Kamus Istilah Properti

Yield

istilah properti

Yield

Yield adalah tingkat pengembalian investasi sebagai persentase dari jumlah investasi awal. 

Apa itu Yield? 

(Avrist Assurance)

Yield adalah imbal hasil atau tingkat pengembalian investasi sebagai persentase dari jumlah investasi awal. 

Istilah ini biasa dunia investasi secara keseluruhan. Tetapi dalam dunia properti yield umumnya dijadikan patokan potensi sebuah properti yang disewakan.

Nah, kali ini kita akan fokus membahas yield di dunia properti, ya, Pins!

Memahami Yield dalam Investasi Properti 

(Orami)

Dalam istilah properti, yield adalah perhitungan keuntungan yang diperoleh dari nilai sewa per tahun. Perhitungan ini biasanya dijadikan patokan apakah sebuah properti memiliki potensi yang baik untuk disewakan. 

Untuk memperoleh imbal hasil yang tinggi, terdapat risiko yang tinggi pula. Misalnya seperti apartemen, yang membutuhkan proses cukup panjang untuk dilakukan renovas yang harus dipertimbangkan dengan matang.

Selain itu, dalam investasi properti dikenal juga capital gain yaitu keuntungan dari menjual properti, dimana hasil penjualan properti tersebut lebih tinggi dari pada membeli properti.   

Cara Perhitungan Imbal Hasil dalam Investasi Properti 

(Smart Presence)

Adapun rumus menghitung imbal hasil adalah

Harga sewa properti / harga properti X 100

Untuk lebih memahaminya, yuk ketahui simulasinya berikut ini:

Simulasi 1 Perhitungan Yield 

Siska membeli sebuah properti di kawasan Tangerang Selatan seharga Rp500 juta dan harga sewanya adalah Rp25 juta. Maka perhitungan yield atau imbal hasil yang diperoleh, yaitu:

Rp25 juta dibagi Rp 500 juta dan dikalikan 100 = 5% per tahunnya.

Simulasi 2 Perhitungan Imbal Hasil 

Ibas membeli sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan dengan harga Rp1 miliar. Kemudian, ia menyewakan apartemen tersebut dengan harga Rp100 juta per tahun. 

Maka, imbal hasil yang didapatkan Ratna adalah:

Rp1 miliar dibagi Rp100 juta dikalikan 100 = 10% per tahun.

Untuk diketahui, nominal yang sama, bisa menghasilkan imbal hasil yang berbeda-beda untuk setiap kawasan dan jenis properti. Yield apartemen di kawasan Jakarta Selatan tentu akan lebih tinggi ketimbang imbal hasil rumah di kawasan Tangerang, bukan? 

Kisaran Yield per Tahun pada Produk Properti 

(Finance Detik)

Sebagai pedoman investasi, berikut ini kisaran imbal hasil per tahun untuk beberapa produk properti.

  • Tanah Kosong : 0,5 persen – 2 persen
  • Rumah Sewa : 3 persen – 5 persen
  • Rumah Kos : 5 persen – 7 persen
  • Ruko dan Rukan : 6 5 – 9 persen
  • Apartemen : 7 persen – 10 persen
  • Kios – dan Toko : 5 persen – 10 persen
  • Ruang Perkantoran : 7 persen – 10 persen

Berdasarkan pedoman di atas, maka metode perhitungan sederhananya jika harga jual sebuah rumah adalah Rp1 miliar maka nilai sewa wajarnya berkisar antara Rp30 juta hingga Rp50 juta.

Ketika nilai sewanya di bawah nilai itu, dapat dikatakan bahwa harga Rp1 miliar masih tergolong kemahalan. Sebaliknya bila nilai sewanya di atas nilai tersebut, dan harga jual bahwa nilai Rp 1 miliar adalah kemurahan. 

Yield Hanyalah Hasil Kotor 

(Stock Bit)

Ingatlah bahwa perhitungan ini adalah hasil kotor. Pins tetap harus menghitung sejumlah pengeluaran lainnya seperti, 

  • Biaya perbaikan.
  • Bea Meterai. 
  • Biaya pengacara dan surveyor.
  • Fee perbaikan seperti pipa ledeng dan dekorasi. 
  • Biaya operasional mencakup hal-hal seperti biaya layanan, sewa tanah, dan asuransi bangunan dan isinya. Itu kabar buruknya.  

Itulah informasi yang dapat Pinhome himpun mengenai arti kata imbal hasil dalam investasi properti. Semoga bermanfaat, ya, Pins!