Cara Mengatasi Microsoft Word Tidak Bisa Save Dokumen

Diperbarui oleh Andre Gunawan ∙ September 2, 2022 ∙ 8 menit membaca

Microsoft Office Word adalah aplikasi pengolah kata yang sampai saat ini banyak digunakan berbagai kalangan masyarakat. Word banyak digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan seputar pengolahan kata, misalnya digunakan untuk membuat dokumen surat-menyurat, laporan, jurnal penelitian, skripsi, dan lain sebagainya.

Berbicara tentang dokumen Word, kadang ada masalah yang sering terjadi terkait hal tersebut, yakni Microsoft Word tidak bisa save dokumen. Masalah ini sangatlah merepotkan, bagaimana tidak, jika kita sudah capek-capek mengetik ribuan katah, eh malah dokumennya tidak bisa disimpan.

Ditambah lagi jika dokumen yang tidak bisa disimpan tersebut isinya adalah tugas, skripsi atau karya ilmiah, tentu makin gawat jadinya. Masalah ini sebenarnya cukup umum dialami, dan saya sendiri juga sudah pernah mengalami di Microsoft Word yang saya pakai tidak bisa digunakan untuk save dokumen.

Mengapa Microsoft Word Tidak Bisa Save Dokumen?

Pertanyaan mengapa Microsoft Word tidak bisa save dokumen ini sebenarnya jawabannya lumayan kompleks. Karena kalau kita lihat dari penyebab masalah ini yang cukup beragam dan banyak sekali. Tapi yang paling umum adalah karena user tidak memiliki hak administrator sehingga tidak memiliki akses untuk menyimpan dokumen.

Masalah terkait hak administrator ini sebenarnya juga mirip dengan kasus Word tidak bisa mengetik, yang mana itu disebabkan oleh akes administrator untuk mengedit dan mengetik tidak diberikan dan hanya mempunyai akses untuk membaca (read only).

Selanjutnya, untuk mengatasi Microsoft Word tidak bisa save dokumen akan kami bahas secara rinci pada artikel ini, dan mungkin caranya akan ada berbagai macam. Jadi, kamu bisa mencobanya satu persatu untuk mengatasi masalah tersebut.

Cara Mengatasi Word Tidak Bisa Save Dokumen

Sebelum kita langsung ke cara mengatasi Word tidak bisa save dokumen, sebaiknya kamu backup terlebih dahulu isi tulisan yang telah diketik pada Word agar nantinya tidak terjadi risiko kehilangan dokumen tersebut. Untuk backup tulisan tersebut bisa dengan aplikasi Wordpad atau ke Google Docx.

Begini caranya:

  1. Pertama, silakan lakukan Select All (CTRL + A) pada tulisan di Word.
  2. Setelah itu, tinggal copy dan paste semua tulisan ke aplikasi Wordpad atau ke Google Docx.
  3. Jika sudah, silakan save.

Hasil tulisan pada Wordpad ataupun Google Docx biasanya memiliki format yang berbeda dan hasilnya akan jadi sedikit berantakan, tapi lebih baik daripada hasil tulisannya hilang semua. Nah, jika sudah kita bisa langsung mencoba cara mengatasi Word tidak bisa save dokumen seperti yang kami jelaskan pada ulasan di bawah.

Atur Permission Drive

Seperti yang kami singgung di atas, bahwa dokumen Word yang tidak bisa di-save biasanya karena masalah administrator. Nah, administrator tersebut bukan hanya pada aplikasi Word, tapi pada folder penyimpanan juga ada akses administratornya.

Jadi, jika folder penyimpanan di proteksi (protected drive) maka kita tidak akan bisa melakukan apapun pada folder tersebut, termasuk menyimpan file dokumen. Untuk itu, silakan kamu ubah akses administratornya menjadi full control.

Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Pertama, silakan kamu buka File Explorer dengan menekan tombol kombinasi Windows + E.
  2. Setelah itu, silakan kamu cari drive atau folder penyimpanan yang ingin diubah administratornya.
  3. Kemudian klik kanan pada folder tersebut lalu pilih Properties.
  4. Pada halaman berikutnya yang terbuka, silakan kamu masuk ke tab Security kemudian pilih user yang akan diubah administratornya lalu klik Edit.
  5. Selanjutnya, silakan kamu beri akses Full Control dengan cara ceklis pada semua bagian Allow.
  6. Jika sudah selesai, silakan klik Apply lalu klik OK.
  7. Done. Sekarang kamu bisa menyimpan ulang dokumen Word ke folder yang sudah disetting ini.

Coba kamu perhatikan di bagian Group or user names, disana tertera user yang ada pada laptop atau PC kamu. Jadi, silakan kamu beri hak akses full control pada user yang sedang digunakan, dan bisa juga kamu memberikan hak akses full pada semuanya.

[adinserter block=\\\”4\\\”]

Save Pada Folder Lain

Perlu kamu ketahui kalau akses administrator hanya berlaku ketika kita akan menyimpan file di dalam drive atau partisi yang didalamnya terdapat dile system (biasanya drive C). Namun, bila kamu menyimpan file pada drive atau partisi selain itu maka tidak perlu akses administrator. Misalnya partisi D, E, atau seterusnya.

Nah, cara ini bisa menjadi solusi lanjutan jika kamu sudah mencoba mengatur permission atau administrator dengan cara sebelumnya namun dokumen Word masih belum bisa di-save. Untuk itu silakan kamu save dokumen tersebut ke drive selain drive sistem.

Saya pernah mencoba cara ini, dimana dulu saya tidak bisa menyimpan file Word pada folder Documents yang mana folder tersebut berada pada drive C. Nah, karena tidak bisa, saya mencoba menaruh filenya pada folder baru di drive D, dan hasilnya saya berhasil menyimpan file dokumen tersebut.

Oleh karena itu, disini kami menyarankan untuk mencoba menyimpan dokumen Word ke folder yang berada di partisi D, E, atau pada flashdisk sekalian. Karena cara ini kemungkinan besar akan berhasil, jadi jangan lewatkan untuk mencobanya, ya.

Nonaktifkan Protection Docx

Pengaturan Word yang berada dalam protected mode bisa saja menjadi penyebab Microsoft Word tidak bisa save dokumen. Oleh karena itu, cobalah untuk menonaktifkan protection docx, karena cara ini terkadang efektif untuk mengatasi masalah Word tidak bisa digunakan untuk menyimpan dokumen.

Cara menonaktifkan protection document adalah sebagai berikut:

  1. Pertama, pada halaman Word yang sudah kamu buka, silakan klik menu File yang berada di bagian tollbar.
  2. Setelah itu, silakan klik opsi Info. kemudian klik Protection Document.
  3. Periksa pada bagian Restrict Access dan Restrict Editing. Pastikan kedua opsi tersebut dalam keadaan nonaktif ya.
  4. Jika belum, silakan nonaktif lalu setelah itu silakan klik opsi Mark as Final, kemudian klik OK untuk menyimpan pengaturan.
  5. Selesai, sekarang coba simpan dokumen yang sebelumnya tidak bisa di-save.

Pastikan Drive Tidak Penuh

Kedengarannya masalah ini sangat sepele, tapi bukan berati tidak terjadi loh. Kebanyakan orang atau pemilik komputer biasanya jarang mengecek kapasitas drive apakah masih longgar atau sudah hampir penuh, terutama pada folder di dalam harddisk.

Perlu kamu tahu, kalau folder di dalam komputer memang memang tidak menampilkan space hardisk masih ada atau tidak untuk melakukan penyimpanan. Karena terkadang folder tempat kita menyimpan file atau dokumen Word ternyata sudah penuh.

Nah, untuk itu kamu harus memastikan lagi apakah folder yang akan digunakan untuk menyimpan masih ada space atau tidak, ya. Soalnya ruang hardisk dengan ruang folder berbeda, jadi silakan dicek kembali.

[adinserter block=\\\”5\\\”]

Save Dokumen ke Open Document Text

Pada beberapa kasus kadang kita tidak bisa menyimpan file ketikan Word dengan format docx doang. Untuk itu cobalah kamu save dokumen ke dalam format yang sejenis yakni Open Documen Text (ODT) karena bisa saja dengan format tersebut kamu bisa save dokumen yang sebelumnya tidak bisa disimpan.

Berikut cara melakukannya:

  1. Pada halaman Word, silakan klik menu File yang berada di bagian tollbar.
  2. Kemudian silakan pilih menu Save as.
  3. Setelah itu silakan pilih folder untuk menyimpan dokumen tersebut.
  4. Selanjutnya, ubahlah format dokumen yang akan disimpan ke Open Documen Text.
  5. Selesai.
  6. Biasanya dengan begini dokumen akan bisa disimpan.

Coba Gunakan Word Online

Microsoft Word tersedia juga dalam bentuk website yang bisa diakses secara online. Secara fungsi, webite Word dan aplikasi Microsoft Word hampir sama saja. Nah, Word online bisa kamu pakai sebagai alternatif jika aplikasi Microsoft Word di Windows bisa save dokumen.

Cara ini bisa dibilang sangat efektif dan mudah untuk dilakukan. Nah, caranya adalah sebagai berikut:

  1. Pertama, silakan buka terlebih dahulu situs Microsoft Word Online menggunakan browser.
  2. Jika sudah terbuka itu, silakan sign in menggunakan akun Microsoft kamu. Apabila kamu belum punya akun Microsoft, silakan daftar terlebih dahulu.
  3. Selanjutnya jika sudah login, silakan klik New blank document kemudian paste-kan dokumen kamu disana.
  4. Sesudah itu, kamu bisa langsung menyimpannya ke laptop atau PC. Caranya adalah dengan klik File kemudian pilih opsi Save as lalu klik Download a Copy.
  5. Done.

Ganti Aplikasi Microsoft Word

Sebetulnya kalau yang bermasalah buka pada aplikasinya maka cara-cara yang sudah kami tuliskan di atas sangatlah ampuh untuk mengatasi Microsoft Word tidak bisa save dokumen. Tapi, jika ternyata tetap tidak bisa, mungkin kamu harus mengganti aplikasi Microsoft Word.

Hal ini dilakukan karena ada kemungkinan aplikasi yang kamu pakai sekarang terkena virus yang membuat fungsi aplikasinya tidak normal, bahkan bisa saja terdapat file penting yang terhapus atau corrupt. Untuk itu, kami sarankan mengganti aplikasi Microsoft Word, dan kami rekomendasikan untuk menggunakan Word versi yang lebih baru.

Akhir Kata

Sebenarnya, cara mengatasi Microsoft Word tidak bisa save dokumen yang sudah kami tuliskan di atas merupakan metode yang paling umum. Karena bisa saja ada perbedaan error tidak bisa save dokumen, seperti \\\”Microsoft office word cannot complete save due file permission error\\\”.

Jika kamu mendapati pesan error tersebut atau yang sejenisnya, maka kemungkinan solusinya juga akan berbeda dengan yang kami tuliskan di atas, karena solusi di atas pada dasarnya kami tujukan untuk Word yang tidak bisa save dokumen karena kesalahan pengaturan dan error aplikasi.

Mungkin cukup sekian dulu artikel yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini mengenai cara mengatasi Microsoft Word tidak bisa save dokumen. Semoga artikel ini dapat membantu kamu mengatasi masalah tersebut dan tentunya bisa menambah wawasan kita semua.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Finansial
Finansial Simple! Begini Cara Membuat Trading Plan untuk Pemula

Tidak berbeda dengan kehidupan, investasi juga memerlukan perencanaan yang matang, sehingga kamu bi

Finansial
Finansial Apa itu White Paper di Cryptocurrency?

Apa itu white paper, termasuk dalam hal ini white paper crypto adalah suatu dokumen yang memiliki p

Finansial
Finansial Apa itu ETF? Pengertian, Keuntungan dan Kerugiannya

Produk investasi memiliki jenis yang sangat beragam. Tentunya, agar tidak salah memilih, kamu harus

Finansial
Finansial Apa itu Stop Loss? Pengertian dan Cara Menggunakannya

Berbicara mengenai dunia investasi dan trading, selalu terdapat istilah-istilah terkait yang mungki

Gadget
Gadget 15 Rekomendasi HP Xiaomi Terbaik Desember 2022, Wajib Punya!

Xiaomi merupakan salah satu produsen smartphone yang cukup terkenal dan sudah mendunia, terutama un

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia