Kamus Istilah Properti

Pipa HDPE

istilah properti

Pipa HDPE

Pipa HDPE merupakan pipa dengan ciri empat strip biru dan hitam sepanjang badannya. Umumnya digunakan sebagai jaringan induk air bersih pada sistem rumah tangga atau bangunan.

Apa Itu Pipa HDPE ?

(Shutterstock)

HDPE adalah singkatan dari High Density Polyethylene yang merupakan bahan plastik dengan ciri fleksibel serta tahan benturan. Bahan ini umum digunakan untuk pembuatan pipa.

Ciri dari pipa ini ialah berwarna hitam dan empat strip biru di sepanjang badan pipanya. Pipa seperti ini dapat dijumpai pada jaringan induk air bersih sebagai distribusi rumah tinggal maupun bangunan atau pada PDAM.

Bahan dari pipa terbuat dari thermoplastic dimana material ini dapat mengalami pengurangan kekuatan jika ada peningkatan temperature. Tekanan yang dapat diterimanya maksimal adalah 20 derajat celcius.

Bila pipa mendapatkan tekanan diatas 20 derajat celcius maka akan mengalami pengurangan tekanan kerja maksimum. Sistem pipa juga tidak boleh mendapatkan penekanan diatas suhu 60 derajat celcius.

Metode penyambungan pipa HDPE ialah memakai metode butt fusion. Sistem ini didukung mesin sambung khusus sehingga diameter dan ketebalan pipa memiliki perhitungan yang mendetail dan sesuai kebutuhan.

Kelebihan HDPE

Ada beberapa kelebihan dari HDPE diantaranya ialah tahan akan korosi atau karatan. Berbeda dengan pipa besi yang memiliki  karakter kuat namun rentan akan korosi.

HDPE walaupun dialiri air secara terus menerus tidak akan mengubah struktur pipanya. Pipa tetap akan bersih dan tidak mudah terkontaminasi. Selain itu pipa juga memiliki resiko kecil akan kebocoran.

HDPE tidak mudah hancur walau mendapatkan banyak tekanan. Bobotnya ringan serta tingkat kelenturan tinggi. Tahan akan berbagai medan sehingga memungkinkan untuk dipasang di tempat yang sulit.

Kelebihan utama lainnya adalah memiliki standar food grade  dari WHO. Pengakuan ini menjamin kebersihan pipa HDPE layak untuk kebutuhan makanan karena tidak mengandung racun.

Kekurangan HDPE

Walaupun menawarkan banyak kelebihan, HDPE juga masih memiliki kekurangan.  Harga HDPE cenderung lebih mahal dibandingkan dengan jenis pipa lainnya.

Tak heran bila lebih banyak orang menggunakan pipa berbahan plastik dibandingkan HDPE.  Selain itu HDPE tidak boleh terkena sinar matahari langsung.

Apabila terkena sinar UV akan membuatnya mudah rusak dan tidak akan bertahan lama. Inilah latar belakang kenapa HDPE lebih sering ditanam di dalam tanah. 

Walaupun dapat digunakan di dalam tanah bukan berarti HDPE bisa difungsikan sebagai pipa pembuangan limbah atau kotoran. Proses penyambungan pipa dapat menghasilkan lipatan dalam saluran sehingga tidak cocok untuk saluran limbah.

Jenis HDPE

(Shutterstock)

Pipa high density polyethylene cocok untuk kawasan tropis seperti Indonesia. Alasannya pipa dapat tahan akan berbagai cuaca. Jenis pipa HDPE berdasarkan penggunaannya terbagi atas dua jenis.

Jenis yang pertama dikhususkan untuk saluran air bersih. Karakternya memiliki warna dominan hitam. Ukurannya mulai dari ½ inci hingga diatas 24 inci. Jenis kedua digunakan untuk saluran gas bertekanan.

Warnanya dominan kuning dengan material MDPE. Pipa dijual dalam bentuk roll sepanjang 100 meter/roll. Ada pula yang membagikan jenis pipa ini berdasarkan bentuknya sebagai berikut :

HDPE Batang

HDPE batang paling banyak digunakan karena multifungsi. Panjangnya sekitar 6-12 meter. Dalam proses penyambungannya menggunakan metode butt fusion. Umumnya dipakai untuk gas dan pipa air.

HDPE Corrugated

Bentuknya bergelang-gelang agar mampu menahan getaran tanah atau pergeseran. Umumnya digunakan untuk pipa bawah tanah seperti drainase maupun kabel optik.

HDPE Roll

HDPE roll sering disebut juga dengan pipa coil. Instalasinya sangat mudah sehingga tidak membutuhkan waktu lama dalam pengangkutannya. 

Diameter pipa mulai dari 1.2-4 inci dan panjang mulai dari 50-100 meter. Fungsinya untuk menyalurkan air bersih ke perumahan.

HDPE Spiral

Bentuknya spiral pada bagian dinding luar. Bahan pipa terbuat dari polypropylene yang sangat kuat. Ukuran pipa sekitar 300-400 meter dan fungsinya untuk pipa area rawan gempa.

Selain dibedakan berdasarkan bentuknya, HDPE juga diklasifikasikan berdasarkan kebutuhan tekanan diantaranya adalah :

HDPE PN-6.3

Ukuran pipa ini sekitar 3-24 inci yang mana sangat tipis dan dalam bentuk roll.  HDPE PN-6.3 sering dipakai untuk kebutuhan perkebunan maupun pertambangan.

HDPE PE-100 PN-8

Ukurannya berkisar 2.5-24 inci dan bisa menampung tekanan 8 kg/cm2 atau 8 bar. Biasanya difungsikan sebagai saluran air bertekanan rendah.

HDPE PN-10

Diameter HDPE PN-10 sekitar 1.5-24 inci. Pipa digunakan untuk menampung tekanan sebesar 10 kg/cm2 . Pipa digunakan untuk penyambungan pipa lainnya atau semua jenis instalasi air. Bentuknya sendiri ada yang batang maupun roll.

PE-100 PN-12.5

Pipa mampu menampung tekanan lebih dari 10 kg/cm. Pipa sering digunakan pada area perkotaan atau kawasan yang kontur tanahnya sulit. Tingkat kekuatan PE-100 PN-12.5 adalah 12.5 kg/cm2  atau setara dengan 12 bar.

HDPE PN-16

Terakhir ada HDPE PN-16 yang memiliki tekanan terbesar yaitu  16 kg/cm2  atau setara dengan 16 bar. Pipa jenis ini digunakan pada saluran air dingin maupun panas yang cenderung memiliki tekanan tinggi. Diameter yang tersedia sekitar 0.2-24 inci.

HDPE memiliki banyak fungsi pada kehidupan manusia. Jenis pipa HDPE beragam ada yang digolongkan berdasarkan bentuk maupun kebutuhan tekanannya.


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.