Kamus Istilah Properti

Xystus

istilah properti

Xystus

Xystus merupakan istilah dalam arsitektur Yunani yang berarti sebuah jalan setapak panjang dikelilingi oleh pilar tinggi beratapkan tanaman hias. Biasanya area ini digunakan para prajurit untuk berlatih. Namun, sumber lain menyebutkan bahwa Xystus di Romawi kuno bermakna area terbuka dengan jalan setapak yang dikelilingi oleh pohon, tanaman dan pilar.

Fungsi Xystus

Apabila kamu menggunakan definisi xystus berdasarkan arsitektur Yunani, maka fungsinya akan mencakup hal berikut,

  • Untuk menjadi area pelataran dan taman yang menjadi tempat berlindung ketika hari hujan atau bersalju.
  • Area ini juga bisa menjadi ornamen penghias sebuah properti agar bangunan semakin cantik. Biasanya area hotel, kerajaan, rumah sakit, atau taman bisa mengaplikasikan xystus.
  • Xystus juga bisa menjadi area duduk-duduk bersama kolega. Beberapa universitas atau perguruan tinggi yang mempunyai area ini bisa difungsikan sebagai tempat diskusi antar mahasiswa secara outdoor.

Apabila kamu mengacu pada definisi xystus dari Romawi kuno, maka fungsinya pun sedikit mirip yaitu,

  • Sebagai area untuk duduk dan berkumpul bersama kolega atau teman di taman.
  • Area ini juga bisa difungsikan untuk menyelenggarakan acara outdoor seperti live music concert dengan kapasitas mini.
  • Kamu juga bisa menggunakan area ini untuk lokasi pemotretan.

Ragam contoh Xystus

Untuk memberikan pemahaman tentang arsitektur ini, kamu bisa merujuk pada penjelasan lengkap mengenai ragam dan adaptasi pengaplikasian xystus di era modern berikut. Yuk disimak!

Penggunaan rumput sebagai penutup atau atap

(Pinterest)

Pertama, kamu bisa menyaksikan tanaman rambat hijau yang melindungi bagian atap semen di atas. Arsitektur ini bisa menjadi pelindung di kala hujan atau badai. Tanaman hijau yang merambat tersebut semakin membuat xystus ini menjadi lebih asri.

Bunga sebagai atap penutup bagian atas

(Pinterest)

Berbeda dengan jenis xystus sebelumnya, pada arsitektur ini dilengkapi dengan bunga yang merambat dan membentuk atap yang melindungi bagian bawah. Kamu yang ingin berteduh di bawahnya bisa sekalian melakukan sesi foto. Asik sekali mempunyai foto dengan latar belakang xystus di atas.

Xystus dari Kayu

(Pinterest)

Selanjutnya kamu akan melihat penggunaan kayu untuk arsitektur xystus. Bahan kayu juga bisa digunakan untuk membangun sebuah xystus. Jika kamu bermaksud ingin membangun bagian eksterior ini, pastikan pilih kayu dengan kualitas bagus agar tidak mudah lapuk karena terpaan angin, air dan panas.

Xystus dengan atap kawat

(Pinterest)

Kemudian, ada juga xystus dengan bahan besi. Besi yang digunakan berfungsi sebagai kerangka utama. Namun kamu pun dapat menghiasnya dengan menambahkan tanaman rambat atau lampu LED kecil yang bisa menyala di malam hari.

Pengaplikasian Xystus pada Zaman Modern

Pengaplikasian desain exterior xystus sering kamu temukan di beberapa tempat misalnya di kampus atau taman. Berikut ini pengaplikasian xystus di zaman modern.

Tempat Rekreasi

(Pinterest)

Kamu bisa menemukan xystus di taman rekreasi. Biasanya pemilik area rekreasi akan mengadaptasi bagian atas dengan berbagai ornamen yang tidak biasa seperti payung, lampion atau bahkan kertas minyak berwarna. Arsitektur ini bisa menjadi ornamen yang memperindah area rekreasi dan membuat nyaman mata para pengunjung yang melihatnya.

Taman di area publik

(Pinterest)

Selain tanaman rambat, penggunaan balon atau bola plastik warna-warni juga bisa menjadi atap xystus. Kamu bisa memanfaatkan kreasi kamu agar tampilan xystus bisa menarik seperti taman publik di atas. Namun yang harus dipastikan adalah bahan yang digunakan sebagai atap harus kuat dan kokoh agar tidak mudah rusak.

Area santai di rumah

(Pinterest)

Selanjutnya, xystus bisa diaplikasikan pada taman di rumah. Kamu bisa menggunakan xystus sebagai area untuk santai dan minum teh di sore hari. Area ini juga bisa menjadi lokasi outdoor yang nyaman untuk bekerja dan beraktivitas. Pastikan atap terbuat dari bahan yang rapat agar kamu masih bisa duduk santai di bawahnya meskipun hari sedang hujan atau gerimis.

Lorong di stasiun atau pusat perbelanjaan

(Pinterest)

Contoh lain dari pengaplikasian arsitektur bersejarah ini adalah pada lorong stasiun atau pusat perbelanjaan. Aplikasi arsitektur ini bisa sangat berfungsi untuk jalan setapak para pejalan kaki. Namun, biasanya pada lorong tersebut bahan yang digunakan adalah semen dan menggunakan genteng sebagai atap. Jarang sekali lorong sebuah stasiun atau pusat perbelanjaan menggunakan tanaman atau bunga. Hal ini agar melindungi pelanggan dari sengatan matahari dan air hujan yang bisa menyebabkan lantai licin.

Gerbang Rumah bagian depan

(Pinterest)

Selanjutnya xystus dapat diadaptasi menjadi gerbang rumah bagian depan. Ini bisa juga disebut gapura pada beranda rumah. Dengan sedikit sentuhan pagar kayu yang membentuk atap, kamu bisa menambahkan bunga atau tanaman hijau merambat. Ini akan mempercantik tampilan muka rumah dan bisa menjadi spot foto yang menarik!

Taman di Kampus ITB

(Tribun Jabar)

Di beberapa lokasi, arsitektur ini pun difungsikan sebagai pelindung di taman kampus. Seperti pada taman Ganesha di ITB. Arsitektur ini diadaptasi menjadi area pelindung di taman agar suasananya tidak gersang. Penggunaan tanaman yang rimbun pun semakin membuat lokasi ini terlihat sejuk dan rindang. Selain itu pengaplikasian arsitektur dari Yunani ini bisa menjadi fasilitas umum di taman untuk berkumpul dan belajar bersama bagi para mahasiswa yang mendambakan suasana outdoor.