Pinhome

Pakaian Adat Kalimantan Utara

Dipublikasikan oleh Nur Afika Cahya ∙ 28 July 2021 ∙ 8 menit membaca

Pakaian Adat Kalimantan Utara – Kalimantan utara adalah sebuah provinsi yang juga banyak memiliki ragam budaya peninggalan. Salah satunya pakaian adat yang biasa digunakan dalam acara tertentu.

Namun sebelum membahas mengenai pakaian adat, akan lebih baik jika kita dapat mengetahui kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh sebuah Kalimantan utara ini.

Pada dasarnya Kalimantan utara adalah sebuah provinsi yang dulunya masih bergabung dalam provinsi Kalimantan timur, namun pada saat ini Kalimantan utara sudah disahkan untuk berpisah atau membuat provinsi sendiri.

Meskipun demikian Kalimantan utara juga memiliki kebudayaan yang berasal dari suku Dayak.

Nah untuk lebih detailnya, kali ini kita akan membahas berbagai kebudayaan, serta pakaian adat yang dimilikinya, untuk selengkapnya simak ulasan dibawah ini.

Pakaian Adat Kalimantan Utara

Menurut Toriqa.com, Pada dasarnya masyarakat Kalimantan utara rata-rata kebanyakan berasal dari sebuah suku Dayak, yang pada kenyataannya suku Dayak memiliki ciri yang memang hampir mirip dengan orang “Thionghoa china”.

Selain itu Kalimantan utara juga memiliki pakaian adat atau yang dikenalnya dengan pakaian adat Ta’a dan pakaian adat Sapei Sapaq.

Memang dalam hal ini pakaian adat tersebut sama dengan pakaian adat yang dimiliki oleh Kalimantan timur.

Meskipun demikian dari kedua kota atau Provinsi ini juga saling mengakuinya bahwa pakaian adat Ta’a dan Sapei Sapaq adalah pakaian adat yang merupakan pakaian adat yang sama.

Untuk alesan kenapa pakaian adat tersebut sama? Hal ini dikerenakan penduduk suku Kalimantan bersal dari suku yang sama yakni Suku Dayak.

Nama Pakaian Adat Kalimantan Utara

Berikut adalah pakaian adat Kalimantan utara yang terbagi menjadi 2 pakaian saja, diantaranya seperti dibawah ini :

  • Pakaian Adat Ta’a
  • Pakaian Adat Sapei Sapaq

“Perlu kita tahu, bahwa pakaian adat Ta’a dan Sapei Sapaq merupakan pakaian adat yang berasal dari Kalimantan timur dan Kalimantan utara.

Dalam hal ini kedua provinsi juga saling mengakuinya bahwa pakaian adat tersebut miliki bersama meskipun berbeda provinsi.

Hal ini disebabkan oleh suku yang dimilikinya berasal dari sebuah suku yang sama yakni suku Dayak kenyah, jadi tidak heran jika dari kedua provinsi tersebut memiliki pakaia adat yang sama”.

Pakaian Adat Jawa

Pakaian Adat Ta’a dan Sapei Sapaq

Pakaian Adat Kalimantan Utara Pria dan Wanita

Pakaian adat Ta’a dan Sapei Sapaq pada dasarnya juga dikenal dengan pakaian adat Kalimantan timur.

Meskipun demikian provinsi Kalimantan utara juga ternyata ikut mengakui bahwa dari kedua pakaian tersebut juga sebagai pakaian adat tradisional yang sama.

Karena pada dasarnya dari kedua provinsi ini memiliki pakaian adat yang sama yakni Ta’a dan Sapai Sapaq.

Selain itu jenis pakaian adat ini juga terbagi menjadi dua jenis yakni pakaian adat pria dan pakaian adat wanita. Untuk lebih detailnya simak ulasan dibawah ini.

  1. Pakaian Adat Pria Sapei Sapaq

Pakaian adat pria atau yang dikenalnya dengan pakaian adat sepei sapaq merupakan pakaian adat khas Kalimantan utara.

Jenis pakaian adat ini memiliki motif dan model yang menyerupai pakaian adat Ta’a, untuk perbedaanya hanya terdapat pada baju bawahannya.

Baju bawahan yang dikenakan pria yakni berupa gulungan selendang yang bentuknya menyerupai celana dalam.

Sedangkan untuk aksesoris yang digunakanya terdiri atas Mandau atau senjata tradisionalnya, perisai, kalung tulang serta kalung biji-bijian.

  1. Pakaian Adat Wanita Baju Ta’a

Jenis pakaian adat wanita atau pakaian adat Ta’a merupakan jenis pakaian adat Dayak yang juga berasal dari Provinsi Kalimantan.

Pada jenis pakaian adat Ta’a ini memiliki bahan yang terbuat dari belundru dengan warna khasnya yakni warna hitam serta terdapat hiasan lain seperti Pernik-pernik yang dijahitnya.

Selain itu pakaian adat Ta’a sendiri terdiri atas pakaian atasan yang berupa rompi atau pakaian adat tanpa lengan. Sedangkan pakaian adat bawahanya berupa rok dengan warna dan motif khasnya yakni hitam.

Sedangkan untuk aksesoris yang biasa digunakanya terdiri atas penutup kepala dengan berhias dari bulu burung enggang, serta terdapat gelang, kalung, dan hisan lainnya.

“Pada dasarnya motif pakaian adat rompi dengan pakaian adat Ta’a memang sudah menjadi hal yang kental akan kombinasi warna yang digunakan antara keduanya.

Untuk warna yang digunakanya yakni warna yang mencoloko seperti warna putih, hijau, biru, merah, dan warna kontras lainnya”.

Perbedaan Pakaian Adat Ta’a dan Sapei Sapaq

Pakaian Adat Kalimantan Utara

Setiap pakaian adat tentunya memiliki perbedaan tersendiri salah satunya pakaian adat Ta’a dan pakaian adat Sapei Sapaq yang juga memiliki perbedaanya tersendiri, seperti apa perbedaaya? Berikut perbedaanya.

Pada dasarnya jenis pakaian adat ini memiliki perbedaan, untuk perbedaanya sendiri terdapat pada motifnya, karena pada dasarnya jenis pakaian adat ini memiliki 3 motif yang berbeda. Untuk perbedaan motifnya sebagai berikut ini :

  • Motif Burung Enggang
  • Motif Harimau atau Hewan Lainya, dan
  • Motif Tumbuhan

“Pada jenis motif ini terbagi menjadi 2 golongan yang biasa dipakai oleh kaum bangsawan dan rakyat jelata. Untuk motif burung enggang dan harimau umumnya hanya akan dipakai oleh kaum bangsawan saja.

Sedangkan untuk motif tumbuhan hanya akan dipakai rakyat jelata saja”.

Begitulah kira-kiranya berdasarnya kisah dan sejarah dijaman masa lampau.

Baju Adat Kalimantan Lainnya

Pakaian Adat Bulang Kuurung

Pakaian adat bulang kuurung adah jenis pakaian adat yang memiliki 2 nama sebutan yakni :

  • Pakaian Dekot Tangan atau (pakaian adat dengan model lengan pendek)
  • Pakaian Lengke atau (pakaian adat dengan model lengan panjang)

“Jenis pakaian adat tersebut merupakan jenis pakaian adat yang biasa dipakai oleh para dedukun Kalimantan timur”

Rumah Adat Kalimantan Utara

Rumah Adat Kalimantan Utara

Rumah adat Kalimantan utara atau yang dikenalnya dengan pakaian adat Baloy memang pada dasarnya memiliki keunikan tersendiri.

Jenis rumah Baloy memiliki perpaduan antara kebudayaan dan seni arsitektur yang berasal dari Suku Tidung, sedangkan bahan yang digunakannya berasal dari kayu ulin.

Struktur Bangunan Rumah Adat Kalimantan Utara Baloy

Berikut adalah struktur bangunan rumah Baloy Kalimantan utara, untuk lebih detailnya lihat dibawah ini :

  • Rumah Baloy memiliki ciri khas menyerupai rumah panggung.
  • Rumah baloy dibangun dengan menghadap ke sebelah utara, dengan pintu menghadap ke arah selatan.
  • Terbuat dari bahan kayu ulin yang memiliki serat yang kuat, bahkan tahap air serta untuk kelebihanya semakin terkena air jenis kayu tersebut melah bertambah kuat.
  • Terdapat kerajinan ukiran dengan menghiasi dinding, serta dari ukiran tersebut memiliki makna yang menggambarkan sebuah ke-arifan lokal pada daerah pesisir.

Fungsi Rumah Adat Kalimantan Utara Baloy

Berikut adalah fungsi-fungsi dari rumah adat Kalimantan baloy, selain difungsikan sebagai tempat tinggal ternyata rumah baloy memiliki fungsi lain yang dijadikan sebagai tempat seperti dibawah ini :

  • Tempat untuk kegiatan adat istiadat.
  • Digunakan sebagai tempat tinggal utama kepala adat.
  • Digunakan untuk tempat pertemuan, seperti musyawarah dan lainya.
  • Diajadikan sebagai tempat untuk menampilkan kesenian Suku Tidung, seperti Tarian Jepen dan lainya.

“Perlu kita ketahui, dahulu kala bahwa rumah adat Baloy pada dasarnya tidak untuk dijadikan sebagai tempat tinggal. Melainkan untuk dijadikan sebagai tempat lain seperti yang sudah dijelaskan diatas.

Namun, kini rumah adat Baloy sudah dapat dijadikan sebagai rumah tinggal sendiri”.

Ciri Khas Rumah Adat Kalimantan Utara Baloy

Berikut adalah ciri-ciri rumah adat Baloy Kalimantan utara, yang dapat kita ketahui seperti dibawah ini :

  • Ukiran laut pada risplang.
  • Ukiran berupa flora fauna
  • Biasanya ukiran flora dan fauna tersebut berhubungan dengan daerah pesisir, seperti pohon kelapa dan ikan laut.

Filosofi Rumah Adat Kalimantan Utara Baloy

Berikut adalah filosofi rumah adat Baloy beserta makna yang terkandung dalam setiap bagian-bagiannya, untuk lebih detailnya simak penjelasan dibawah ini :

  • Atap Rumah Baloy melambangkan masyarakat Suku Tidung merupakan masyarakat yang pekerjaanya sebagai seorang nelayan dan pelaut.
  • Beberapa ruangan Rumah Baloy memiliki fungsi yang menghubungkan tentang sebuah kehidupan sosial masyarakat.
  • Suku Tidung adalah suku yang mengutamakan musyawarah dan cinta damai.

Adat Tradisional Kalimantan Utara

Adat Tradisional Kalimantan Utara
Adat Tradisional Kalimantan Utara

Seperti yang sudah diketahui bahwa Kalimantan utara memiliki kebudayaan adat yang memang pada dasarnya mirip dengan adat Kalimantan timur.

Hal ini dikarenakan bahwa Kalimantan utara merupakan pecahan dari provinsi Kalimantan timur.

Jadi wajar jika Kalimantan utara dan Kalimantan timur memiliki sedikit banyak kesamaan. Untuk lebih detailnya berikut penjelasannya mengenai Adat Tradisional Kalimantan utara.

Pakaian Adat Jawa Timur

Suku Bangsa Kalimantan Utara

Kalimantan utara adalah sebuah Provinsi yang memiliki wilayah dengan keluasan mecapai 75.000 km² serta memiliki jumlah penduduk mencapai 691.000 jiwa.

Selain itu Kalimantan utara memiliki suku dan etnis yang tinggal seperti dibawah ini.

  • Jawa
  • Dayak
  • Banjar
  • Bulungan
  • Tidung
  • Kutai

Bahasa Daerah Kalimantan Utara

Dengan banyaknya suku dan etnis yang ada di Kalimantan utara, pastinya juga terdapat banyak Bahasa-bahasa daerah yang ditemukan di Kalimantan utara, berikut Bahasa-bahasa tersebut :

  • Bahasa Indonesia (Bahasa Resmi)
  • Bahasa Suku Dayak
  • Bahasa Banjar
  • Bahasa Bulungan
  • Bahasa Jawa
  • Bahasa Melayu
  • Bahasa Tausug
  • Bahasa Tidung.
  • Agama Masyarakat Kalimantan Utara

Moyiritas Agama Kalimantan Utara

Berikut adalah beberapa agama yang ada di Kalimantan utara yang tentunya berbeda-beda, serta mayoritas beragama seperti dibawah ini :

  • Islam 59.54%
  • Kristen Protestan 31.38%
  • Katolik 7.60%
  • Buddha 1.26%
  • Hindu 0.06%
  • Konghucu 0.001%

“ Perlu kita tahu? Bahwa Kalimantan Utara merupakan Provinsi yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia yaitu bagian Serawak dan Sabah”.

Demikianlah pembahasan kali ini mengenai pakaian adat Kalimantan utara beserta suku, rumah adat, dan budaya-budaya Kalimantan utara.

Sekian semoga saja dari pembahasan diatas dapat menambah wawasan anda. Sekian, Terima Kasih.

Tags :

Bagikan Artikel