Pinhome

Pakaian Adat Kalimantan Tengah

Dipublikasikan oleh Nur Afika Cahya ∙ 28 July 2021 ∙ 6 menit membaca

Pakaian Adat Kalimantan Tengah – Kalimantan tengah adalah sebuah provinsi yang memiliki kebudayaan yang unik.

Salah satunya budaya yang ada hingga saat ini yakni pakaian adat yang biasa digunakanya ketika ada acara upacara pernikahan dan acara daerah lainnya.

Namun, disisi lain ternyata Kalimantan tengah juga memiliki beberapa suku yakni yang dikenalnya dengan suku Dayak ngaju, suku banjar, serta suku lainnya yang salah satunya itu datang dari luar daerah Kalimantan tengah.

Sehingga dengan demikianlah kebudayaan Kalimantan tengah memiliki keunikan dan filosofi yang berbeda dari yang lainya.

Salah satunya juga terdapat pada pakaian adat Kalimantan tengah, nah untuk selengkapnya berikut adalah penjelasanya.

Pakaian Adat Kalimantan Tengah

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa Kalimantan terbagi menjadi 5 Provinsi diantaranya, Kalimantan tengah, utara, timur, selatan, dan barat.

Yang masing-masing provinsi ini memiliki kebudayaan serta pakaian adat yang berbeda-beda.

Seperti pakaian adat Kalimantan tengah atau yang biasa dikenalnya dengan pakaian adat Sangkarut dengan motif dan bentuk menyerupai rompi.

Jenis rompi ini dulunya kerap digunakan sebagai salah baju untuk berperang. Untuk seperti apa pakaian adat Kalimantan tengah tersebut? Berikut penjelasannya.

Nama Pakaian Adat Kalimantan Tengah

Berikut merupakan nama-nama pakaian adat Kalimantan tengah yang terbagi menjadi beberapa jenis diantaranya sebagai berikut :

  • Pakaian Adat Sangkarut
  • Pakaian Adat Upak Nyamu
  • Pakaian Adat Pawang
  • Pakaian Adat Tenunan
  • Pakaian Adat Anyaman Takar
  • Pakaian Adat Berantai

Jenis-jenis Pakaian Adat Kalimantan Tengah

Pakaian Adat Kalimantan Tengah

Berikut merupakan jenis-jenis pakaian adat Kalimantan tengah yang terbagi menjadi beberapa jenis, diantaranya adalah sebagai berikut ini :

  1. Baju Adat Sangkarut

Jenis pakaian adat sangkarut adalah jenis pakaian adat yang berasal dari Kalimantan tengah, biasanya pakaian sangkarut ini biasa dipakai oleh suku Dayak ngaju.

Pakaian adat sangkarut merupakan sebuah pakaian adat yang bentuk dan motifnya menyerupai rompi, dijaman dahulu jenis pakaian adat sangkarut tersebut biasa digunakan untuk berperang melawan musuh.

Namun, seiringnya perkembangan jaman kini pakaian adat sangkarut juga sudah dapat dijadikan sebagai pakaian adat pengantin atau perkawinan pada daerah Kalimantan tengah.

Selain itu jenis pakaian adat ini juga memiliki makan dan filosofi sebagai berikut ini :

Menurut penggalan sangka yang bermakna batas, sedangkan untuk filosofi pakaian adat sangkarut berdasarkan sejarahnya.

Bahwa pakaian adat sangkarut ternyata memiliki sebuah kekuatan magic yang katanya dapat membantu serta melindungi kita dari segala hal keburukan, salah satunya roh-roh jahat.

Bahan dan Ciri-ciri Pakaian Adat Sangkarut

Berikut adalah bahan dan ciri-ciri yang digunakan untuk pakaian adat sangkarut. Diantaranya sebagai berikut :

  • Bahan sangkarut berasal dari bahan kayu kulit nyamu atau yang dikenalnya dengan pohon pinang puyu.
  • Ciri pakaian adat sangkarut memiliki sifat yang sedikit keras terbuat dari kulit pohon, dan dapat berasal dari serar atau kulit nanas, terdapat lukisan dengan warna alami.

Contoh Bahan Warna Alami

  • Warna hitam berasal dari bahan jelaga
  • Warna kuning berasl dari kunyit
  • Warna putih berasal dari tanah putih
  • Warna merah berasal dari rotan

Hiasan & Aksesoris Pakaian Adat Sangkarut

  • Kulit trenggiling
  • Kancing
  • Kalung tulang
  • Uang logam
  • Manda
  • Tombak
  • Perisai
  1. Baju Upak Nyamu Pakaian Adat Kalimantan Tengah

Baju upak nyamu adalah jenis pakaian adat yang berasal dari Kalimantan tengah, pada dasarnya jenis pakaian adat ini memiliki bahan yang sama dengan pakaian rompi sangkarut. Untuk bahanya sendiri berasal dari kulit nyamu.

Serta memiliki aksesoris tambahan yakni yang berupa punutup kemaluan.

Sedangkan untuk perbedaanya dengan pakaian adat sangakrut yakni jenis pakaian adat ini tidak memiliki gambaran atau lukisan tempelan lain atau dapat dikatakan jenis pakaian adat ini hanya berupa rompi polos tanpa adanya lengan.

Pakaian Adat Jawa

  1. Baju Pawang Pakaian Adat Kalimantan Tengah

Baju pawang adalah sebuah pakaian adat yang berasal dari Kalimantan tengah. Jenis pakaian adat pawang ini hanya dikhususkan oleh dukun saja. Sehingga yang dapat memakainy hanya para dukun Kalimantan tengah.

Tujuanya sendiri yakni untuk sebagai simbol pemimpin dalam sebuah ritual doa-doa.

Dalam kehidupan masyarakat suku Dayak bahwa dukun ini mampu menolong dan mampu membawakan keberkahan seperti hujan serta mempu molak roh jahat.

Selain itu konon dukun tersebut mampu menyembuhkan orang yang sedang sakit. Selain itu untuk bahan yang digunakanya dalam membuat baju pawang yakni berasal dari serat kayu dengan hiasan manik-manik.

  1. Baju Tenunan Pakaian Adat Kalimantan Tengah

Baju tenun adalah jenis pakaian adat yang dibuat dengan cara ditenun yang juga berasal dari Kalimantan tengah.

Sejarah tenun ini berawal dari adanya suku mandar atau yang dikenalnya dengan suku melayu, yang pada saat itu masyarakat Dayak Kalimantan tengah terpengaruh dari suku tersebut.

Karena suku melayu tersebut pada kala itu yang pertama melakukan kegiatan menenun di daerah Kalimantan tengah.

Sehingga dengan demikianlah masyarakat Kalimantan tengah ikut melakukan penenunan dengan cara menggunakan bahan serat alami seperti serta nanas, serat nyamu dan serat lainnya.

Untuk perlengkapanya menggunakan motif yang unik seperti motif flora, fauna, motif alam, motif segitiga, dan motif lainnya.

  1. Baju dari Anyaman Tikar

Baju tikar seperti yang kita bayangkan, merupakan jenis baju yang di buat dari sebuah anyaman tikar.

Jenis baju tikar ini biasanya lengkap dengan hiasan seperti ukiran kayu, ukiran tulang, dan ukiran kerang yang pada saat itu baju tikar juga merupakan baju yang digunakan untuk berperang.

  1. Baju Berantai

Baju berantai adalah sebuah baju yang terbuat dari untaian besi, yang pada kala itu masyarakat suku Dayak ngaju mengguanakan sebagai baju untuk berperang.

Adanya baju berantai ini sebabkan kerana adanya pengaruh dari budaya luar yang pada kala itu sempat pernah masuk ke daerah Kalimantan tengah yakni Suku Moro Filiphina.

Baju Adat Kalimantan lainnya

Baju Tenunan

Baju tenunan adalah sebuah baju yang menunjukan bahwa baju tenunan merupakan baju khas dari Kalimantan tengah.

Jenis baju tenun ini memang pada dasarnya berbeda dengan baju tenun biasa, jenis baju ini memiliki keunikan serta filosofi yang menggambarkan ciri khas Kalimantan tengah.

Gambar Pakaian Adat Kalimantan Tengah

Gambar Pakaian Adat Kalimantan Tengah

Nah, diatas merupakah gambar pakaian adat Kalimantan tengah yang menggambar tentang filosofi, dari kehidupan Kalimantan tengah, seperti yang sudah dijelaskan seperti diatas tadi.

Sedangkan untuk keunikanya akan dijelaskan seperti dibawah ini.

Keunikan Pakaian Adat Kalimantan Tengah

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa Kalimantan tengah juga memiliki banyak ragam budaya peninggalan.

Salah satunya yakni pakaian adat Kalimantan tengah yang identik dan corak yang dimilikinya menyerupai ciri khas dari suku Dayak Ngaju.

“Suku Dayak ngaju merupakan suku yang berasal dari Kalimantan tengah”.

Sedangkan keunikanya sendiri terdapat hiasan tambahan yang menyerupai seperti:

  • Pakaian memiliki bentuk rompi
  • Bahan berasal dari kulit pohon pinang
  • Sifata baju keras
  • Pakaian pernikahan disebut dengan pakaian Sangkarut
  • Warna berasal dari warna alami

“Namun, pada saat ini pakaian adat rompi dan pakaian adat sangkarut dapat digunakan atau dipakai untuk upacara pernikahan dan upacara formal lainnya”.

Banyak sekali pakaian-pakaian adat Kalimantan yang perlu kita ketahui dan perlu untuk kita pelajari terutama untuk kalian yang masih dalam pembelajaran.

Tujuanya sendiri untuk lebih mengenal akan banyaknya budaya-budaya di Kalimantan, syukur-syukur kita dapat membantu melestarikannya.

Sekian pembahasan kali ini mengenai pakaian adat Kalimantan tengah lengkap beserta gambar dan penjelasanya, semoga bermanfaat, Terima Kasih.

Tags :

Bagikan Artikel