Pinhome

  • Blog
  • Lifestyle
  • Bagaimana Cara Kita Beramal Dengan Ikhlas? Yuk Simak!

Bagaimana Cara Kita Beramal Dengan Ikhlas? Yuk Simak!

Dipublikasikan oleh Iko ∙ 25 October 2021 ∙ 5 menit membaca

Banyak ulama dan surah dalam Al-quran yang mengingatkan kita untuk berbuat ikhlas. Termasuk ketika beramal atau bersedekah. Walau perintah untuk berbuat ikhlas ini sudah sering diperdengarkan dalam kajian, sayangnya untuk melakukannya bukanlah perkara mudah. Butuh kerelaan hati agar seseorang dapat benar-benar ikhlas ketika beramal. Lalu bagaimana cara kita beramal dengan ikhlas? Yuk simak penjelasannya berikut!

Pinhome – Dalam ulasan ini, akan dijelaskan bagaimana cara beramal dengan ikhlas. Jika di awal mungkin kamu masih kesulitan, barangkali bisa melakukannya secara perlahan. Selama dapat berproses, niscaya Allah SWT akan menghitung amalan ikhlas tersebut. Yuk, langsung simak cara agar ikhlas dalam beramal melalui ulasan ini. 

Baca Juga: Penjelasan Lengkap Tentang Hadist Sabar Dan Pemaaf

Hadits Tentang Ikhlas dalam Beramal

bagaimana cara beramal dengan ikhlas
(Pexels)

Baca Juga: Hadits Tentang Memaafkan Dan Manfaatnya

Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW pernah mengatakan bahwa setiap amalan harus disertai dengan niat yang ikhlas. Untuk itu, sebaiknya Pins selalu mengutamakan niat ketika beramal atau melakukan kebaikan lainnya. Rasulullah SAW bersabda: 

إنما الأعمال بالنيات وإنما لكل امرئ مانوى . فمن كانت هجرته إلى الله ورسوله فهجرته إلى الله ورسوله ومن كانت هجرته لدنيا يصيبها أو امرأة ينكحها فهجرته إلي ما هاجر إليه

Artinya: “Sesungguhnya setiap amalan harus disertai dengan niat. Setiap orang hanya akan mendapatkan balasan tergantung pada niatnya. Barangsiapa yang hijrah karena cinta kepada Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya akan sampai kepada Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa yang hijrahnya karena menginginkan perkara dunia atau karena wanita yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya (hanya) mendapatkan apa yang dia inginkan.” – HR. Bukhari Muslim. 

Dalam surah Al-An’am ayat 162-163, Allah SWT pun menjelaskan bahwa ibadah dan amal yang dilakukan oleh seorang muslim mestinya hanya karena Allah SWT semata. Sebagaimana firman Allah SWT yang berbunyi demikian: 

قُلْ اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَ مَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَلَا شَرِيْكَ لَهٗ ۚ وَبِذٰلِكَ اُمِرْتُ وَاَنَاۡ اَوَّلُ الْمُسْلِمِيْنَ

Artinya: “Katakanlah, ‘Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam, tiada sekutu bagi-Nya dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah).'” 

Lebih daripada itu, Allah SWT dalam surah An-Nisa ayat 125 pun mengatakan demikian: 

وَمَنْ أَحْسَنُ دِينًا مِمَّنْ أَسْلَمَ وَجْهَهُ لِلَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ وَاتَّبَعَ مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا ۗ وَاتَّخَذَ اللَّهُ إِبْرَاهِيمَ خَلِيلًا

Artinya: “Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah SWT, sedang dia pun mengerjakan kebaikan dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus?…” 

Bagaimana Cara Beramal dengan Ikhlas?

bagaimana cara beramal dengan ikhlas
(Pexels)

Ali bin Abi Thalib pernah mengatakan bahwa karakter manusia sejatinya ada empat, yakni: malas ketika sendirian, rajin ketika berada di hadapan banyak orang, semangat beramal jika disanjung, serta kurang semangat jika dihina.

Jika merujuk dari pernyataan di atas, maka agaknya sulit bagi manusia untuk ikhlas dalam beramal. Kendati demikian, Pins dapat mengutamakannya. 

Abu Laits al-Samarqandi dalam Tanbihul Ghafilin, menjelaskan terdapat tiga cara agar ikhlas dalam beramal. Berikut uraiannya: 

  1. Setiap beramal, agaknya Pins perlu memahami bahwa setiap amalan yang dilakukan atas izin Allah. Sebab, tanpa kehendak Allah SWT kita tidak dapat mengerjakan suatu apapun. Dengan demikian, akan timbul rasa syukur dan terhindar dari takabur.
  2. Awali setiap amal dengan ridha Allah SWT. Artinya yakni meyakinkan diri bahwa amalan yang sedang dilakukan direstui oleh Allah SWT, sehingga tidak terpengaruh hawa nafsu. 
  3. Tanamkan dalam diri bahwa amalan yang dilakukan semata-mata untuk Allah SWT dan mencari rida-Nya. Jadi, Pins tidak lagi peduli dengan tanggapan dan pujian orang lain. 

Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW pernah bersabda:

مَنْ يُسَمِّعْ يُسَمِّعِ اللهُ بِهِ، وَمَنْ يُرَائِي يُرَائِي اللهُ بِهِ

Artinya: “Barangsiapa yang memperdengarkan (amal) maka Allah SWT akan memperdengarkan hal itu, dan barangsiapa yang ingin memperlihatkan (amalnya) maka Allah akan memperlihatkan hal itu”. – HR.Bukhari Muslim. 

Selain ketiga cara di atas, Pins juga dapat melakukan beberapa cara berikut agar ikhlas dalam beramal: 

Berdoa

Tak lupa, usahakan untuk selalu berdoa agar setiap amalan yang dilakukan mendapat restu dari Allah. Umar bin Khattab kerap melafalkan doa berikut ketika beramal: 

اللهم اجعل عملي كله صالحا, واجعله لوجهك خالصا, و لا تجعل لأحد فيه شيئا

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah seluruh amalku sebagai amal yang shalih, Ikhlas karena mengharap Wajah-Mu, dan janganlah jadikan di dalam amalku bagian untuk siapapun.”

Menyembunyikan amal 

Amal yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi lebih diterima oleh Allah SWT. Sebab, perbuatan ini bisa menjadi indikasi ikhlas. Nabi Muhammad SAW pernah berkata yang artinya demikian: 

“Ada tujuh golongan yang akan dinaungi Allah ta’ala dalam naungan-Nya pada hari dimana tidak ada naungan selain naungan-Nya. mereka adalah seorang pemimpin yang adil; seorang pemuda yang tumbuh dalam ketaatan kepada Allah; seorang pria yang hatinya senantiasa terpaut dengan masjid; dua orang yang saling mencintai karena Allah, mereka berkumpul dan berpisah di atas kecintaan kepada-Nya; seorang pria yang diajak (berbuat tidak senonoh) oleh seorang wanita yang cantik, namun pria tersebut mengatakan, “Sesungguhnya saya takut kepada Allah”; seorang pria yang bersedekah kemudian dia menyembunyikannya sehingga tangan kirinya tidak tahu aa yang telah disedekahkan oleh tangan kanannya; seorang pria yang mengingat Allah dalam keadaan sunyi dan air matanya berlinang.” – Muttafaqun ‘alaih).

Memperbanyak istigfar setelah beramal 

Pins dapat memperbanyak istighfar setelah beramal. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari sifat takabur, sehingga Pins akan menjadi seseorang yang penuh keikhlasan.

Perilaku di atas, sebaiknya diterapkan secara konsisten agar Pins dapat senantiasa ikhlas dalam beramal. Anggaplah bahwa amal ialah satu kebaikan yang remeh-temeh, jadi Pins bisa lebih mengikhlaskannya dan tidak takabur. Semoga bermanfaat, ya!


Temukan pilihan rumah terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman dengan NUP di Pinhome untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Kontributor: Lea

Editor: Iko

Tags :

Bagikan Artikel