Pinhome

  • Blog
  • Lifestyle
  • Dalil dan Contoh Tolong Menolong dalam Kebaikan di Kehidupan Sehari-hari

Dalil dan Contoh Tolong Menolong dalam Kebaikan di Kehidupan Sehari-hari

Dipublikasikan oleh Iko ∙ 18 October 2021 ∙ 5 menit membaca

Islam mengajarkan umatnya untuk saling tolong-menolong. Dalam Islam, sikap saling tolong-menolong ini dikenal dengan nama ta’awun. Dengan melakukan ta’awun banyak manfaat yang akan didapat. Baik di dunia maupun saat di akhirat nanti. 

Pinhome – Sebagai landasan dalam berperilaku, Islam memiliki beberapa dalil tolong-menolong dalam kebaikan. Harapan hadis ini bisa menjadi pedoman serta motivasi bagi umat muslim agar saling tolong-menolong. Berikut dalil tolong-menolong dalam kebaikan serta contoh perilakunya. 

Dalil Tolong-menolong dalam Kebaikan

Dalil dan Contoh Tolong Menolong dalam Kebaikan di Kehidupan Sehari-hari
(Pixabay)

Baca Juga: Kumpulan Hadits Tentang Tolong-Menolong

Terdapat beberapa dalil tolong-menolong dalam kebaikan yang dapat Pins jadikan sebagai pedoman. Salah satu dalilnya termuat dalam surah Al-Maidah ayat dua. Berikut bacaan dalil tersebut: 

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تُحِلُّوْا شَعَاۤىِٕرَ اللّٰهِ وَلَا الشَّهْرَ الْحَرَامَ وَلَا الْهَدْيَ وَلَا الْقَلَاۤىِٕدَ وَلَآ اٰۤمِّيْنَ الْبَيْتَ الْحَرَامَ يَبْتَغُوْنَ فَضْلًا مِّنْ رَّبِّهِمْ وَرِضْوَانًا ۗوَاِذَا حَلَلْتُمْ فَاصْطَادُوْا ۗوَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَاٰنُ قَوْمٍ اَنْ صَدُّوْكُمْ عَنِ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اَنْ تَعْتَدُوْۘا وَتَعَاوَنُوْا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوٰىۖ وَلَا تَعَاوَنُوْا عَلَى الْاِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۖوَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِ – ٢

Arab latin: Yā ayyuhallażīna āmanụ lā tuḥillụ sya’ā`irallāhi wa lasy-syahral-ḥarāma wa lal-hadya wa lal-qalā`ida wa lā āmmīnal-baital-ḥarāma yabtagụna faḍlam mir rabbihim wa riḍwānā, wa iżā ḥalaltum faṣṭādụ, wa lā yajrimannakum syana`ānu qaumin an ṣaddụkum ‘anil-masjidil-ḥarāmi an ta’tadụ, wa ta’āwanụ ‘alal-birri wat-taqwā wa lā ta’āwanụ ‘alal-iṡmi wal-‘udwāni wattaqullāh, innallāha syadīdul-‘iqāb.

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu melanggar syiar-syiar kesucian Allah, dan jangan (melanggar kehormatan) bulan-bulan haram, jangan (mengganggu) hadyu (hewan-hewan kurban) dan qala’id (hewan-hewan kurban yang diberi tanda), dan jangan (pula) mengganggu orang-orang yang mengunjungi Baitul Haram; mereka mencari karunia dan keridaan Tuhannya. Tetapi apabila kamu telah menyelesaikan ihram, maka bolehlah kamu berburu. Jangan sampai kebencian(mu) kepada suatu kaum karena mereka menghalang-halangi dari Masjidil haram, mendorongmu berbuat melampaui batas (kepada mereka). Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah sangat berat siksaan-Nya.”

Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Perilaku Ikhlas Sulit Dilakukan

Menurut sebuah cerita, ayat tersebut diturunkan saat Rasulullah SAW bersama para sahabat dicegah oleh kaum kafir Quraisy untuk pergi ke Baitullah. Lalu, dari arah timur sekelompok orang musyrik justru pergi ke Baitullah. Saat itu, para sahabat nabi berkata,”Kita cegah mereka (orang-orang musyrik dari Timur) sebagaimana mereka (kaum kafir Quraisy) mencegah kita untuk pergi ke Baitullah”. 

Ayat tersebut diturunkan dengan maksud untuk menegaskan bahwa seorang muslim tidak boleh melakukan balas dendam. Selain itu, sesama umat muslim juga diharuskan saling tolong-menolong. 

Contoh Tolong-menolong dalam Kebaikan

Dalil dan Contoh Tolong Menolong dalam Kebaikan di Kehidupan Sehari-hari
(Flickr)

Walau perilaku tolong-menolong ini sangat dianjurkan, namun hendak kamu untuk saling membantu dalam hal kebaikan. Berikut ini ada beberapa contoh tolong-menolong dalam kebaikan yang dapat Pins amalkan: 

  1. Membantu teman yang kesulitan mencari ambulan atau donor plasma saat pandemi covid-19. Cara sederhana yang bisa dilakukan yakni dengan saling memberikan informasi kepada kerabat lainnya. 
  2. Membantu teman atau saudara yang kesulitan memahami pelajari. 
  3. Membantu orang tua atau tuna netra saat menyebrang jalan. 
  4. Membantu teman mempromosikan usahanya. Bisa dilakukan dengan turut memberikan informasi tersebut di media sosial. 
  5. Mengajarkan salat atau cara membaca Al-quran kepada teman atau kerabat yang baru masuk Islam.
  6. Ikut bergotong royong atau kerja bakti membersihkan desa. 

Keutamaan Tolong-menolong dalam Islam

Dalil dan Contoh Tolong Menolong dalam Kebaikan di Kehidupan Sehari-hari
(Flickr)

Perilaku tolong-menolong dapat mendatangkan banyak manfaat dan keutamaan. Dalam sebuah hadis disebutkan demikian: 

مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَابِ الدُّنْياَ نَفْسَ اللهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَابِ يَوْمِ اْلقِيَامَةِ وَمَنْ   يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللهُ عَلَيْهِ فِى الدُّنْيَا وَالْاَخِرَةِ وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللهُ فِى الدُّنْيَا   وَالْاَخِرَةِ وَاللهُ فِى عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ اْلعَبْدُ فِى عَوْنِ اَخِيهِ. رَوَاهُ مُسْلِمٌ عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ

Artinya: “Barang siapa melapangkan seorang mukmin dari satu kesusahan dunia, Allah akan melapangkannya dari salah satu kesusahan di hari kiamat. Barangsiapa meringankan penderitaan seseorang, Allah akan meringankan penderitaannya di dunia dan akhirat. Barang siapa menutupi (aib) seorang muslim, Allah akan menutupi (aib)nya di dunia dan akhirat. Allah akan menolong seorang hamba selama hamba itu mau menolong saudaranya.” – (HR. Muslim).

Jika melihat dari hadis di atas, maka perilaku tolong-menolong ini dapat membawa kita pada keberkahan di hari akhir nanti. Sebab, Allah SWT menjanjikan pertolongan kepada hamba-Nya yang mau menolong sesama, khususnya dalam hal kebaikan.

Selain itu, dalam hadis lainnya Rasulullah SAW juga mengatakan bahwa mereka yang bermanfaat bagi orang lain akan dicintai oleh Allah SWT. Dengan demikian, maka umat yang gemar menolong sesama pun masuk di dalamnya.

Sebagaimana sebuah hadis yang memiliki arti demikian: 

“Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah manusia yang paling banyak bermanfaat dan berguna bagi manusia yang lain. Sedangkan perbuatan yang paling dicintai Allah adalah memberikan kegembiraan kepada orang lain atau menghapus kesusahan orang lain, atau melunasi utang orang yang tidak mampu untuk membayarnya, atau memberi makan kepada mereka yang sedang kelaparan dan jika seseorang itu berjalan untuk menolong orang yang sedang kesusahan itu lebih aku sukai daripada beri’tikaf di masjidku ini selama satu bulan.” – HR. Thabrani.

Sikap saling tolong-menolong memang baik adanya. Namun hendaknya kita menghindari perilaku tolong-menolong dalam keburukan. 

Sebagaimana bunyi hadis: 

 وَتَعَاوَنُوا۟ عَلَى ٱلْبِرِّ وَٱلتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا۟ عَلَى ٱلْإِثْمِ وَٱلْعُدْوَٰنِ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ

Artinya: ”Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebaikan dan ketakwaan. Dan janganlah tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya siksa Allah sangat berat.”

Demikian tadi penjelasan mengenai dalil tolong-menolong dalam kebaikan dan contoh perilakunya. Yuk, mulai sekarang giatkan untuk menolong sesama agar kita menjadi umat yang berguna dan dicintai oleh Allah SWT. 


Temukan pilihan rumah terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman dengan NUP di Pinhome untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Kontributor: Lea

Editor: Iko


Tags :

Bagikan Artikel