Pinhome

  • Blog
  • Finansial
  • Mengenal Koperasi Simpan Pinjam dan Cara Bergabung

Finansial

Mengenal Koperasi Simpan Pinjam dan Cara Bergabung

Dipublikasikan oleh Iko ∙ 17 November 2021 ∙ 6 menit membaca

Ada berbagai jenis lembaga keuangan yang ada di Indonesia seperti bank, koperasi simpan pinjam, financial technology, dan lain sebagainya. Masing-masing lembaga tersebut memiliki fungsi yang berbeda-beda. Mengikuti hal tersebut, layanan yang diberikan pun berbeda juga berbeda tergantung jenis lembaganya.

Pinhome – Di antara banyaknya jenis tersebut, ada satu yang merupakan lembaga keuangan tertua di Indonesia yaitu koperasi simpan pinjam atau KSP. Lembaga ini sudah ada dijalankan sejak zaman penjajahan Belanda dan masih bertahan hingga kini.

Kemampuan koperasi untuk terus ada di Indonesia merupakan sebuah hal yang wajar. Lembagai ini sering dianggap sebagai bentuk ekonomi kerakyatan yang ada di Indonesia. Hal ini dikarenakan landasan lembaganya yang menjunjung tinggi prinsip kekeluargaan dan gotong royong.

Baca Juga: Apa Itu UMKM Dan Fungsinya Dalam Ekonomi Di Indonesia?

Pins yang ingin mengelola uang bisa mempertimbangkan KSP ini. Namun, sebelumnya, yuk, lebih mengerti tentang lembaga ini sekaligus cara menjadi anggotanya!

Pengertian Koperasi Simpan Pinjam

(Radar Cirebon)

Pengertian dan juga contoh KSP sudah diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Usaha Lembaga Keuangan Mikro. Selain itu, karena lembaga ini merupakan salah satu jenis koperasi, maka keberadaannya juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian.

Mudahnya, koperasi simpan pinjam merupakan lembaga keuangan bukan bank yang berbentuk koperasi. Di dalamnya, terdapat kegiatan menghimpun dana simpanan serta memberikan pinjaman kepada anggotanya.

Prinsip Dijalankannya Lembaga

(Kospin Simpan Merak Santoso)

Baca Juga: Ini Dia Harga Besi Siku Lubang Serbaguna

Lembaga ini dijalankan dengan mengikuti dasar induknya yaitu koperasi. Prinsip dasar dari KSP yaitu memiliki anggota dengan sifat sukarela dan terbuka. Pengelolaannya juga dilakukan secara mandiri dan demokratis serta kekuasaan tertinggi berada pada Rapat Anggota. Selain itu, keuntungan yang didapat dari pengelolaan lembaga ini akan dibagi secara adil sesuai kesepakatan dalam rapat tersebut.

Guna berjalannya usaha lembaga ini, ada beberapa sumber modal yang dikelola yaitu:

  • Simpanan pokok yang dibayarkan oleh anggota saat mendaftar.
  • Simpanan wajib yang merupakan iuran anggota setiap bulan.
  • Simpanan sukarela yang sifatnya mirip dengan tabungan karena tidak ada ketentuan jumlah dan waktu.
  • Dana cadangan yang berasal dari sisa usaha dan tidak dibagikan ke anggota karena digunakan untuk menambah modal koperasi.
  • Modal pinjaman dari koperasi ke pihak penyalur dana lainnya.
  • Donasi atau hibah yang diberikan oleh orang lain guna berjalannya koperasi.

Bagaimana Caranya Menjadi Anggota?

(Toilet Bisnis)

Koperasi ini memberikan pelayanan kepada para anggotanya. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa KSP juga bisa memberikan pinjaman kepada non anggota. Persyaratannya adalah bahwa peminjam berstatus sebagai calon anggota.

Sebelum Pins memutuskan untuk mendaftarkan diri sebagai anggota KSP, penting untuk memilih koperasi yang tepat. Hal ini dilakukan karena banyaknya penipuan berkedok koperasi dan tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Berikut ini beberapa hal yang harus dilakukan sebelum memilih koperasi.

  • Tidak semua koperasi menyediakan layanan pinjaman uang, jadi pastikan kamu memilih yang berstatus KSP.
  • Ada dua jenis KSP yaitu sekunder dan primer, jika kamu meminjam dana untuk perorangan, pilih KSP primer karena KSP sekunder tidak melayani pinjaman individual.
  • Cek data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah dan pastikan KSP yang akan dipilih terdaftar.
  • Cek jug izin penyelenggaraan transfer dana dari Bank Indonesia atau OJK.
  • Tidak semua koperasi menyediakan Kredit Tanpa Agunan (KTA), pilih yang memiliki pilihan tersebut.
  • Ketahui rutinitas rapat tahunan rutin karena ini merupakan pertimbangan aman tidaknya koperasi yang dipilih.
  • Cari tahu mengenai anggaran Sisa Hasil Usaha milik koperasi.
  • Pastikan perekrutan anggota dilakukan secara terbuka dan ada minimal 20 orang yang sudah tergabung.

Setelah menemukan koperasi yang tepat, Pins bisa ikut bergabung menjadi anggota KSP dan mendapat banyak keuntungan, berikut ini beberapa persyaratan umumnya.

  • Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Keanggotaannya bersifat perseorangan atau individu, bukan badan hukum.
  • Bersedia membayar simpanan pokok dan simpanan wajib mengikuti ketentuan lembaga.
  • Menyetujui Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta ketentuan lain yang berlaku dalam koperasi.
  • Menyetujui hasil Rapat Anggota Tahunan atau RAT.

Jika Pins sudah sanggup memenuhi ketentuan tersebut, bisa langsung datang ke koperasi tujuan untuk melakukan pendaftaran. Kamu akan dibantu oleh petugas guna memudahkan proses keanggotaan.

Baca Juga: Tips Jitu Memangkas Dana Saat Membangun Rumah

Pengajuan Pinjaman di KSP

(Cara Investasi Bisnis)

Salah satu peranan yang paling diminati di KSP tentunya fungsi untuk memberikan pinjaman. Ada beberapa keuntungan dari meminjam uang di koperasi di antaranya yaitu:

  • Persyaratan dan proses pengajuannya lebih mudah jika dibandingkan dengan bank.
  • Memiliki nilai adil dan bunga pinjamannya pun flat atau bahkan bisa turun.
  • Ada sistem bagi hasil sehingga mengurangi praktik rentenir.
  • Bunga lebih rendah jika dibandingkan lembaga keuangan lain untuk pinjaman di bawah Rp3 miliar.
  • Anggota koperasi akan mendapat Sisa Hasil Usaha (SHU) sehingga bunga pinjaman bisa berkurang.
  • Pajak yang diberlakukan ke peminjam lebih ringan dari bank.

Berbagai keuntungan tersebut membuat koperasi simpan pinjam menjadi pilihan banyak orang terutama pengusaha kecil ketika memerlukan pinjaman Jika Pins tertarik untuk mendapat layanan ini, berikut langkah-langkah mengajukan pinjaman ke KSP.

  • Memilih KSP yang tepat dan aman.
  • Mendaftar sebagai anggota.
  • Mengisi formulir atau proposal pengajuan pinjaman yang disediakan oleh pihak koperasi.
  • Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak atau NPWP untuk pinjaman dengan nominal di atas Rp50 juta.
  • Identitas diri berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik suami dan istri serta surat nikah, apabila sudah menikah.
  • Kartu Keluarga (KK), slip gaji, slip pembayaran rekening listrik, serta buku pensiun (apabila diperlukan).
  • Apabila meminjam dana untuk keperluan bisnis, maka peminjam juga harus mempersiapkan jaminan seperti surat kepemilikan tanah, BPKB, sertifikat deposito, dan lain-lain.

Lembaga keuangan seperti koperasi simpan pinjam memungkinkan banyak orang untuk mendapatkan modal secara mudah. Melihat berbagai keuntungan yang ditawarkan, tidak mengherankan jika KSP menjadi primadona untuk urusan pinjaman. Jika Pins ingin mengajukan pinjaman, ikuti cara-cara di atas dan jangan lupa untuk selalu cek keamanan dari KSP yang akan didaftarkan.


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Kontributor: Safina

Editor: Iko

Tags :

Bagikan Artikel