Kamus Istilah Properti

Azimuth

istilah properti

Azimuth

Azimuth adalah sudut yang dibentuk dari arah utara dan menuju arah target. Titik tengah dari pertemuan keduanya disebut sudut azimuth.

Apa itu azimuth?

(Research Gate)

Nyaman dan sehatnya orang yang berada di dalam suatu bangunan punya pengaruh besar dari sinar matahari yang masuk ke dalamnya. Selain itu, sinar matahari juga mempengaruhi mudah rusak atau tidaknya benda-benda yang ada di dalam bangunan tersebut.

Maka dari itu, dalam pembuatan rumah yang layak diperlukan perencanaan yang tepat. Beberapa perencanaan yang dimaksud diantaranya adalah menentukan letak konstruksi pembayang sinar matahari dan memperkirakan arah pergerakan sinar matahari di lokasi pembangunan.

Sebagai contoh, kita bisa menerapkan altitude 30 derajat dan azimuth 75 derajat ke sebelah barat untuk membangun sebuah dinding bangunan yang baik. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan azimuth?

Azimuth adalah sudut yang dibentuk dari arah utara dan arah target. Titik tengah dari pertemuan keduanya disebut dengan sudut azimuth. Sudut ini juga biasa disebut dengan sudut kompas, karena arah utara menjadi referensi titik awal (titik nol) dari sudut yang hendak dibuat.

Apabila rumah dikonstruksikan sesuai dengan altitude dan azimuth yang presisi, maka bangunan akan lebih teduh namun pencahayaan natural bisa masuk dengan baik ke dalam bangunan. Selain itu, kita juga bisa mengatasi permasalahan jamur pada furnitur atau benda-benda di dalam rumah.

Pembayangan dan azimuth

(PNG Key)

Pembayangan merupakan cara yang sampai saat ini dinilai paling tepat untuk menanggulangi panasnya sinar matahari yang masuk ke dalam bangunan. Memasang atau membuat medium pembayangan juga bisa menjadi cara yang efektif untuk mengurangi atau menghilangkan silaunya cahaya alami matahari yang masuk ke dalam bangunan.

Ada dua jenis konstruksi yang bisa dijadikan media untuk pembayangan. Konstruksi-konstruksi yang dimaksud adalah:

  • Dinding (pembayangan dinding).
  • Atap (pembayangan atap).

Akan tetapi, kita juga dapat menggunakan cara alternatif sebagai medium pembayangan sinar matahari. Beberapa cara alternatif yang dimaksud antara lain:

  • Memasang kere.
  • Membuat pagar yang bisa menjadi penghalang sinar.
  • Membangun konstruksi sun shading di antara dinding dan atap.
  • Menanam tanaman yang bisa menjadi penghalang sinar.

Prinsip utama melakukan pembayangan

(Energy Models)

Hal utama yang perlu dikontrol adalah masuknya sinar matahari ke dalam bangunan. Itu menjadi prinsip utama dalam upaya melakukan pembayangan. Dengan melakukan pembayangan dengan tepat, kita bisa membatasi ruangan-ruangan atau area-area mana saja yang membutuhkan sinar matahari. Begitu juga dengan ruangan-ruangan yang diperkirakan tidak memerlukan banyak sinar matahari.

Manfaat penting bangunan yang didesain sesuai dengan azimuth matahari

(Energy Models)

Upaya membuat konstruksi pembayangan merupakan respon yang cerdas untuk menghadirkan bangunan yang mempunyai atmosfer baik dan sehat bagi orang-orang yang ada di dalamnya. Pada bagian ini, kami akan membagikan poin-poin terkait manfaat penting dari pembuatan bangunan yang sesuai dengan azimuth matahari.

  • Menjadi pengatur atau pengontrol masuknya cahaya matahari ke dalam bangunan.
  • Menghalangi atau mengurangi efek silau dari cahaya matahari yang masuk ke dalam bangunan.
  • Mengurangi efek dari panasnya sinar matahari yang mendarat di permukaan bangunan. Jadi, ruangan-ruangan di dalamnya bisa tetap sejuk.
  • Menjadi pengontrol termal di dalam bangunan yang menubuh pada bangunan. Apabila benar-benar baik suhu di dalam rumah, maka tidak perlu untuk memasang air conditioner atau pendingin udara lain (jika bangunan berada di negara tropis).

Urutan pengerjaan konstruksi dinding bangunan dengan pembayang yang baik

(@Beta Paramita)
  • Pertama: Kita perlu menentukan terlebih dahulu di mana arah utara dari lokasi pengerjaan konstruksi.
  • Kedua: Kita menandai titik tengah lokasi pembangunan sebagai titik P.
  • Ketiga: Buatlah gambar penentuan sudut bayang dengan azimuth 75 derajat ke arah barat. Dari titik 75 derajat ke arah barat tersebut, kita buat sebuah garis yang ditarik melalui atau menuju titik P. Garis ini akan kita sebut dengan garis A-A.
  • Keempat: Dari titik P, buatlah garis lurus menuju arah utara.
  • Kelima: Di ujung teritis jendela pada potongan garis A-A lukislah sudut altitude sebesar 30 derajat. Tarik terus garis-garis sinar vertikal hingga ke lantai. Proyeksikan sinar tersebut ke garis A-A hingga diperoleh dua titik yakni titik 1 dan titik 2.
  • Keenam: Dari titik 1 dan 2, tarik garis vertikal agar berpotongan dengan garis lantai. Di potongan tersebut tarik garis ke titik ujung jendela dan titik terbawah jendela. Dari sini, akan terbentuk sudut bayangan vertikal yang besarnya 35 derajat.
  • Ketujuh: Membuat protektor sudut bayangan dengan sudut sesuai dengan arah berjalannya sinar matahari di lokasi pembangunan.

Penjelasan di atas menjadi akhir dari artikel yang secara khusus membahas tentang azimuth dan kegunaannya dalam ranah properti. Kita dapat mengatur masuknya cahaya alami ke dalam ruangan dengan membuat dan menandai sudut azimuth yang sesuai dengan pergerakan matahari. Dari situ, kita bisa menentukan titik titik mana saja yang pas untuk diletakkan jendela maupun medium pembayang sinar matahari.

Semoga apa yang sudah dipaparkan di atas dapat membantu kamu ya, Pins! Sampai jumpa di artikel Glossary Pinhome selanjutnya!


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!
Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.