Pinhome

  • Blog
  • Lifestyle
  • Gambar-Gambar Rumah Adat Kalimantan Selatan Beserta Filosofinya yang Menarik

Lifestyle

Gambar-Gambar Rumah Adat Kalimantan Selatan Beserta Filosofinya yang Menarik

Dipublikasikan oleh Iko ∙ 7 May 2021 ∙ 5 menit membaca

Kalsel atau Kalimantan Selatan merupakan salah satu provinsi di Pulau Kalimantan dengan ibukota Banjarmasin. Dengan luas provinsi sebesar 38.744 km2 menurut Badan Pusat Statistik Kalimantan Selatan, provinsi ini memiliki mayoritas penduduk bersuku Banjar. Keragaman budaya yang kental di Kalimantan, membuat semua provinsinya terkenal di nusantara. Tidak terkecuali rumah adat Kalimantan Selatan yang terdiri dari beberapa jenis yang kaya akan filosofi menarik. 

Pinhome – Tidak hanya pulau Kalimantan, pulau-pulau lainnya di wilayah perairan Indonesia memang memiliki keragaman budaya yang sayang untuk dilewatkan. Mulai dari rumah adat Kalsel, tarian daerah, makanan tradisional, lagu daerah dan pakaian tradisional juga menjadi bagian perbincangan yang sangat menarik. Ini yang menjadikan Indonesia mempunyai slogan Bhineka Tunggal Ika, walaupun berbeda-beda tapi tetap satu jua. 

Baca Juga: Mempelajari Nama Rumah Adat Betawi Beserta Gambar Filosofinya

Pada kesempatan kali ini Pinhome akan mengajak anda untuk lebih mengenal keragaman nama rumah adat Kalsel dengan cerita menarik dibaliknya. Penasaran? Langsung saja yuk lihat ulasannya!

Rumah Bubungan Tinggi

rumah adat kalimantan selatan
(commons.wikimedia.org)

Nama rumah adat Kalsel ini berasal dari suku terbanyak yang mendiami Kalsel sejak dahulu yaitu rumah Bubungan Tinggi. Terkenal dengan rumah Banjar, rumah adat satu ini sangat ikonik menjadi rumah adat Kalimantan Selatan. Filosofi nama Bubungan Tinggi berasal dari atap yang memiliki kecuraman yang cukup tajam. Selain itu struktur bangunan yang menyerupai panggung tapi tidak menempel pada tanah menjadikan rumah adat Kalimantan Selatan ini cukup unik. 

Baca Juga: Nama Rumah Adat Papua Beserta Penjelasannya

Dikarenakan membutuhkan biaya yang cukup banyak dalam pembangunan, maka rumah Bubungan Tinggi ini biasanya hanya dihuni oleh kerajaan beserta keluarganya pada zaman dahulu. Tetapi mulai tahun 1850, bangunan-bangunan di sekitar kerajaan mulai dibangun dengan jenis yang sama.

Rumah Balai Laki

rumah adat kalimantan selatan
(pariwisataindonesia.id)

Sebelumnya telah membahas rumah tempat tinggal kaum kerajaan yang disebut Bubuhan Tinggi, selanjutnya ada rumah Balai Laki dari provinsi Kalimantan Selatan. Rumah ini dikhususkan sebagai tempat tinggal para prajurit kerajaan beserta para pengawalnya. Luas rumahnya pun cenderung sempit berbeda dengan rumah adat Kalsel lainnya. 

Baca Juga; Ini Dia Ragam Jenis Rumah Adat Sumatera Utara Beserta Penjelasannya

Struktur bangunannya menggunakan atap pelana dengan bentuk segi empat yang tegak lurus dengan jalanan. Bangunan pokok dari rumah ini berbentuk rumah gudang layaknya rumah di daerah Jawa. Dinding rumah nya disebut Tawing Hadapan dengan satu pintu masuk Lawang Hadapan. 

Rumah Gajah Baliku

rumah adat kalimantan selatan
(kemendikbud.co.id)

Nama rumah adat Kalimantan Selatan selanjutnya hadir dari filosofi yang menarik. Diperuntukan untuk rumah anak laki-laki yang baru beranjak dewasa atau setelah masa akil baligh. Rumah adat satu ini dibangun setelah rumah Bubuhan Tinggi lahir, tidak heran bentuk rupanya masih sama dengan rumah adat Banjar tetapi terlihat berbeda dari jenis atap. 

Untuk atap rumah Gajah Baliku tidak terlalu runcing dengan kemiringan 60 derajat dan berbentuk atap perisai. Atap rumah adat Gajah Baliku ini terbuat dari sirap kayu ulin yang berukuran panjang. Untuk bagian dalam rumahnya sama persis dengan rumah adat Bubungan Tinggi dengan 3 ruang di dalamnya yaitu, kelompok ruang pelataran, ruang tinggal atau hunian dan ruang pelayanan.

Rumah Lanting

rumah adat kalimantan selatan
(jelajahlangkah.com)

Pernah membayangkan mempunyai rumah di atas air? Rumah Lanting dari suku Banjar satu ini dapat kalian temui di atas air di sepanjang sungai di daerah Kalimantan Selatan. Gambar rumah adat Kalimantan Selatan Lanting ini menjadi ciri khas dari kota Banjarmasin yang memiliki julukan kota seribu sungai. Dengan mayoritas masyarakat yang mempunyai kehidupan berdampingan dengan air, rumah Lanting hadir sebagai solusi terbaik.

Rumah Lanting ini memiliki konsep rumah terapung dengan bantuan drum bekas dan juga kayu-kayu gelondongan yang dipakai menjadi pondasi dari bangunannya. Memiliki dua jendela dan dua pintu sederhana layaknya rumah pada umumnya, rumah Lanting didesain padat dan cenderung tidak luas. Diikat ke beberapa tiang maupun pohon dekat dengan sungai untuk menghindari rumah terbawa arus air yang deras saat musim penghujan.

Rumah Adat Banjar Palimasan

(komunitas pecinta rumah adat banjar)

Rumah adat Banjar Palimasan menjadi salah satu nama rumah adat Kalimantan Selatan yang ditinggali oleh bendaharawan kesultanan Banjar yang bertugas menjaga emas dan perak milik keluarga kerajaan. Menarik bukan Pins? Dahulu memang semua rumah dipikirkan dengan matang filosofi hingga kegunaan masing-masing rumah. Tidak seperti sekarang yang hanya mempunyai satu tempat tinggal untuk ragam fungsi. Maklum karena biaya yang tidak sedikit untuk memiliki sebuah rumah.

Untuk bangunan Limasan sendiri, berbentuk persegi panjang memanjang tegak lurus dengan jalan. Banguannya unik tidak seperti rumah pada umumnya yang memanjang sejajar jalan. Atapnya berbentuk limas dengan bagian-bagiannya menggunakan atap perisai. Rumah asli palimasan tidak memiliki anjung yang menjadi ruangan di sisi sayap bangunan.

Rumah Tradisional Cacak Burung

(wikipedia.org)

Nama rumah adat Kalimantan Selatan selanjutnya, disebut rumah cacak burung. Rumah adat Kalimantan Selatan Ini memiliki luas yang mirip dengan jenis rumah adat Balai Bini dan Balai laki. Memiliki struktur bangunan mirip dengan rumah panggung, rumah cacak burung memiliki ruang Surambi Sambutan/ biasa kita sebut dengan teras. 

Dengan 4 tiang  penyangga atap sengkuap yang disebut dengan atap sindang langit. Selain itu terasnya menggunakan pagar Kandang Rasi. Sebutan untuk pagar yang mengelilingi pada rumah tradisional suku Banjar yang berbentuk papan berukir dengan ornamen dekorasi yang indah.

Rumah Balai Bini

(budayaindonesia.org)

Salah satu jenis rumah adat asal Kalimantan Selatan lainnya bernama Rumah Balai Bini. Rumah ini dihuni oleh para isteri sultan atau keluarga kerajaan dari pihak perempuan. Bila dilihat dari arsitekturnya, gambar rumah adat Kalimantan Selatan Balai bini terdiri dari atap perisai yang disebut dengan atap gajah sedangkan untuk bagian sayap-sayap bangunan yang disebut anjung ditutup dengan atap berupa atap anjung pisang perisai. 

Itulah gambar-gambar rumah adat Kalimantan Selatan beserta filosofinya menarik. Semoga dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan Pins akan keragaman budaya Kalimantan Selatan khususnya rumah adat.


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Anda Agen properti independen atau Agen kantor properti.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Koordinator: Salsa

Editor: Iko

Tags :

Bagikan Artikel