Kamus Istilah Properti

Visit Unit

istilah properti

Visit Unit

Visit unit adalah kegiatan di mana para calon pembeli dapat melihat-lihat secara langsung properti yang sedang diincar.

Apa itu Visit Unit?

visit unit
(Photo Mix dari Pixabay)

Sebenarnya apa sih itu visit unit itu? Apakah Pins sudah tau? Visit unit adalah kegiatan di mana para calon pembeli dapat melihat-lihat secara langsung properti yang sedang diincar. Sebelum pandemi Covid-19 terjadi, semua calon pembeli bisa datang secara langsung melihat-lihat semua properti yang mereka inginkan untuk membanding-bandingkan. Mulai dari menghubungi sales / marketing properti secara langsung, maupun diundang di acara open house. Selain bisa membuat janjian langsung untuk melihat unitnya, terkadang beberapa developer menyediakan show unit yang menyerupai unit asli agar pengunjung dapat melihat secara langsung. Namun, setelah pandemi Covid-19 terjadi, developer harus bisa memutar otak bagaimana caranya agar para calon pembeli dapat melihat properti yang mereka inginkan tetapi tetap mematuhi protokol kesehatan.

Strategi Developer Menggantikan Visit Unit

Ada beberapa hal yang dilakukan oleh developer untuk menggantikan visit unit dan calon pembeli masih bisa tetap melihat-lihat unit, yaitu:

Televisi

(Pixabay)

Siapa yang tidak suka menonton televisi? Biasanya developer melakukan pemasaran dengan cara memasukkan iklan properti mereka di televisi. Memang memasukan iklan properti di televisi tidaklah murah. Tapi. dengan memasukkan iklan melalui televisi, ini menunjukkan bahwa properti yang ditawarkan oleh developer memiliki nilai yang prestise. Namun, saat ini iklan melalui televisi agak berkurang efektivitasnya apalagi untuk target market tertentu. 

Oleh karena itu, developer harus melakukan riset terlebih dahulu, seperti kalangan muda akan lebih banyak menggunakan media sosial dibandingkan menonton televisi. Apabila target developer dan Pins dari kalangan muda, maka media sosial adalah cara yang tepat untuk memasarkan properti. 

Whatsapp 

visit unit by whatsapp
(Pixabay)

Hampir semua orang saat ini berkomunikasi melalui aplikasi Whatsapp. Whatsapp bisa digunakan sebagai sarana untuk bisa menggantikan visit unit karena fitur yang diberikan yaitu bertukar pesan, gambar, maupun video ke banyak orang sekaligus. Namun, jika ingin memasarkan melalui Whatsapp, harus perhatikan kata-kata nya agar tetap singkat namun jelas bisa dimengerti oleh calon pembeli. Dalam mengirim pesan kepada penerima, harus terlebih dahulu menentukan siapa target yang harus menerima pesan tersebut agar tidak salah target. 

Google Ads

(Pixabay)

Hampir sama dengan media sosial, yang mana developer dapat menentukan kriteria dari target konsumen yang ingin dicapai. Namun, yang menjadi pembeda ialah Google Ads akan menampilkan iklan di halaman media online seperti situs berita, komunitas, dan lain sebagainya. Apabila media sosial menargetkan pengguna Facebook, Instagram, dan lain sebagainya, tetapi Google Ads menargetkan orang-orang yang membaca halaman online. Google akan menolong iklan tersebut sampai ke orang yang tepat sesuai yang sudah ditetapkan. 

Media Sosial

visit unit by sosmed
(Pixabay)

Salah satu sarana yang paling banyak digunakan oleh developer untuk memasarkan propertinya adalah dengan melalui media sosial. Media sosial merupakan sarana yang paling digemari  oleh banyak orang terutama dengan kondisi saat ini yang memaksakan semua orang berada di rumah saja. Pada media sosial, orang bisa mengunggah gambar dan juga berinteraksi melalui kolom komentar dan menggunakan fitur suka terhadap hal yang mereka sukai di media sosial. 

Media sosial seperti Facebook maupun Instagram menawarkan layanan fitur iklan untuk semua kebutuhan asalkan sesuai dengan norma dan peraturan yang ada. Oleh karenanya developer properti dapat beriklan melalui media sosial. 

Adapun kunci dari efektifitas memasang iklan di media sosial adalah dengan mengenali terlebih dahulu target yang akan menjadi konsumen developer dari rentang usia, tingkat ekonomi, konten yang akan dibaca, dan lain sebagainya. Developer harus bisa menetapkan kriteria agar iklan yang dipajang bisa tepat sasaran dan setiap biaya yang dikeluarkan tidaklah terbuang dengan percuma. Lain halnya jika developer melakukan pemasaran secara offline. 

Review Properti

(Pixabay)

Selain beberapa hal yang sudah dibahas sebelumnya, salah satu yang bisa digunakan untuk menggantikan visit unit ialah review properti. Apa itu review properti? Review properti ialah menyediakan artikel yang membahas properti yang ditawarkan oleh developer. Tidak hanya membahas tentang keunggulan dari unit maupun perumahan yang akan ditawarkan tetapi juga lingkungan yang ada di sekitar properti tersebut. 

Calon pembeli tidak akan hanya menilai dari fisik properti saja namun juga lokasi di mana properti tersebut berada dalam mengambil keputusan. Maka dari itu, review properti merupakan salah satu yang baik digunakan untuk tahu apakah properti tersebut sesuai dengan apa yang dibutuhkan calon pembeli atau tidak. 

Virtual Tour

(Pixabay)

Dengan kemajuan teknologi saat ini, visit unit bisa digantikan dengan melakukan virtual tour. Virtual tour atau tur maya ialah kemampuan teknologi yang lebih baik dari hanya sekedar foto 360 derajat. Dari virtual tour ini, Pins bisa melihat-lihat ataupun memasuki setiap ruangan yang ada di properti tersebut. Teknologi virtual tour ini sangatlah membantu developer dalam memasarkan properti mereka di tengah pandemi seperti ini yang tidak memungkinkan bagi para calon pembeli melihat ke tempat langsung dalam sementara waktu. 

Jadi itulah beberapa strategi yang dilakukan oleh developer dalam menggantikan visit unit di tengah pandemi Covid-19 seperti ini. Semoga artikel ini bisa membantu dan memberikan inspirasi bagi Pins yang membutuhkan. 


Ingin mencari rumah minimalis impianmu? Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti mu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di Rekan Pinhome sebagai konsultan.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kamu kemudahan membeli properti

Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.