17 Serangkaian Pakaian Adat Sumatera Barat

Diperbarui oleh Pandu Pamungkas ∙ October 10, 2022 ∙ 9 menit membaca

Sumatera Barat merupakan salah satu provinsi yang sangat kaya dengan adat dan budayanya. Salah satunya adalah pakaian adat Sumatera Barat. Suku Minangkabau menjadi penghuni paling banyak di provinsi ini. Jadi, tak heran jika busana adat di provinsi ini dikenal lekat dengan masyarakat Minang.

Keunikan pakaian adat dari Sumatera Barat ini terletak pada penutup kepala berbentuk perahu terbalik karena mirip sekali dengan atap rumah adat mereka.

Selain itu busana ini terkenal sebagai busana yang tertutup sebagai perwujudan etika dan norma yang ada. Untuk lebih lengkapnya simak sampai tuntas penjelasan berikut ini.

Baca Juga:

Mengenal Pakaian Adat Tradisional Provinsi Sumatera Barat

Pada umumnya masyarakat provinsi Sumatera Barat menganut agama Islam, maka tidak aneh jika pakaian adat yang dikenakan terkesan sederhana dan tertutup.

Terdapat istilah \\\”dibuang sepanjang adat\\\” yang berarti jika ada seseorang yang murtad (keluar dari agama Islam), maka akan dianggap keluar dari masyarakat Minang itu sendiri.

Kesederhanaan tersebut merupakan daya tarik bagi pengunjung yang datang entah itu pengunjung dari dalam ataupun luar negri.

Dalam kesederhanaanya terdapat banyak nilai-nilai filosofi yang terkandung dan tersebar dari berbagai bagian seperti warna, aksesoris sampai senjata yang dikenakan. Untuk selengkapnya silakan simak ulasan berikut ini.

Pakaian Adat Tradisional Untuk Pria

Para pria Minang atau di Sumatera Barat pada umumnya menggunakan baju penghulu untuk pakaian adat. Simak penjelasan apa nama pakaian adat Sumatera Barat beserta aksesoris pendukungnya:

1. Baju Penghulu

(Rimba Kita)

Baju ini hanya digunakan oleh para kepala suku atau para pemangku adat di masa lalu. Warna pakaian adat ini berwarna hitam karena melambangkan kepemimpinan.

Pakaian adat penghulu ini merupakan baju kebesaran masyarakat Minangkabau dan tidak sembarangan orang dapat memakainya. Terdapat aturan dan tata cara yang telah digariskan oleh adat Minang.

Busana ini terbuat dari bahan dasar yaitu kain beludru, lengkap dengan aksesoris yang digunakan. Adapun berbagai macam aksesoris yang digunakan akan kita bahas di daftar selanjutnya.

2. Sarawa

(Seni Budayaku)

Salah satu keunikan pakaian adat Sumatera Barat adalah Sarawa. Pakaian ini merupakan bagian bawahan yang digunakan pada saat pemakaian baju penghulu. Bawahan ini berupa celana yang mempunyai ukuran cukup besar pada bagian kakinya.

Pemilihan ukuran celana ini memiliki filosofi. Artinya kebesarannya dalam memenuhi segala panggilan dan sebagai contoh yang patut di contoh dalam masyarakat sebagai pemangku adat.

Baca Juga: 2 Jenis Pakaian Adat Gorontalo Lengkap Dengan Penjelasannya

3. Keris dan Tongkat

Keris Sumbar
(Celoteh Praja)

Sebagai pelengkap pakaian tradisional Sumatera Barat, keris diselipkan di pinggang para pria, dan tongkat/tungkek digunakan sebagai petunjuk jalan. Keduanya (keris dan tongkat) merupakan melambangkan bahwa kepemimpinan adalah amanah dan tanggung jawab besar.

4. Deta atau Destar

(SumbarSatu)

Destar atau deta merupakan penutup kepala yang dapat disamakan sebagai perhiasan yang digunakan oleh kaum pria.

Deta dibedakan menjadi lima, yaitu:

  • deta raja yang dipakai oleh para raja
  • deta saluak batimbo yang dipakai penghulu
  • deta gadang
  • deta ameh
  • deta cilieng manurun.

Deta terbuat dari kain berwarna hitam yang dililitkan secara rapi dan hati-hati sehingga menghasilkan banyak kerutan.

Kerutan tersebut bukan hanya sekedar kerutan, tetapi mengandung arti berapa banyak undang-undang yang diketahui oleh seorang penghulu. Banyaknya kerutan juga menggambarkan akal budi seorang penghulu dalam segala lapangan.

Baca Juga: Pakaian Adat Betawi Lengkap Dengan Penjelasannya

5. Sasampiang

Sasampiang
(andalas Tourism)

Sasampiang atau sesamping merupakan sebuah kain yang diletakkan di bahu sebagai pelengkap baju penghulu.

Kain ini memiliki warna merah yang berarti seorang penghulu pemberani. Terdapat benang makau atau benang warna-warni dengan ukuran yang cukup kecil. Benang ini mempunyai arti sebagai ilmu dan keberanian di atas kebenaran.

6. Cawek & Sandang

Cawek
(Celoteh Praja)

Cawek merupakan ikat pinggang dalam baju adat penghulu yang terbuat dari kain. Bagian ujungnya terdapat jumbai-jumbai dan hiasan pucuk rebung. Cawek sendiri memiliki arti bahwa penghulu harus cakap dan sanggup menunjukan akal budinya.

Sandang adalah pelengkap baju penghulu berupa kain berwarna merah yang dikenakan pada pinggang dengan cara diikatkan. Kain tersebut memiliki bentuk segi empat.

Terdapat makna dalam pemakaian sandang pada baju penghulu yaitu seorang penghulu harus wajib dan patuh pada hukum adat yang ada di masyarakat Minang.

Baca Juga:

7. Keris atau Karih

(Cinta Indonesia)

Selain berbagai busana dan kain yang digunakan, terdapat aksesoris senjata berupa keris yang disisipkan pada pinggang. Keris tidak diperuntukan dan digunakan oleh sembarang orang.

Terdapat aturan khusus seperti meletakan keris yang harus ke kiri bukan ke kanan.  Walaupun sebenarnya lebih mudah mengambil keris jika diletakkan ke kanan.

Aturan tersebut memiliki arti bahwa para penghulu harus berpikir terlebih dahulu sebelum bertindak. Selain itu keris memiliki arti sebagai bentuk kepemimpinan yang merupakan sebuah amanah dan tanggung jawab yang besar.

Baca Juga: Simak, 2 Jenis Pakaian Adat Jambi Lengkap Dengan Penjelasannya

8. Tungkek atau Tongkat

Tungkek
(eJournal UNP)

Tungkek atau tongkat merupakan salah satu pelengkap yang ada dalam pemakaian baju penghulu. Tongkat ini digunakan untuk menunjukan penghulu memiliki wibawa yang tinggi dan seseorang yang dituakan dalam masyarakat tersebut.

Pakaian Adat Tradisional Provinsi Sumatera Barat Perempuan

Pakaian adat perempuan
(Raja Kostum)

Setelah kamu mengetahui balutan pakaian tradisional Sumatera Barat untuk pria, berikut ini pakaian adat Sumatera Barat untuk perempuan. Yuk dicek Pins!

1. Baju Limpapeh Rumah Nan Gadang

limpapeh
(Cleanipedia)

Penutup kepala yang unik merupakan ciri khas pakaian adat Sumatera Barat Bundo Kanduang. Karena bentuknya mirip dengan tanduk kerbau, dan mirip juga dengan rumah gadang yang merupakan rumah adat provinsi ini.

Pakaian tradisional Sumatera Barat Bundo Kanduang disematkan sebagai lambang kebesaran para wanita yang telah menikah. Konon, Pakaian adat Limpapeh Rumah Nan Gadang merupakan simbol dari pentingnya seorang ibu dalam kehidupan berumah tangga. 

Limapeh sendiri sebenarnya merupakan tiang tengah (tiang utama) dari bangunan rumah adat di Provinsi SumBar. Jika tiang tersebut kuat maka kokohlah bangunan sebuah rumah. Begitu juga jika seorang ibu memiliki kharisma yang kuat dalam sebuah keluarga maka kokohlah rumah tangga tersebut.

Jadi, bagi masyarakat Minangkabau, seorang ibu diibaratkan sebuah tiang bangunan rumah, kuat dan tidaknya sebuah rumah tangga tergantung pada seorang ibu, bagaimana ia merawat, bagaimana ia mengelola sebuah mahligai rumah tangga.

Pakaian adat Bundo Kanduang memiliki perbedaan desain pada setiap sub-suku. Tetapi, ada beberapa kelengkapan khusus yang selalu tersemat pada pakaian adat tersebut, misalnya: dukuah (kalung), baju batabue, tingkuluak (tengkuluk), minsie, lambak atau sarung, salempang, galang (gelang).

Baca Juga: Pakaian adat Papua

2. Baju Batabue

Baju batabue merupakan baju yang memiliki ciri khas pada pemakaian benang emas atau ditaburi emas. Tabur emas ini memiliki arti sebagai kekayaan alam yang ada di Minangkabau. 

Terdapat berbagai macam corak atau motif yang digunakan sekarang, tetapi masih memiliki ciri khas adat suku Minangkabau.

3. Suntiang

Pakaian tradisional Pengantin Sumatera Barat
(sejarah dan Budaya)

Semua pasti sepakat bahwa Suntiang menjadi salah satu aksesoris baju adat asli Minangkabau dan menjadi keunikan pakian adat Sumatera Barat. Hiasan sebagai penutup kepala ini dipakai dalam banyak acara, mulai dari pernikahan, pentas tari tradisional, drama teater, dan upacara-upacara adat lain.

4. Minsie

Minsie merupakan bis tepi dalam baju yang diberi imbuhan kain atau benang emas. Kata minsie mempunyai arti yang dapat menunjukan demokrasi dalam tatanan masyarakat Minang yang begitu luas, tetapi masih dalam batas aturan dan adat yang ada pada masyarakat Minang.

5. Tengkuluk

(IDN Times)

Tengkuluk atau tingkuluak merupakan hiasan penutup kepala yang sangat khas karena memiliki bentuk tanduk kerbau atau seperti perahu terbalik. Bentuk tersebut merupakan bentuk yang sama pada atap rumah adat provinsi Sumatera Barat.

Baca Juga : Upacara Adat Sumatera Barat

6. Lambak

(Celoteh Praja)

Lambak atau sarung merupakan bawahan yang digunakan pada baju saat pemakaian baju lalimpeh baju nan gadang. Sarung ini memiliki cukup banyak ragam seperti ada yang bersongket ataupun ada juga yang berikat. 

Dapat menutupi bagian bawah badan sampai kaki yang menunjukan kesan sopan saat dipandang.

Pakaian adat Sumatera Barat berikutnya adalah Lambak yang menjadi bawahan dari Baju Batabue. Rok yang dikenakan terbuat dari kain songket pilihan dengan corak benang emas yang menawan. 

Untuk pakaian pernikahan, warna yang dikenakan selaras dengan atasan, yakni merah. Lambak termasuk jenis kain sarung. 

Selain dari songket, ada juga yang terbuat dari kain songket. Teruntuk menghadiri acara-acara yang lain selain pernikahan, si pemakai boleh mengenakan warna apa saja, sama halnya dengan baju Batabue.

7. Salempang

Salempang merupakan aksesoris yang terbuat dari kain songket dan berfungsi sebagai selendang. Selendang ini digunakan pada pundak sang pemakainya dan memiliki arti bahwa wanita wajib memiliki rasa kasih sayang terhadap seluruh keturunanya.

8. Dukuah

Dukuah atau kalung yang merupakan aksesoris berupa perhiasan yang digunakan dan memiliki macam yang cukup beragam. Ada yang disebut kalung perada, daraham, cekik leher, kaban, manik pualam dan dukuah pinyaram. 

Dukuah sendiri memiliki arti bahwa seorang lalimpeh selalu dalam lingkaran kebenaran seperti kalung yang melingkar pada leher sang pemakai.

Busana Adat Minangkabau berikutnya bernama Dukuah. Ini merupakan perhiasan berupa kalung besar dengan berbagai corak, berwarna kuning emas dan dipakai ketika perempuan sedang melaksanakan pesta perkawinan. 

Ukurannya besar hingga menutup bagian dada, perannya mempercantik penampilan mempelai wanita ketika itu.

9. Galang

Galang atau gelang merupakan perhiasan yang diletakan melingkar pada tangan yang digunakan untuk menjangkau dan mengerjakan segala sesuatu.

Ini memiliki arti bahwa dalam hidup semuanya memiliki batas dan dalam pengerjaan sesuatu harus disesuaikan pada kemampuan yang dimiliki.

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai pakaian adat provinsi Sumatera Barat dimulai dari penjelasan umum, ciri khas, makna, nilai filosofi dan jenis pakaian tersebut.

10. Perhiasan

Gelang Bundo Kanduang
(Gelang Bundo Kanduang)

Selanjutnya ada rentetan perhiasan yang bisa kita lihat menghiasi pengantin wanita, mulai dari cincin, gelang dan kalung yang notabene berwarna kuning. Semua perhiasan-perhiasan ini akan dikenakan seiring dengan baju adat yang dipakai.

Pakaian ini mempunyai banyak nilai-nilai filosofi yang kaya akan nilai budaya dan adat masyarakat Minang. Tidak jauh berbeda dengan pakaian adat Bali, sama sama unik dan indah. Selain itu warisan nenek moyang ini harus selalu dilestarikan agar tidak hilang dan punah.


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai Properti di Property Academy by Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Finansial
Finansial Apa itu Crypto Wallet? Pengertian dan Cara Memakainya

Pada era modern ini, berkembangnya teknologi sudah banyak sekali memberikan manfaat kepada hidup ma

Finansial
Finansial BI Rate Naik? Cari Tahu Dulu Kebenarannya! (Edisi YoY Oktober & November)

#WaktunyaBeliRumah - Apakah Pins sadar, biaya yang dikeluarkan untuk transaksi bisnis properti tida

Gadget
Gadget 12 Rekomendasi HP 6 Jutaan, Harga Mid-Range Berasa Flagship!

Jika Pins menginginkan HP mid-range dengan kualitas flagship, maka rekomendasi HP 6 jutaan adalah j

Finansial
Finansial 15 NFT Game yang Tak Hanya Seru, Tapi Juga Menghasilkan Cuan!

Sebagai bentuk investasi aset digital yang menjanjikan, banyak orang yang mencoba untuk mempelajari

Finansial
Finansial Apa itu Copy Trade? Ini Fungsi dan Cara Menggunakannya

Ada banyak sekali istilah dalam dunia trading yang mungkin terdengar asing untuk kamu yang masih pe

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia