Kamus Istilah Properti

Overstek

istilah properti

Overstek

Overstek adalah struktur atap yang dibuat untuk menonjol ke arah luar bangunan. Bentuknya terlihat menggantung dan tidak ditopang dinding.

Apa itu overstek?

(AtoZRoffing)

Ada beberapa bagian dari bangunan yang mungkin cukup sering kita lihat, namun kita tidak mengetahui istilah penyebutannya. Mungkin salah satunya di antara bagian atau istilah yang dimaksud adalah overstek.

Overstek adalah struktur atap yang dibuat untuk menonjol ke arah luar bangunan. Bentuknya terlihat menggantung dan tidak ditopang dinding. Beberapa pihak ada yang menggunakan istilah topi-topi, tritisan, dan panyaweran untuk menyebut bagian ini.

Mungkin orang awam akan menyebutnya dengan istilah ‘lebihan atap‘. Sementara itu, dalam bahasa Inggris bagian ini disebut dengan roof overhang. Hal tersebut tidaklah salah, karena bagian ini memang dikonstruksikan untuk melebihi dinding penopang. Kurang lebih ukuran bagian overstek sekitar 1 meter hingga 1,5 meter.

Bagian ini diklaim sebagai salah satu dari ciri-ciri bangunan yang ada di kawasan tropis. Secara fungsi, overstek atap dapat melindungi bagian dinding bangunan serta bagian kusen jendela atau pintu dari paparan air hujan. Ketika cuaca terik, struktur ini bisa menjadi pelindung atau bagian yang mengurangi masuknya sinar matahari ke dalam rumah.

Sebenarnya bukan hanya overstek atap saja yang umum diterapkan pada objek konstruksi. Overstek juga bisa dipakai untuk lantai bangunan.

Material yang dipakai untuk pembuatan bagian ini biasanya adalah beton atau adonan cor. Selain itu, bagian ini juga bisa dibuat dari perpanjangan rangka atap ke arah luar bangunan yang kemudian ditutupi oleh genteng.

Tujuan pengaplikasian overstek

(Kompas)

Seperti yang sudah dijelaskan pada bagian sebelumnya, overstek atap merupakan bagian yang akan memberikan perlindungan pada badan rumah. Di negara-negara tropis, bagian ini akan melindungi area yang tertutup dari hujan lebat dan sinar matahari. Sementara itu, di negara empat musim, bagian ini juga dapat menjadi penghalang terpaparnya salju di area yang tertutup.

Jenis-jenis overstek atap berdasarkan bentuknya

(The Spruce)

Dalam pengaplikasiannya, ada beberapa jenis overstek atap yang dapat diaplikasikan sebagai overstek. Beberapa dari jenis yang dimaksud antara lain atap tertutup, atap terbuka, dan boxed eave. Masing-masing jenis yang disebutkan punya bentuk yang berbeda satu dengan yang lain.

Atap tertutup

Yang dimaksud dengan atap tertutup adalah atap diberikan plafon atau material sejenisnya. Atap tertutup merupakan tipe yang sering diaplikasikan di Indonesia atau area-area yang mempunyai cuaca terik. Dengan tertutupnya bagian atap oleh material seperti plafon, maka panas terik matahari dapat berkurang.

Atap terbuka

Kebalikan dari atap tertutup, maka atap terbuka tidak memiliki material penutup baik berupa plafon ataupun sejenisnya. Dari bawah, kita dapat melihat rangka atap memanjang. Begitu juga dengan genteng atau material penutup atas atap.

Boxed eave

Bagian langit-langit dari atap yang satu ini terlapisi dengan material ornamen. Biasanya, model yang seperti ini diaplikasikan pada beberapa sudut rumah yang menjadi titik pandang dari orang-orang.

Overstek dan aturan jarak bebas

(Okezone)

Dalam pekerjaan konstruksi sebuah bangunan, ada beberapa hal yang perlu kita pahami. Salah satunya poin yang penting untuk dimengerti adalah jarak bebas.

Jarak bebas adalah jarak minimum bangunan yang diperbolehkan dari bidang terluar ke garis sempadan jalan. Ketentuan jarak bebas ini bisa berbeda dari daerah satu dengan daerah yang lain. Maka dari itu, ada baiknya melakukan pengecekan terlebih dahulu. Jadi, untuk membangun overstek, kita tidak boleh melanggar jarak bebas yang sudah diterapkan oleh pihak yang berwenang.

Keuntungan penerapan

(Jayawan)

Overstek merupakan salah satu bagian rumah yang fungsional. Dari fungsi tersebut, penghuni atau pemilik bangunan dapat merasakan keuntungan-keuntungan tertentu. Beberapa keuntungan dari pengaplikasian overstek atap pada bangunan antara lain sebagai berikut.

Pelindung bagian-bagian bangunan

Keberadaan overstek atap dapat menjadi pelindung dari bagian-bagian bangunan. Jadi, pintu luar, kaca, kusen, dinding dan bagian-bagian lain dapat terjaga dari paparan air dan panas matahari. Bagian-bagian tersebut akan mudah rusak jika terpapar air dan sinar matahari.

Dengan begini kita tidak perlu memperpanjang periode perbaikan atau renovasi bangunan. Ketika rapuhnya bagian-bagian rumah atau pudarnya warna cat dapat dihindari, tentu ini akan menguntungkan pemilik bangunan.

Menjadi pelindung pondasi bangunan

Ketika cuaca buruk, misalkan hujan dengan intensitas yang begitu deras, maka ada kemungkinan air akan banyak berkumpul di bagian pondasi rumah. Apabila kondisi ini sering terjadi, maka bagian pondasi bisa terkikis.

Dengan adanya overstek, genangan air di area pondasi bangunan bisa kita hindari. Penerapan bagian ini bisa menjadi tindakan pencegahan untuk terjadinya kerusakan.

Lewat diterapkannya overstek, maka kita dapat mengurangi potensi kerusakan pada bangunan rumah. Jadi, kita bisa menghemat ongkos perawatannya di kemudian hari.

Penjelasan di atas merupakan paparan akhir dari artikel yang membahas secara khusus mengenai overstek atap. Semoga artikel ini bisa membantu pencarianmu ya, Pins! Sampai jumpa di artikel Glossary Pinhome selanjutnya.


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!
Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.