Pinhome

Tips Properti

Beli Rumah dengan Cash Bertahap? Perhatikan Hal-hal Berikut!

Dipublikasikan oleh Jay ∙ 16 April 2020 ∙ 3 menit membaca

Jika sudah ngebet pengin beli rumah tapi gak berani punya hutang lama-lama kaya KPR dan belum punya cukup tabungan buat tunai keras, Pins bisa coba opsi metode pembayaran menggunakan cash bertahap. Apa saja yang harus diperhatikan?

Pinhome — Secara umum, industri properti mengenal 3 metode pembayaran untuk jual-beli rumah: tunai keras, tunai bertahap, dan KPR. Masing-masing cara memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing; sehingga Pins sebaiknya melakukan perencanaan yang matang dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan ekonomi Pins sendiri.

Dalam artikel ini, Pinhome akan membahas tentang tunai bertahap atau cash bertahap. Secara garis besar, metode pembayaran ini sebenarnya terhitung sebagai tunai, namun dilakukan secara bertahap tiap bulan dalam jangka waktu tertentu. Bisa dibilang cash bertahap ini merupakan hybrid antara metode pembayaran tunai dan KPR.

Baca juga: Tunai, Cash Keras, atau Cash Bertahap, Ini Pertimbangan Saat Beli Rumah

Sebelum menetapkan metode pembayaran cash bertahap sebagai pilihan Pins saat membeli rumah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terlebih dahulu!

Jalin komunikasi yang baik dengan developer/pengembang

Metode pembayaran cash bertahap ini dilakukan antara pembeli dan pengembang, Pins. Jadi pastikan Pins memiliki akses langsung ke developer tersebut. Jangan lupa juga untuk selalu cek rekam jejak pengembang tersebut dan pastikan pengembang yang kamu pilih memiliki reputasi yang baik.

Rumah Cash Bertahap

Sebelum mengeluarkan biaya, pastikan kesepakatan sudah sesuai dan menguntungkan kedua belah pihak. Cantumkan juga kesepakatan menggunakan metode pembayaran cash bertahap di dalam Perjanjian Jual Beli (PJB) yang dibuat oleh notaris.

Jangan lupa membayar booking fee

Booking fee atau uang tanda jadi merupakan tanda kesepakatan untuk melakukan transaksi properti. Dengan uang tanda jadi tersebut, Pins setuju untuk berkomitmen membayar rumah dengan tunai bertahap, sedangkan pengembang berkomitmen untuk membangun rumah Pins sesuai dengan spesifikasi dan di kavling yang sudah Pins pilih. Jumlah booking fee ini tergantung oleh peraturan masing-masing pengembang ya, Pins!

Rumah dengan Cash Bertahap

Lakukan Kesepakatan Pra Perjanjian Jual Beli (PPJB)

Untuk menghindari resiko, kedua pihak dibantu oleh notaris untuk menandatangani PPJB yang berisi tentang peraturan metode pembayaran cash bertahap. Di dalam PPJB biasanya terdiri dari spesifikasi bangunan, harga beli, jumlah cicilan per bulan, waktu pembayaran, dan waktu pengerjaan rumah.

Rumah dengan Cash Bertahap

Buat Akta Jual Beli

Setelah melewati proses kesepakatan dan sudah melunasi pembayaran rumah, Pins dapat meningkakan PPJB menjadi Akta Jual Beli. Dokumen ini akan menjadi acuan Pins untuk mengurus administratif rumah baru, seperti urusan Pajak Bumi dan Bangunan, Pajak Penambahan Nilai, dan sebagainya. Biasanya, pada hari terakhir melunasi cash bertahap, Pins datang bersama pengembang untuk meminta notaris membuat Akta Jual Beli.


Sebenarnya tahapan dari cash bertahap ini menguntungkan ya, Pins! Kita jadi bisa memiliki rumah tanpa harus terlilit hutang karena KPR. Pins juga tak perlu berlama-lama menabung untuk membeli rumah sendiri karena harga properti yang cenderung selalu naik. Semua ini kembali lagi ke perencanaan awal: apakah metode pembayaran tunai bertahap ini sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan ekonomi Pins.

Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Anda Agen properti independen atau Agen kantor properti.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Bagikan Artikel