Pinhome

Surat Izin Usaha, Pengertian, Fungsi, dan Contohnya

Dipublikasikan oleh Voni Wijayanti ∙ 12 July 2021 ∙ 7 menit membaca

Macam-macam Surat Izin Usaha – Setiap kita hendak membangun sebuah bisnis, terutama bisnis besar, maka kita memerlukan dokumen bernama surat izin usaha. Mengapa surat izin sangat diperlukan?

Karena jika kita mempunyai sebuah usaha yang sudah matang, namun kita tidak memiliki surat izin resmi dari pemerintah (Surat Izin Usaha), maka usaha kita bisa di cap sebagai usaha yang ilegal. 

Baca Juga:

Apa Itu Surat Izin Usaha?

(Gramedia)

Surat perizinan usaha merupakan sebuah dokumen yang berguna untuk pengawasan, pengarahan, pengendalian, serta pembinaan dalam proses pengelolaan suatu usaha. Surat ini dikeluarkan oleh badan hukum yang berguna untuk menunjukan bahwa usaha tersebut legal untuk dijalankan.

Mengapa Perizinan Usaha perlu dilakukan  ?

Karena menurut pemerintah yang dituangkan dalam peraturan Menteri Nomor 36/M-DAG/PER/9/2007, surat izin ini dibutuhkan agar tercapai sebuah ketertiban dalam usaha, kelancaran arus barang, serta kesempatan untuk mengembangkan usahanya.

Dengan kita memiliki Surat Izin, maka dapat dikatakan kita memiliki pendukung keamanan yang tinggi. Selain bermanfaat untuk diri kita sendiri, pembuatan perizinan usaha juga dapat menjadi bentuk atas kepatuhan diri kita terhadap undang-undang yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Baca juga:

Fungsi Surat Izin Usaha

Fungsi utama dari surat ini adalah sesuatu yang sangat penting sebagai bukti legal suatu usaha. Berikut beberapa diantaranya:

  1. Sebagai sarana perlindungan hukum, dengan kepemilikan catatan tertulis di pemerintah dan terhindar dari tindakan penertiban pemerintah. Untuk memberikan rasa aman dan nyaman ketika membuka usaha.
  2. Syarat dalam kegiatan dan memiliki sifat menunjang perkembangan usaha. Seperti untuk syarat pengajuan kredit modal usaha.
  3. Syarat untuk mengikuti tender dan lelang, sebagai bukti legalitas yang kuat suatu perusahaan.
  4. Sarana pengembangan usaha ke level internasional, seperti untuk melakukan ekspor dan impor.
  5. Sarana untuk promosi dan kredibilitas usaha, perusahaan dapat melakukan promosi dengan lebih mudah termasuk pameran yang diselenggarakan pemerintah.

Format Surat Izin Usaha

Berikut adalah beberapa hal yang harus dicantumkan dalam membut surat tersebut. Diantaranya:

  1. Identitas perusahaan: Termasuk nama perusahaan, bentuk perusahaan, merek, NPWP, alamat perusahaan, nomor telepon.
  2. Identitas pemilik usaha: Termasuk nama lengkap, tempat/tanggal lahir, alamat, nomor telepon, suami/istri.
  3. Modal yang disetor dan kekayaan bersih.
  4. Kegiatan usaha: Jenis usaha yang dilakukan termasuk kelembagaan, bidang usaha, jenis barang/jasa.
  5. Pemimpin perusahaan, dan stakeholdernya.

Macam-Macam Surat Izin Usaha dan Contohnya

Surat izin usaha terbagi atas beberapa bidang, mulai dari bidang perdagangan, perikanan, tempat usaha dan sebagainya. Supaya lebih jelas, berikut kami jelaskan secara lengkap apa saja macam-macam surat izin beserta contohnya.

1. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

Macam macam surat izin yang pertama adalah (SIUP). SIUP adalah surat Izin yang dibuat untuk dapat melaksanakan kegiatan usaha perdagangan.

SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) itu sendiri berada di bawah kekuasaan pemerintah. Jadi, pemerintah akan memberikan surat izin ini kepada orang yang hendak melakukan usaha, yang kemudian dijadikan bukti bahwa usaha yang telah dibangun bersifat legal.

A. Jenis-Jenis SIUP

Namun, pemerintah juga menegaskan bahwa kepemilikan surat ini tidak hanya ditujukan pada pebisnis besar saja, tapi juga pada pengusaha berskala kecil. Oleh karena itu SIUP sendiri dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

1. SIUP Mikro

Merupakan SIUP yang diberikan kepada orang yang memiliki modal usaha 50 juta sampai 500 juta.

2. SIUP Menengah

SIUP yang diberikan kepada pengusaha yang memiliki modal usaha sebesar 500 juta sampai 10 milyar.

3. SIUP Besar

SIUP besar merupakan surat izin yang harus dimiliki oleh orang yang memiliki modal usaha lebih dari 10 Milyar.

B. Fungsi SIUP

SIUP itu sendiri memiliki beberapa fungsi, yakni:

  •  Alat pengesahan sebuah usaha oleh pemerintahan.
  • Menjadi salah satu syarat untuk dapat andil dalam proses lelang yang diselenggarakan oleh pemerintah.
  • Digunakan sebagai salah satu senjata untuk melakukan ekspor dan impor, karena jika kita memiliki SIUP maka urusannya akan lebih mudah.

Baca juga:

C. Syarat Pembuatan SIUP

Berikut adalah beberapa syarat jika Anda hendak membuat SIUP:

  1. Fotokopi Akta Pendirian (asli diperlihatkan).
  2. Fotokopi Akta Perubahannya & Laporannya, jika ada (asli diperlihatkan).
  3. Fotokopi SK. Menteri Hukum & HAM RI (asli diperlihatkan) atau Bukti PNBP untuk PT-Baru.
  4. Fotokopi Surat Keterangan Domisili perusahaan, (asli diperlihatkan).
  5. Fotokopi SITU-Surat Izin Tempat Usaha (bagi perusahaan yang dipersyaratkan).
  6. Fotokopi Kontrak/Sewa T.Usaha/Surat Keterangan dari pemilik gedung.
  7. Fotokopi NPWP-Nomor Pokok Wajib Pajak (asli diperlihatkan).
  8. Fotokopi KTP Pemegang Saham atau NPWP jika Badan Usaha.
  9. Fotokopi KTP Pengurus Perseroan (Direksi & Komisaris).
  10. Fotokopi KK jika Pimpinan/Penanggung Jawab perusahaan adalah Wanita.
  11. Pas Photo Direktur Utama/Pimpinan Perusahaan (3 x 4) 2 lembar.
  12. Fotokopi Neraca Awal Perusahaan.

D. Perusahaan yang Tidak Wajib Memiliki SIUP

Ternyata Pins, ada juga beberapa golongan perusahaan yang tidak diwajibkan memiliki SIUP. Penasaran? Mari simak daftarnya dibawah ini.

  • Perusahaan kantor cabang atau perwakilan
  • Perusahaan yang melakukan kegiatan usaha di luar sektor perdagangan
  • Perusahaan perdagangan mikro yang memiliki kriteria, usaha perseorangan atau persekutuan, kegiatan usaha dijalankan oleh pemilik atau anggota keluarga terdekat dan memiliki kekayaan bersih maksimal 50 juta rupiah

Semua ketentuan di atas telah diatur dalam pasal 4 Peraturan Menteri Perdagangan No. 46/M-DAG/PER/9/2009 sebagai perusahaan yang termasuk dalam golongan pengecualian. Tetapi bila perusahaan Pins golongan mikro dan ingin tetap mempunyai surat SIUP tersebut. Pins bisa membuat SIUP dengan jenis mikro. Dengan adanya hal tersebut, khusus perusahaan mikro SIUP tidak diwajibkan.

Contoh Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

(Lezgetreal.com)

2. Surat Izin Tempat Usaha (SITU)

Macam-macam surat izin usaha selanjutnya yaitu Surat Izin Tempat Usaha (SITU). SITU adalah surat izin tempat usaha yang dibuat untuk mendapatkan izin dari sebuah lokasi usaha.

SITU begitu dibutuhkan agar tidak menimbulkan kerugian maupun gangguan dari pihak lain, khususnya pada area sekeliling tempat usaha.

SITU sangat berbeda jauh dengan Surat Kuasa, namun masih dalam satu rumpun. Jika SITU merupakan jenis surat resmi yang diperoleh dari badan hukum setempat, maka Surat Kuasa merupakan jenis surat resmi yang diperoleh atau dibuat oleh perorangan di dalam lingkup instansi atau lembaga.

Baca juga:

Contoh SITU

(Contoh-Contoh Surat.com)

3. Surat Izin Tanda Daftar Perusahaan (TDP)

Menurut Wikipedia, surat Izin Tanda Daftar Perusahaan (TDP) adalah daftar catatan resmi yang diadakan menurut ketentuan undang-undang, yang didalamnya terdapat hal-hal yang wajib didaftarkan oleh setiap perusahaan, kemudian di legalisir (disahkan) oleh para pejabat yang berwenang pada bidangnya.

Dasar hukum untuk menguatkan perintah diharuskannya mendaftarkan perusahaan ke pemerintah, sebagai berikut :

  • Undang-undang Republik Indonesia No.3 tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan
  • Surat Keputusan Menperindag No:596/MPP/Kep/9/2004 tentang Standar Penyelenggaraan Wajib Daftar Perusahaan

Contoh Surat Izin Tanda Daftar Perusahaan (TDP)

(Contoh-Contoh Surat.com)

4. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL)

AMDAL, telah disebutkan dalam PP No. 27 Tahun 1999, merupakan kajian mengenai dampak besar dan penting untuk mengambil sebuah keputusan suatu usaha terhadap lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses penyelenggaraan usaha atau kegiatan.

AMDAL bertugas untuk menganalisis berbagai macam faktor, seperti faktor fisik, faktor kimia, sosial, biologi, dan sosial budaya.

Komponen yang harus ada dalam laporan AMDAL meliputi :

  • Penyajian Informasi Lingkungan (PIL)
  • Kerangka Acuan (KA)
  • RPL (Rencana Pemantauan Lingkungan)
  • RKL ( Rencana Pengelolaan Lingkungan)
  • ANDAL (Analisis Dampak Lingkungan)

Baca juga:

5. Nomor Rekening Bank (NRB)

NRB (Nomor Rekening Bank) merupakan nomor rekening dalam buku bank yang diberikan oleh bank kepada calon pengusaha untuk kepentingan transaksi keuangan.

(Contohcontohsurat.com)

6. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Adalah nomor yang diberikan kepada calon pengusaha sebagai media administrasi perpajakan, sekaligus sebagai identitas wajib pajak.

(Kibrispdr.org)
  • Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
  • Izin POM
  • Surat Izin Gangguan (HO)
  • Tanda Daftar Industri (TDI)
  • Surat Izin Prinsip
  • Surat Izin Usaha Industri (SIUI)
  • Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU)

Demikian sedikit ulasan yang kami sajikan mengenai macam-macam surat izin usaha. Semoga informasi dalam artikel ini bisa membantu Anda.

Baca juga:

Featured Image Source: Universitas Ciputra

Editor: Voni Sri


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap seperti pada perumahan Kuantan Regency Kwarasan di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. Cek pilihan rumah di Kota Bogor terbaik dari Pinhome!

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai Properti di Property Academy by Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Vasa Jagakarsa Hunian Modern Tropis Strategis Berkonsep Townhouse

Menentukan rumah idaman memang bukanlah perkara mudah. Pasalnya banyak hal yang harus dipertimbangk

Finansial
Finansial Mengenal Analisis SWOT Untuk Mengembangkan Bisnis

Membangun sebuah bisnis yang sukses tidak bisa terjadi dalam semalam. Ada banyak unsur dan juga keg

Properti
Properti 3 Contoh Rumah Idaman dan Populer Saat Ini

Desain atau contoh rumah idaman bagi tiap-tiap orang tentunya tidak sama. Ada yang mendefinisikan r

Properti
Properti Ingin Memilih Lokasi Tempat Tinggal Strategis? Perhatikan Hal Ini!

Memilih lokasi tempat tinggal strategis bukanlah perkara mudah, banyak yang harus kita pertimbangka

Artikel Terkini

Edukasi
Edukasi Contoh Surat Pengantar Nikah, Begini Cara Mengurusnya!

Pinhome - Mengurus pernikahan tak hanya perihal dekorasi dan catering acara saja. Kamu juga harus m

Edukasi
Edukasi 3 Contoh Surat Keterangan Sehat dari Rumah Sakit atau Puskesmas

Contoh surat keterangan sehat itu seperti apa, sih? Kamu mungkin saat ini sedang mencari surat kete

Edukasi
Edukasi Contoh Surat Pengajuan Dana yang Baik dan Benar!

Ingin mengajukan surat pengajuan dana? Jangan buat asal-asalan kalau ingin pengajuannya diterima, y

Lifestyle
Lifestyle 40+ Referensi Ucapan Selamat Ulang Tahun buat Teman & Sahabat

Menyampaikan ucapan selamat ulang tahun buat teman adalah hal yang wajib diutarakan. Pasalnya, doa

Edukasi
Edukasi Contoh Surat Wasiat yang Sah Menurut Hukum

Bicara soal wasiat tentu menjadi satu hal yang sensitif. Tak jarang, hal ini pun kerap menjadi pers

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia