebuah rumah lho! Bahkan tidak sedikit pula pohon-pohon di jalanan yang tumbang karena hal ini. Sebelum Pins memasang penangkal petir di rumah, perhatikan yuk tipsnya.

Baca Juga:

4 Tips Memasang Penangkal Petir di Rumah

penangkal petir
(Freepik)

Kenali Jenis-Jenis Penangkal Petir

Penangkal petir memiliki dua jenis yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Ada penangkal petir konvensional dan penangkal petir elektrostatis.

  • Anti Petir Konvensional

Untuk anti petir jenis ini biasanya digunakan di rumah tinggal. Perangkat sederhana ini bekerja pasif menunggu datangnya petir untuk menyambar ujung penangkal petir yang berbentuk tiang dan disalurkan melalui kabel konduktor ke tanah. Jenis tiang anti petir ini memang lebih mudah dipasang dan diaplikasikan dimana saja. Pasang tiang penangkal petir di area atap rumah tertinggi ya Pins!

  • Anti Petir Elektrostatis

Selanjutnya ada anti petir jenis elektrostatis. Penangkal petir jenis ini, jangkauannya lebih luas karena menggunakan sistem E.S.E (Early Streamer Emission) yaitu salah satu sistem anti petir yang bekerja cukup aktif. Perangkat ini memiliki elemen berupa head terminal yang berfungsi menampung muatan listrik statis pada bagian ujung finial (splitzen) untuk menyerap ion-ion positif yang ada di dalam bumi. Ibarat sebuah magnet, head tersebut menarik ion-ion negatif pada awan sebelum timbulnya petir.

Untuk penangkal petir elektrostatis biasanya digunakan di gedung pencakar langit yang tinggi, perkebunan, industrial, maupun bangunan dengan lahan yang luas. Hal tersebut dikarenakan cakupanya menjangkau luas hingga 150 meter. Maka beruntunglah Pins yang mempunyai rumah tinggal dekat dengan gedung-gedung bertingkat.

Baca Juga:

Cocokan dengan Budget

Setelah mengetahui tipe-tipe penangkal petir yang sesuai dengan fungsinya, kini saatnya membeli sesuai dengan budget yang Pins miliki. Untuk range harga anti petir konvensional di bandrol dengan harga 2-3 juta rupiah. Sedangkan untuk jenis penangkal petir elektrostatis dibandrol seharga 8-9 juta rupiah. Harga tersebut sudah termasuk biaya pemasangan. Tetapi bila Pins memilih untuk memasangnya sendiri, harganya tentu akan lebih murah dari biaya yang tertera diatas.

Cara Kerja Penangkal Petir

(Dictio)

Sebelum Pins memasangnya, Pins juga harus tahu terlebih dahulu nih cara kerja dari pasang penangkal petir di rumah. Bila edukasi mengenai cara kerja penangkal petir sudah Pins miliki, pasti Pins dapat dengan mudah memasangnya.

Penangkal petir memiliki 3 komponen utama yaitu splitzen (batang penangkal petir), grounding (media penghantar yang tertanam di tanah/ tempat pembumian) dan kawat konduktor. Sebenarnya, fungsi dari anti petir sendiri adalah tidak untuk mencegah datangnya petir melainkan menghalau petir agar tidak menyambar benda-benda di bawah awan. Alat ini menyerap muatan listrik dan dialirkan ke tanah.

Intinya muatan listrik negatif dari awan diserap oleh muatan listrik positif dari tanah melalui kabel konduktor. Sehingga sambaran petir tidak langsung mengenai bangunan.

Pahami dengan Benar Cara Memasangnya

(sinarlistrik)

Pemasangan penangkal petir harus dilakukan dengan benar agar aman dan fungsi dari penangkal petir tersebut dapat bekerja dengan baik. Jika Pins termasuk golongan yang senang melakukannya semua sendiri, jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan toko tempat membeli penangkal petir dan yang terpenting adalah membaca buku manual dengan teliti dan benar.

Secara garis besar, langkah-langkah pemasangan penangkal petir sebagai berikut :

  • Persiapkan sistem grounding terlebih dahulu. Grounding merupakan media penghantar antara instrumen elektronik dengan media netral yaitu tanah. Alat ini dipasang di tanah dan memiliki fungsi yang cukup penting dalam aliran penangkal listrik. Apabila grounding tidak bekerja, akan berakibat fatal saat tanah tersebut tidak berfungsi sebagai media pembuangan aliran listrik.
  • Setelah grounding sudah tertanam di dalam tanah, buat jalur kabel konduktor dari tanah menuju ke pusat tiang penangkal petir. Hindari adanya lekukan kabel, ataupun benda runcing, karena akan berakibat gagalnya penghantar petir atau loncatan muatan listrik saat petir menyerang rumah Pins.
  • Selanjutnya tentukan posisi splitzen (batang penangkal petir) yang ditaruh di tempat teratas pada rumah yaitu atap dan penangkal petir di rumah Pins siap digunakan

Pemasangan penangkal petir di rumah memang sebaiknya didampingi oleh ahli ataupun menggunakan jasa pemasangan anti petir. Selain untuk keamanan, menggunakan jasa pemasangan akan meminimalisir kesalahan pemasangan. Tetapi bila memang bisa dan harus dilakukan sendiri, Pins sudah mengetahui tips pasang penangkal listrik yang tersaji diatas. Yang terpenting selalu jaga satu sama lain anggota keluarga Pins dari bahaya ya!

Baca Juga:


Bagi Pins yang sedang bingung mencari rumah yang tepat, ayo temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Anda Agen properti independen atau Kantor Properti. Cek App Store atau Google Play Store sekarang untuk mengunduh aplikasi Rekan Pinhome versi terbaru!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti.


Koordinator: Ramanda Salsa
Editor: Achlisia Putri

Tags :

Bagikan Artikel