Pinhome

  • Blog
  • Berita Pinhome
  • Gak Pake Ribet, Ini Cara Beli Rumah Secara Online dan Keuntungannya!

Berita Pinhome

Gak Pake Ribet, Ini Cara Beli Rumah Secara Online dan Keuntungannya!

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 6 menit membaca

Zaman sekarang, apa sih yang gak bisa dilakukan secara online? Mulai dari transportasi, cari tiket pesawat sampai beli rumah pun bisa langsung dari handphone. Iya, beli rumah! Gak percaya?

Pinhome — Di era serba digital begini, masih ada beberapa aktivitas jual-beli yang sepertinya masih susah move on dari cara konvensionalnya, Pins. Salah satunya adalah transaksi properti. Ngerti banget, sih. Transaksi properti ini bernilai ratusan juta bahkan bisa mencapai milyaran. Makanya sebagian besar masyarakat masih merasa lebih nyaman bertatap mata langsung dengan pihak penjual.

Tapi, Pins, jangan mencoret teknologi dulu dari industri properti, lho! Akhir-akhir ini, jual-beli rumah secara online makin banyak peminatnya. Selain kita gak harus capek keliling dari satu lokasi ke lokasi yang lain, ternyata transaksi properti online malah bisa mempersingkat proses secara signifikan!

Sebenarnya gimana sih proses jual-beli rumah secara online? Baca penjelasannya di bawah ini!

1. Pilih listing di situs yang terpercaya

Yang pertama kali Pins harus lakukan adalah mengunjungi situs properti yang terpercaya. Umumnya, kita akan bisa langsung mencari properti yang diinginkan. Mulai dari tipe rumah, kepemilikan (baru atau seken), lokasi, rentang harga, dan sebagainya. Tak hanya itu, salah satu yang paling menyenangkan di era digital ini adalah transparansi informasi. Jadi, jangan lupa untuk cek reputasi situs yang Pins kunjungi.

Pins juga bisa mengunjungi Pinhome, lho! Pinhome adalah pionir platform jual, beli, dan sewa properti berbasis teknologi di Indonesia. Kalau di Pinhome, kita bahkan bisa mencari berdasarkan kriteria, lalu tinggal memasukkan nomor telepon yang dapat dihubungi. Nanti, Pins akan dihubungi oleh konsultan properti dari Pinhome yang bakal membantu dari proses pemilihan properti yang paling pas dengan kebutuhan, sampai ke tanda tangan akad kredit. Transaksi propertimu jadi semakin mudah, cepat, dan transparan!

2. Kunjungan properti

Setelah menemukan beberapa opsi rumah yang sesuai dengan kebutuhan, saatnya Pins mengunjungi properti tersebut secara langsung. Jangan lupa, Pins di sana jangan hanya melihat rumahnya saja, ya! Amati juga kawasan di sekitarnya, fasilitas, akses masuk, dan sebagainya. Oh ya, jika rumah yang akan dibeli masih dalam tahap pengembangan, biasanya Pins akan dialihkan ke show unit.

Namun, karena sekarang masih harus physical distancing dan lebih baik #DiRumahAja, konsultan Pinhome dapat memberikan tur virtual melalui platform meeting digital. Dengan begini, kita tetap sehat dan aman, rencana masa depan tetap jalan!

Baca juga: Tips Membeli Rumah dengan Aman di Tengah Pandemi Corona

3. Buat perkiraan kasar tentang pembiayaan rumah yang akan dibeli

Seusai kunjungan langsung atau tur virtual, jangan langsung cabut, Pins! Ngobrol dulu, lah, sama konsultan properti Pinhome. Diskusikan tentang metode pembiayaan yang Pins rencanakan. Mereka juga nanti akan menjelaskan secara lengkap tentang KPR, besaran biaya, perkiraan cicilan per bulan, hingga biaya-biaya yang mungkin terjadi selama masa angsuran KPR. Konsultan properti Pinhome juga akan mencatat dan membantu menghubungi pihak-pihak ketiga yang akan Pins butuhkan untuk melangkah ke tahap selanjutnya, seperti notaris dan bank. Oh ya, kalau mau, Pins sendiri juga bisa mencari para stakeholders ini melalui platform Pinhome, lho! Praktis, kan?

4. Kumpulkan dokumen yang akan dibutuhkan untuk pengajuan KPR

Kalau Pins sudah sampai di tahap ini, berarti sudah benar-benar siap punya rumah, kan? Dikit lagi, nih! Sekarang waktunya Pins melengkapi dokumen-dokumen yang dibutuhkan oleh bank untuk pengajuan KPR, seperti salinan kartu identitas, rekening koran, slip gaji, dan sebagainya.

Baca juga: Teliti Dulu Kelengkapan Dokumen Saat Transaksi Properti

Selain itu, tak ada salahnya Pins mengajukan permohonan cek skor kredit Pins dari OJK. Nantinya, pihak bank pun akan melakukan langkah ini untuk menentukan kelayakan kredit. Makanya, daripada sudah naik ke pengajuan KPR di bank ternyata malah ditolak, mending Pins sendiri yang tahu dan bisa langsung dituntaskan saat itu juga, kan?

5. Mengajukan KPR di bank

Eits, jangan buru-buru ke bank dulu, Pins! Tahu gak, KPR itu banyak banget jenisnya dan tiap bank punya kebijakan dan promo sendiri-sendiri. Coba cari jenis dan program KPR beserta bank yang paling sesuai dengan kebutuhanmu. Usahakan Pins memiliki 2-3 opsi bank. Jadi, misalkan pengajuan KPR Pins ditolak, Pins masih bisa usaha ke bank yang lain.

Begitu sudah berhadapan dengan petugas bank, gali lagi informasi yang banyak tentang KPR. Tunjukkan hitungan kasar yang sudah Pins buat, lalu hitung ulang bersama petugas bank. Dari situ, Pins langsung tahu lebih detil mengenai besaran biaya yang harus dibayarkan.

6. Tanda tangan akad kredit

Properti sudah terbayang, DP sudah terkumpul, dokumen lengkap, pihak ketiga sudah siap, waktunya Pins melakukan pertemuan untuk tanda tangan akad kredit. Biasanya, akad kredit ini akan dihadiri oleh pihak pembeli, pihak penjual, pihak bank, serta pihak pengembang (jika ada). Jangan lupa untuk membayar biaya-biaya yang dibebankan ke Pins sebelum tanda tangan akad, ya!

Baca juga: Penting! Ini Biaya-biaya yang Bisa Muncul Selama Masa Angsuran KPR

Voila! Begitu akad kredit selesai ditandatangani, bank akan langsung mentransfer jumlah yang sudah disepakati ke pihak penjual. Semudah itu! Jika Pins perhatikan, transaksi properti ini dibawa dari online melalui internet ke offline untuk bertemu langsung. Proses ini yang dinamakan O2O (online to offline) dan Pinhome bisa banget membantu menjembatani proses ini dengan sangat lancar dan cepat.


Tadi adalah langkah membeli rumah secara online. Kira-kira, Pins tahu gak apa keuntungan membeli rumah dengan metode ini?

a. Hemat waktu dan biaya

Bayangkan jika Pins melakukan seluruh langkah di atas tanpa menggunakan internet? Waduh, pasti cape banget! Harus mondar-mandir dari satu lokasi ke lokasi lainnya, keliling kota untuk mencari developer, notaris, atau bank. Belum lagi mencocokkan jadwal kita dengan kesibukan semua orang. Ribet!

b. Lebih fokus

Bayangkan kalau kita mencari properti secara langsung atau di event seperti pameran, apa yang terjadi? Benar, jadi too much information. Saking banyaknya pilihan, banyaknya promo, banyaknya gimmick, Pins bisa kehilangan fokus untuk menentukan prioritas kebutuhan. Dengan menggunakan internet, Pins dapat menentukan properti yang paling ideal tanpa pengaruh dari yang lain.


Setelah tahu langkah-langkah dan keuntungan jual-beli rumah secara online, pasti langsung pada pengin nyobain, kan? Coba sini mampir ke website Pinhome, lalu bisikin kriteria rumah ideal Pins! Berbekal teknologi, Pins bakal ngerasain betapa mudah membeli rumah dengan Pinhome!

Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di Rekan Pinhome sebagai Agen dan Kantor Properti.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Bagikan Artikel