Pinhome

  • Blog
  • Lifestyle
  • Hadits Tentang Diam daripada Berkata Tidak Baik dalam Islam

Hadits Tentang Diam daripada Berkata Tidak Baik dalam Islam

Dipublikasikan oleh Annisa Hapsari ∙ 15 October 2021 ∙ 5 menit membaca

Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW berkata bahwa keselamatan seorang umat muslim tergantung pada kemampuannya menjaga lisan. Oleh sebab itu, kiranya penting bagi Pins untuk menjaga setiap perkataan dan ucapan yang keluar dari mulut. Bahkan, ada hadits tentang diam yang menganjurkan kamu untuk diam daripada berkata buruk.

Pinhome – Dalam Islam sendiri, terdapat beberapa hadits tentang berkata baik atau diam. Untuk mengetahui detail dari hadits tersebut, Pins dapat membaca ulasan ini sampai habis. Yuk, langsung simak ulasannya!

Hadits tentang berkata baik atau diam

(Pexels)

Lewat hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: 

مَنْ كَانَ يُؤمِنُ بِاللهِ وَاْليَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْراً أَو لِيَصْمُتْ

Artinya: “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata baik atau diam.” – HR. Bukhari.

Bahkan dalam hadis lainnya, Rasulullah SAW juga berkata demikian: 

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُت

Artinya: “Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata yang baik atau diam.” – HR. Bukhari.

Ibnu Hajar menjelaskan bahwa ucapan Nabi Muhammad SAW dalam hadis tersebut adalah perintah agar seorang muslim dapat menjaga lisannya. Jika tak bisa menjaga lisan, kita sebagai muslim disarankan untuk diam saja. 

Bahkan, Imam Al-Syafi’i pun pernah menjelaskan demikian: 

“Apabila seseorang ingin berbicara, hendaklah berpikir dulu. Bila jelas maslahatnya maka berbicaralah, dan jika dia ragu maka janganlah dia berbicara hingga nampak maslahatnya.”

Dalam sebuah surah, Allah SWT juga memperingatkan bahwa terdapat malaikat yang akan mencatat setiap ucapan manusia. Baik ucapan yang baik atau buruk. Allah SWT  berfirman:

مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ

Artinya: “Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” – QS. Qaaf ayat 18.

Baca Juga: Orang Yang Berkata Dusta Merupakan Salah Satu Tanda Tidak Baik. Simak Detailnya Di Sini!

Manfaat Menjaga Lisan untuk Diri Sendiri dan Orang Lain

(Pexels) 

Selain anjuran untuk berkata baik atau diam, Rasulullah SAW juga memperingatkan umatnya agar tidak banyak bicara. Kecuali jika yang dibicarakan ialah hal baik dan mendatangkan banyak manfaat. 

Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya: 

“Janganlah kamu sekalian memperbanyak bicara selain berzikir kepada Allah; sesungguhnya memperbanyak perkataan tanpa zikir kepada Allah akan mengeraskan hari, dan sejauh-jauh manusia adalah yang hatinya keras.” – HR. Tirmidzi.

Jika merujuk pada ungkapan di atas serta hadits tentang berkata baik atau diam, sebagai umat muslim sudah sewajarnya bila kita turut menjaga lisan. Pasalnya, perbuatan ini dapat mendatangkan banyak manfaat. Berikut beberapa di antaranya: 

Memiliki kedudukan yang tinggi sebagai muslim

Seorang umat muslim yang dapat menjaga lisannya, akan diberikan kedudukan yang tinggi di akhirat nanti. Pasalnya, dengan menjaga lisan ia akan terhindar dari perkataan yang berujung pada dosa. 

Selain itu, Rasulullah SAW juga berkata bahwa mereka yang pandai menjaga lisan akan ditempatkan di surga-Nya. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW yang artinya demikian: 

“Barangsiapa yang dapat memberikan jaminan kepadaku tentang kebaikannya apa yang ada di antara kedua tulang rahangnya – yakni mulut atau lidah – serta antara kedua kakinya – yakni kemaluannya, maka saya memberikan jaminan surga untuknya.” – HR. Bukhari.

Baca Juga: Dalil Atau Hadits Tentang Istiqomah Dalam Islam

Terhindar dari sifat keras hati

Manfaat menjaga lisan lainnya tak cuma dirasakan saat di akhirat, tapi juga di kehidupan dunia. Disebutkan bahwa mereka yang mampu menjaga lisan akan terhindar dari sikap keras hati.

Pasalnya, umumnya seseorang yang banyak bicara suka mengumbar perkataan dan doa. Bahkan, beberapa di antaranya pun sulit menerima nasihat sehingga hati-Nya bergetar dan tak mencintai Allah SWT dengan ikhlas. 

Menyelamatkan diri dari dosa

Selain salat, cara lain untuk menyelamatkan diri dari siksa kubur ialah dengan menjaga lisan. Alih-alih bergosip atau bergunjing lebih baik jika memperbanyak istighfar atau berdzikir. 

Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad SAW bersabda: 

“Janganlah kamu sekalian memperbanyak bicara selain berzikir kepada Allah; sesungguhnya memperbanyak perkataan tanpa zikir kepada Allah akan mengeraskan hari, dan sejauh-jauh manusia adalah yang hatinya keras.” – HR. Tirmidzi.

Memperoleh rida Allah di dunia dan akhirat

Seseorang yang dapat menjaga lisan akan diberi limpahan rida dan berkah dari Allah SWT. Baik keberkahan di dunia maupun di akhirat. Bahkan, dengan menjaga lisan pun Insya Allah kita akan mendapatkan surga dan dapat dipertemukan dengan Allah SWT. 

Hal tersebut sesuai dengan bacaan dalam salah satu hadis yang artinya demikian: 

“Sesungguhnya seseorang berbicara dengan satu kalimat yang diridhai oleh Allah dan dia tidak menyangka akan sampai kepada apa (yang ditentukan oleh Allah), lalu Allah mencatat keridhaan baginya pada hari dia berjumpa dengan Allah.” – HR. Tirmidzi.

Selain hal di atas, dengan berkata baik kita pun dapat menjaga silaturahmi dan hubungan baik dengan sesama muslim. Sebab, kita tak mengucapkan perkataan yang menyakiti orang lain. 

Terakhir, dengan berkata baik kita juga dapat belajar menjadi pribadi yang santun dan lebih hati-hati. Pasalnya, kita tak ingin apa yang diucapkan membekas di hati orang lain.

Demikian tadi hadits berkata baik atau diam. Semoga dapat menjadi pedoman bagi Pins untuk menjaga lisan!


Temukan pilihan rumah terlengkap seperti pada perumahan Nucifera Residence di Aplikasi Pinhome. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini.

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!
Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Kontributor: Lea

Editor: Annisa

Tags :

Bagikan Artikel