Kamus Istilah Properti

Hukum Permintaan

istilah properti

Hukum Permintaan

Permintaan merupakan proses meminta sesuatu atau sejumlah barang yang dibeli pada harga dan waktu tertentu. Hukum permintaan ini erat kaitannya dengan keinginan konsumen akan barang dan jasa. Kecenderungan permintaan konsumen akan produk tak terbatas. 

Faktor yang Mempengaruhinya

(Pexels)

Konsep permintaan meliputi tiga hal yakni kuantitas yang diminta, dinyatakan dalam satuan waktu dan keinginan konsumen. 

Kuantitas yang diinginkan menunjukkan seberapa banyak yang ingin dibeli didasarkan harga barang, pendapatan serta serta selera.

Faktor yang mempengaruhi permintaan diantaranya adalah sebagai berikut :

Barang Substitusi & Komplementer

Barang pengganti mempengaruhi jumlah barang maupun jasa yang dibutuhkan. Jika barang pengganti lebih murah maka akan banyak yang beralih ke barang substitusi. Bila barang pengganti naik maka konsumen akan beralih ke barang yang semula.

Misalnya saja kaos yang mengganti kemeja. Harga kaos lebih murah dibandingkan kemeja. Selain barang pelengkap ada pula harga barang pelengkap yang mempengaruhi permintaan.

Sebagai contoh sepeda motor membutuhkan bensin sebagai barang komplementernya. Jika bensin naik maka pembeli akan mengurungkan niatnya untuk membeli sepeda motor.

Selera Konsumen

Selera konsumen mempengaruhi keinginan masyarakat untuk membeli sebuah produk. Ketika sedang emosi, keinginan atau pilihan masyarakat akan hadirnya produk meningkat. 

Contohnya saat masyarakat menyukai skincare dari Korsel, permintaan akan produk Korsel ikut meningkat begitupun sebaliknya.

Jumlah Penduduk

Jumlah penduduk memiliki pengaruh besar pada permintaan. Total penduduk yang banyak akan meningkatkan permintaan produk.

Pendapatan

Permintaan produk naik ketika pendapatan juga ikut meningkat. Apabila pendapatan turun maka daya beli dan permintaan ikut turut. 

Penghasilan yang berlipat memungkinkan seseorang tidak hanya membeli produk primer melainkan juga tersier.

Harga

Harga produk yang meningkat menurunkan mampu menurunkan permintaan atas produk tersebut. Apalagi pada produk sekunder atau tersier. Permintaan dipengaruhi oleh harga barang lainnya yang melengkapi atau produk pengganti.

Ketika konsumen memusatkan keputusan pembelian pada satu harga yang sama. Jumlah produk dibeli akan terlihat pada grafik permintaan produsen.

Kurva menunjukkan adanya hubungan antara harga dan kuantitas produk. Ini artinya bila salah satu berubah seperti harga maka seluruh permintaan juga turut berubah.

Harapan Konsumen

Perubahan yang terjadi di masa depan mempengaruhi permintaan. Masyarakat meramalkan adanya kenaikan harga di masa depan sehingga melakukan pembelian lebih banyak di masa sekarang.

Contohnya jika harga rumah naik di masa depan, masyarakat mulai membeli rumah dari sekarang. Pembelian bisa dengan uang tunai maupun kredit untuk menghindari harga yang jauh lebih tinggi di masa depan.

Kondisi Sosial Ekonomi

Situasi keamanan suatu negara mampu meningkatkan permintaan. Untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, pembelian barang sebagai stok kerap meningkat.

Misalnya ketika lockdown diberlakukan, masyarakat memiliki kebutuhan untuk membeli produk primer. Mereka akan membeli produk lebih banyak sebagai stok bertahan hidup ketika dilarang beraktivitas di luar rumah.

Hari Raya Keagamaan

Pada hari keagamaan seperti lebaran mampu meningkatkan permintaan. Produk seperti pakaian, kue, alat sholat maupun ketupat cenderung lebih tinggi. Begitu pula pada hari besar agama lainnya.

Fungsi

Faktor-faktor diatas mempengaruhi fungsi permintaan. Fungsi ini menunjukkan harga barang berbanding terbalik dengan jumlah barang yang diminta. Bentuk fungsi permintaan ditunjukkan melalui rumus :

P = a-bQ atau Q = a-bP

P = harga barang per unit

A = angka konstanta

B = kemiringan / slope

Q = jumlah barang yang diminta

Hukum Permintaan

(Shutterstock)

Hukum permintaan dikutip dari buku Ekonomi karya Alam S dikatakan sebagai berikut :

“ Ketika harga barang dan jasa naik maka kuantitas barang atau jasa yang diminta tersebut akan menurun. Bila harga suatu barang dan jasa menurun maka kuantitas produk yang diminta malah meningkat”

Hukum permintaan diatas akan berlaku bila semua faktor yang mempengaruhi permintaan di luar harga berada pada angka konstan atau ceteris paribus. Ceteris paribus  ialah hal lain yang dianggap sama.

Hukum permintaan lainnya juga menyebutkan bahwa :

“Apabila harga barang naik dan pendapatan konsumen cenderung tetap maka konsumen memiliki kendala untuk membeli barang lebih banyak. Konsumen akan memilih untuk membeli produk penggantinya”

Konsumen akan memilih produk yang lebih murah namun menyediakan fungsi yang sama. Pada dasarnya harga barang dan permintaan memiliki hubungan yang berlawanan.

Macam Permintaan

Jenis permintaan dibagi menjadi dua kategori. Kategori pertama didasari daya beli konsumen dan jumlahnya.

Berdasarkan Daya Beli Konsumen

Ada empat macam permintaan berdasarkan daya beli konsumennya. Diantaranya adalah potensial, absolut, efektif, hingga agregat.

  • Permintaan Efektif merupakan permintaan yang dilengkapi dengan daya beli sehingga terjadi transaksi.
  • Permintaan potensial adalah permintaan dengan daya beli namun belum ada transaksi
  • Permintaan absolut ialah permintaan tidak disertai dengan daya beli
  • Permintaan agregat ialah permintaan barang dan jasa diproduksi dalam perekonomian. Permintaan ini mempunyai empat komponen yakni ekspor impor, investasi, konsumsi dan pengeluaran pemerintah

Berdasarkan Jumlahnya

Dilihat dari jumlahnya, permintaan terbagi atas dua jenis yakni permintaan pasar dan individu. Pengertian keduanya adalah sebagai berikut :

  • Permintaan pasar yaitu penggabungan permintaan individu pada harga yang ditawarkan
  • Permintaan pasar adalah hasil penjumlahan dari permintaan individu pada produk di waktu yang bersamaan

Hukum permintaan menunjukkan harga dan permintaan memiliki hubungan yang berlawanan. Ada beberapa faktor pula yang mempengaruhi permintaan.


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.