Sejarah dan Perkembangan Bola Basket di Dunia

Diperbarui oleh Omri Cristian ∙ October 7, 2022 ∙ 11 menit membaca

Apakah Pins familiar dengan olahraga yang satu ini? Permainan bola basket adalah permainan atau olahraga yang mengutamakan kerja sama tim. Di dalam olahraga ini, permainan terdiri dari dua tim yang setiap kelompoknya memiliki lima anggota yang bermain di lapangan.

Dua tim ini akan saling bertanding satu sama lain untuk memperebutkan kejuaraan dalam pertandingan. Di antara mereka akan merebutkan poin terbanyak agar hasil akhir yang didapatkan bisa membawa kemenangan. Cara mencetak poin dalam permainan ini adalah bola yang dibawa harus dimasukan dalam keranjang lawan yang tersedia di lapangan.

Lalu bagaimana sejarah bola basket? Nah, bagi Pins yang menyukai olahraga bola basket, yuk cari tahu seperti apa sejarah bola basket berikut ini.

Baca juga: Sejarah Sepak Bola

Mengenal Sejarah Awal Mula Bola Basket

Bola basket merupakan salah satu olahraga paling populer di dunia saat ini. Namun, jangan salah karena olahraga ini punya cerita menarik di masa lalu. Basket meupakan olahraga yang berasal dari sekolahan di AS. Bagaimana cerita lengkapnya? Simak di bawah ini Pins!

Penemu Bola Basket

sejarah bola basket
(nytimes.com)

Olahraga bola basket pertama kali diciptakan oleh Dr. James Naismith, seorang guru olahraga di sebuah perguruan tinggi untuk para siswa profesional di  Young Mens Christian Association (YMCA) asal Kanada di Springfield, Massachusetts.

Ia membuat sebuah permainan di ruangan tertutup untuk mengisi waktu luang para siswanya yang saat itu kebetulan tengah melewati masa liburan musim dingin di New England.

Ketika itu Naismith sedang mengajarkan olahraga kepada anak-anak. Ia teringat dengan permainan yang pernah dimainkan saat kecil di Ontario. Permainan tersebut menjadi cikal bakal diciptakannya permainan yang sekarang terkenal di dunia dengan nama bola basket. Permainan tersebut berdiri pada tanggal 15 Desember 1891.

Ide yang menggerakkan terciptanya cabang olah raga baru tersebut adalah fakta bahwa saat itu keanggotaan dan pengunjung sekolah itu makin hari makin hari menurun.

Penyebab pokoknya ialah rasa jenuh dari sejumlah anggota ketika ikut serta dalam olah raga senam yang gerakannya kaku. Padahal banyak siswa ingin selalu menjalankan kegiatan olahraga yang atraktif di musim dingin.

Kepala bagian olahraga di sekolah itu, Dr. Luther Gullick memahami kondisi ini dan cepat mengontak Prof. Dr. James A. Naismith. Gullick menugaskan Naismith menyodorkan tugas guna merancang sebuah aktifitas olahraga baru yang bisa dikerjakan pada ruangan tertutup di sore hari. Naismith kemudian merancang sebuah gagasan yang pas dengan kebutuhan ruang tertutup yaitu olahraga yang tak cukup keras, tiada aksi menendang, menjegal maupun menarik plus mudah dikuasai.

Dr. James Naismith Mencari Formula Olahraga Baru

(TalkBasket)

Sebelum seperti sekarang ini, perjuangan Dr. James Naismith agar basket diakui sebagai salah satu permainan yang resmi cukup berat. Pasalnya, banyak orang yang mengusulkan beberapa peraturan untuk permainan ini. Akan tetapi Naismith menolaknya karena permainan tersebut dianggap kurang cocok dan terlalu keras untuk dimainakan di ruang tertutup.

Naismith kemudian kemudian menemukan formula bahwa olahraga yang baru tersebut harus memakai bola dengan bentuk bulat, tak ada aksi menjegal, dan harus meniadakan gawang menjadi targetnya.

Namun, peraturan yang belum cocok untuk permainan ini membuat bola basket belum bisa dimainkan secara resmi. Oleh karena itu, Dr. James Naismith membuat peraturan untuk permainan ini. Ia menempelkan sebuah keranjang yang sudah didesain sedemikian rupa di dinding ruang gelanggang olahraga.

Setelah memasang keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, ia meminta para siswa untuk memulai permainan bola basket dengan melemparkan bola ke keranjang tersebut. Peraturan olahraga baru inilah yang kemudian membuat olahraga ini diresmikan menjadi permainan yang bisa dimainkan oleh setiap orang.

Baca juga: Teknik Dasar Bola Basket yang Harus Anda Kuasai

Pertandingan Resmi Pertama Bola Basket

Sejarah Bola Basket
(nytimes.com)

Pada 20 Januari 1892, untuk pertama kalinya pertandingan resmi bola basket diselenggarakan di tempat kerja Dr. James Naismith. Nama basket sendiri pertama kalinya disebutkan oleh salah satu murid Dr. James saat ia memainkan permainan tersebut.

Setelah adanya pertandingan resmi, maka secara pesat olahraga basket terkenal di seluruh Amerika Serikat. Bahkan, muncul penggemar fanatik yang di setiap cabang yang ada di Amerika Serikat.

Akhirnya, pertandingan demi pertandingan pun dilaksanakan di setiap kota yang ada di Amerika Serikat. Pada awalnya, tim bola basket berjumlah sembilan orang dan tanpa dribble yang sering dilihat sekarang. Sehingga, bola tersebut hanya berpindah dari satu orang ke orang lain dengan cara di lempar.

Sampai akhirnya muncul peraturan baru resmi yang diawali dengan 13 peraturan dasar yang ditulis sendiri oleh penciptanya, Dr. James Naismith.

13 Peraturan Dasar Bola Basket

Terdapat 13 peraturan dasar dalam olahraga bola basket. Berikut ini aturan main yang harus ditaati:

  1. Bola bisa dilemparkan oleh satu atau dua tangan ke keranjang di segala arah.
  2. Bola tidak bisa dipukul dengan menggunakan kepala tangan (tinju), tetapi boleh dipukul oleh tangan tanpa dikepal dari segala arah.
  3. Ketika sedang memegang bola, pemain tidak boleh berlari. Pemain bisa melemparkan bola basket dari titik tempat ia menerima bola. Selain itu, pemain diperbolehkan berlari dengan kecepatan biasa.
  4. Bola harus dipegang di antara atau di dalam telapak tangan. Anggota tubuh lain atau lengan tidak diperbolehkan memegang bola basket.
  5. Pemain yang berada di lapangan dilarang untuk mendorong, memukul, menahan, menyeruduk atau menjegal pemain lawan dengan cara apapun.
  6. Apabila pemain memukul bola dengan kepalan tangan, maka hal tersebut adalah sebuah kesalahan.
  7. Apabila pemain melakukan kesalahan tiga kali berturut-turut. Maka akan dijadikan gol untuk lawannya akibat dari kesalahan yang dibuatnya.
  8. Apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari daerah lapang menuju ke keranjang dan masuk, maka hal tersebut disebut gol.
  9. Apabila bola keluar dari lapangan, maka bola akan dilemparkan kembali ke dalam lapangan oleh pemain yang menyentuh bola pertama. Apabila ada perbedaan dari kedua belah pihak, maka wasit boleh memutuskan hak kepemilikan bola. Bola yang akan dilemparkan ke dalam lapangan diberikan waktu 5 detik. Apabila lebih dari itu, maka akan berpindah kepemilikan. Apabila sengaja melakukan penundaan, maka wasit berhak memberikan sanksi.
  10. Permainan para pemain berhak diperhatikan oleh wasit dan mencatat jumlah pelanggaran yang dilakukan. Apabila terjadi pelanggaran berturut-turut, maka beri tahukan kepada wasit pembantu.
  11. Untuk tugas wasit pembantu, ia boleh memperhatikan bola dan juga bisa mngambil keputuasan apabila bola dianggap keluar lapangan bola basket. Wasit pembantu mengatur bila ada pergantian pemain serta menghitung waktu. Selain itu, wasit pembantu juga berhak menentukan sah atau tidaknya sautu bola menjadi gol dan menghitung poin yang telah terjadi.
  12. Waktu pertandingan bola basket adalah 4 quarter. Dan setiap quarternya diberi waktu 10 menit.
  13. Tim yang akan dianggap sebagai pemenang adalah tim yang berhasil memasukan bola basket kedalam keranjang sebanyak yang ia masukan. Dan lebih banyak dari tim lawan.

Baca juga: Tim Bola Basket NBA yang Harus Kamu Ketahui

Olahraga Basket Mulai Mendunia

Dengan teknik permainan bola basket yang diciptakan, mulailah permainan ini dipertandingkan. Akhirnya basket mulai dikenal di berbagai dunia lainnya. Hal ini tidak bisa dilepaskan dari peran lembaga YMCA tempat Naismith mengajar.

Peran YMCA dalam Mengenalkan Basket

(DunkorThree)

Permainan ini mulai dikenal secara luas dikarenakan dedikasi YMCA sebagai lembaga tempat James Naismith bekerja. Lembaga ini mendedikasikan dirinya demi kemajuan kesehatan dan kebugaran umat kristiani di Masachusetts.

Pada awal tahun 1894, permainan ini mulai dikenal di benua Asia. Hal itu dikarenakan lembaga YMCA memerintahkan Bob Baily untuk memperkenalkan permainan ini kepada masyarakat Asia, tepatnya berada di Tiongkok wilayah Tientsen. Setelah itu penyebarannya semakin luas.

Pada tahun 1894, pengelola sekolah YMCA mulai menyusun aturan – aturan resmi kelanjutan dari permainan bola basket ini. Tepatnya satu tahun sesudahnya Kamus Bahasa Inggris Menambahkan kata basketball ke dalam daftar kosakata bahasa Inggris sebagai nama Olahraga.

Hal itulah yang membuat bola basket tidak lagi hanya milik YMCA, tapi menjadi temuan untuk internasional.

Dikenal di Asia hingga Eropa

Akhirnya, Basket kian dikenal di kawasan lain. Pada tahun 1918, digelar kejuaraan perdana bola basket antara Cina dan Filipina di Far Eastern. Di tahun yang sama, YMCA juga memperluas pengaruhnya dengan cara memperkenalkan bola basket di kalangan masyarakat Eropa.

Tahun-tahun selanjutnya, pertandingan yang diselenggarakan di Joinville menjadikan permainan ini sebagai salah satu cabang olahraga dalam olimpiade militer.

Basket Menjadi Olahraga Resmi

(FIBA)

Permainan ini sudah dikenal oleh dunia Internasional dan kini sudah menjadi olahraga internasional yang dikenal luas. Selain itu permainan ini juga sudah masuk ke dalam beberapa olimpiade olahraga, sehingga ada beberapa pihak yang sepakat untuk mengadakan kongres.

Kongres perdana yang diselenggarakan bertempat di Jenewa Swiss, yang mana menjadi kota pertama di dunia yang di laksanakannya kongres bola basket pada tahun 1932. Ada beberapa hasil dari kongres ini, salah satunya adalah dengan diresmikannya FIBA (Federation Internasional de Basketball).

Dengan meresmikan FIBA inilah menandakan bahwa permainan ini sudah menjadi olahraga internasional resmi di mata dunia. Setelah itu, untuk pertama kalinya olimpiade kesatu bola basket dilaksanakan di Berlin Jerman yang diikuti oleh 20 negara.

Baca juga : Permainan Bola Besar

Sejarah Bola Basket di Indonesia

Di Indonesia, basket populer tidak langsung dibawa oleh lembaga YMCA. Namun oleh kalangan etnis Tionghoa yang pergi ke Indonesia. Simak informasi lengkapnya di bawah ini:

Sejarah Bola Basket pada Masa Pra-kemerdekaan

Banyaknya perantau dari Cina ke Indonesia menjadikan permainan ini sering dimainkan oleh para perantau di Indonesia. Di sekolah-sekolah Tionghoa di Hindia Belanda, mereka menjadikan olahraga basket sebagai daftar olahraga wajib.

Sehingga tidak heran jika di setiap sekolah tionghoa mereka selalu ada lapangan untuk memainkan bola basket. Pengaruh permainan ini akhirnya menyebar luas di kalangan masyarakat lain. Sehingga, pada era 1930–an, mulailah perkumpulan basket dibentuk.

Kota–kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Medan menjadi pusat berdirinya perkumpulan basket. Sehingga pengaruh ini menyebar luas dan semakin populer di berbagai kalangan yang ada di masyarakat.

Sejarah Bola Basket pada Masa Pasca-kemerdekaan

(Kompas)

Sejarah bola basket juga tercatat pada masa setelah kemerdekaan. setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945, olahraga ini mulai populer di kota–kota perjuangan seperti Solo dan Yogyakarta.

Pada tahun 1948, untuk pertama kalinya bola basket dipertandingkan pada acara PON I yang diselenggarakan di Solo sebagai event nasional. Saat itu, peserta PON I adalah putra–putra karesidenan yang kebanyakan pemain Tionghoa, sehingga dengan mudah mengungguli pemain lain.

Pada tahun 1951, PON II dipertandingkan untuk putra dan putri Indonesia yang dikirim mewakili provinsi masing–masing. Di PON II ini, regu dari provinsi Jabar, DKI Jakarta, Jatim dan Sumatera Utara merupakan regu–regu terkuat di pentas PON yang diselenggarakan tersebut.

Terbentuknya Perbasi

(Perbasi)

Maladi, seorang tokoh olahraga nasional, meminta Tonnya Wen untuk membentuk organisasi basket Indonesia. Maladi sebagai sekretariat Komite Olimpiade Indonesia (KOI) bersama dengan Tonny Wen akhirnya membentuk “Persatuan Basketball Seluruh Indonesia” pada tanggal 23 Oktober 1951.

Tapi, pada tahun 1955, nama BasketBall diubah menjadi bola basket, hal itu disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia, sehingga menjadi “Persatuan Bola basket Seluruh Indonesia”. Singakatnnya pun berubah menjadi Perbasi.

Namun perkumpulan basket Tionghoa menolak untuk bergabung dengan Perbasi, dengan alasan sudah memiliki perkumpulan basket sendiri. Sehingga, pada tahun 1955 diadakanlah Konferensi Bola Basket di Bandung, konferensi itu dihadiri oleh perwakilan dari Semarang, Yogyakarta, Bandung dan Yogyakarta.

Konferensi itu menghasilkan keputusan yang penting, yakni dihapuskannya perkumpulan basket Tionghoa di Indonesia. Perbasi yang mendeklarasikan diri sebagai satu–satunya organisasi induk bola basket di negara Indonesia mulai mempersiapkan untuk menyelenggarakan Kongres I Perbasi.

Pada tahun 1953 ternyata Perbasi sudah diterima menjadi anggota FIBA sebagai induk organisasi basket di Indonesia. Pada tahun 1954 juga, perbasi sudah mengirimkan regu basket untuk mengikuti Asian games yang diselenggarakan di Manila.

Baca juga : Sejarah Sepak Bola

Aturan Bola Basket Modern

Kini basket telah memiliki aturan baku yang harus ditaati oleh penyelenggara. Berikut ini beberapa aturan tersebut:

Ukuran Lapangan Bola Basket

(Harrord Sport)

Lapangan basket bentuknya persegi panjang. Ukuran lapangan standar National Basketball Association adalah panjang 28,5 meter dan lebar 15 meter. Sedangkan ukuran standar Federasi Bola Basket Internasional panjang 26 meter dan lebar 14 meter. Adapun ukuran tiga buah lingkaran di dalam lapangan basket, masing-masing memiliki panjang jari-jari 1,80 meter.

Ukuran Garis Tengah Lingkaran Bola Basket

Sejarah Bola Basket
(ilmuips.my.id)

Garis tengah lingkaran lapangan basket adalah 1,80 meter, lebar garis 0,05 meter. Sedangkan panjang garis akhir lingkaran area serang 6 meter, dan panjang garis tembakan hukuman 3,60 meter.

Ukuran Papan Pantul Bola Basket

(Ring Basket)

Papan pantul bagian luar ukuran panjangnya 1,80 meter dengan lebar papan pantul luar 1,20 meter. Sedangkan panjang papan pantul bagian dalam 0,59 meter, dan bagian dalam 0,45 meter.

Jarak Lantai dan Papan Pantul Bola Basket

Sejarah Bola Basket
(BangAyas)

Jarak di antara lantai permainan dengan papan pantul bola basket paling bawah 2,75 meter. Sedangkan, jarak papan pantul paling bawah dengan ring basket 0,30 meter. Panjang ring basket 0,40 meter, jarak tiang penyangga dengan garis akhir 1 meter.

Ukuran Standar Bola Basket

(Suara)

Ketentuan ukuran standar Bola adalah sebagai berikut.

  • Bahan harus terbuat dari bahan karet yang memiliki lapisan sejenis kulit.
  • Berat adalah 600-650 gram.
  • Ukuran keliling adalah 75-78cm.
  • Tekanan udara dalam bola harus mampu melambungkan bola dengan ketinggian 120 sampai 140cm.

Baca juga: Sejarah Parfum Sejak Zaman Mesir Kuno

Nah itulah dia sejarah lengkap dan 13 peraturan bola basket yang perlu Pins ketahui. Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa memberikan informasi yang Pins butuhkan.

Source feature image: www.thoughtco.com


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai Properti di Property Academy by Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Finansial
Finansial 9 Bank dengan Penawaran KPR Terbaik

Kredit Pemilikan Rumah atau KPR menjadi solusi terbaik untuk kamu yang ingin memiliki rumah idaman

Finansial
Finansial Cicilan DP Rumah Sebaiknya ke Developer atau Bank Ya?

Sekarang, bank bukan lagi menjadi satu-satunya tempat yang menawarkan uang muka tanpa bunga atau ci

Finansial
Finansial Cara Mengajukan Permohonan Keringanan Cicilan untuk KPR BTN

Membeli rumah dengan KPR, misalnya di Bank BTN membuat kamu wajib melakukan pembayaran cicilan seti

Gadget
Gadget 9 Cara Membuat PowerPoint di HP, Lengkap dan Mudah

Membuat presentasi dadakan akan sangat mudah jika dilakukan lewat HP. Hal ini dapat dilakukan tanpa

Finansial
Finansial Apakah Ada Cara KPR Rumah Bekas Tanpa DP? Ini Jawabannya

Cara KPR rumah bekas tanpa DP kini jadi incaran karena bisa jadi pilihan tepat untuk mereka yang in

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia