Pinhome

Finansial

Tips Agar Rumah yang Dijual Cepat Laku

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 3 menit membaca

Bagi sebagian orang menjual dan belikan properti adalah pekerjaan. Sementara itu, ada juga yang melakukan jual beli rumah karena terdesak akan kebutuhan atau hal lainnya. Tapi apapun alasannya, tentu saja bagi pihak penjual, melakukan strategi agar rumah yang ditawarkan cepat laku terjual jelas jadi pokok pikiran tersendiri.

Beberapa kasus jual beli properti, termasuk rumah, ditenggarai tak bisa terjual karena beragam alasan. Mulai dari harga jual yang terlalu tinggi, bentuk rumah yang kurang pas, lokasi yang kurang strategis hingga banyak hal lainnya. Pada dasarnya ada trik tersendiri para marketing properti memoles komoditasnya agar cepat laku terjual. Apa saja triknya? Temukan dalam ulasan kali ini.

rumah dijual
rumah dijual

Fokus Untuk Memoles Interior, Jangan Lupakan Eksterior, Faktor Harga Juga Berpengaruh

Dikutip dari beragam sumber jual beli properti. Berikut adalah hal-hal yang bisa menjadi tips untuk menarik pembeli potensial. Yang ujungnya tentu saja menghasilkan deal jual beli.

1. Tata Bagian Luar Atau Eksterior

Bagian luar rumah adalah “selling point” pertama. Bagaimana tidak, tentunya bila calon pembeli melakukan survei hal pertama yang dilihat adalah bagian luar ruangan. Perhatikan detil seperti taman yang dipercantik, cat baru, bagian atap yang tidak bocor, yang ujungnya menciptakan kerapian yang bisa jadi alasan orang untuk menjatuhkan pilihan.

2. Interior Adalah Yang Selanjutnya, Perlu Sedikit Modal Agar Jadi Selling Point

Bagian kedua tentu adalah bagian dalam rumah. Terkadang perlu sedikit keluar modal, ini untuk maintenance beberapa bagian. Pastikan setiap ruangan dalam kondisi bersih dan terawat, lantai yang tidak ada kerusakan, biasanya keramik yang pecah perlu diganti. Cat juga adalah sisi lain yang jadi pertimbangan seorang pembeli, bila ada modal cukup ganti dengan yang baru untuk membuatnya semakin menarik. Kamar mandi dan saluran air perlu diperhatikan jangan sampai ada yang bocor atau mengalami kerusakan. Bagian plafon juga biasanya jadi perhatian calon pembeli, plafon yang terdapat bekas tetesan air hujan juga perlu diganti sebab biasanya ada indikasi terjadi kebocoran selama sekian waktu dan tidak ditangani. Ini bisa mengindikasikan bahwa rumah kurang terawat.

3. Harga Adalah Pertimbangan Utama, Pastikan Sesuai Dengan Motif Ekonomi

Pertimbangan harga adalah pertimbangan utama bagi seorang pembeli rumah. Ini dikarenakan harga rumah bukanlah sebuah barang yang murah, oleh karena itu bagi seseorang yang berposisi penjual harus melakukan perhitungan yang pas. Perhitungan disini artinya harga tidak boleh terlalu murah karena pembeli akan berpikir ulang, juga tidak boleh terlampau murah karena tentu akan merugikan kita sebagai pihak penjual.

Menjual rumah adalah sebuah seni, untuk itu harus dipahami benar agar bisa menjual dengan cepat namun tetap tidak mengalami kerugian. Tips yang ada disini tentu hanya bersifat rangkuman semata. Selamat memulai penjualan, semoga sukses!

Bagikan Artikel